News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Berencana Renovasi Rumput, Persib Bandung Tetap Usahakan Berkandang di GBLA saat ACL2

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengusahakan Maung Bandung bisa tetap berkandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyebut jika pihaknya bakal tetap mengusahakan untuk Maung Bandung bisa tetap berkandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat tampil di AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027.

Hal itu ia sampaikan setelah adanya rencana untuk renovasi rumput stadion Gelora Bandung Lautan Api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang diketahui, manajemen Persib memang berencana untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh untuk kualitas rumput GBLA. Hal ini dilakukan dalam rangka persiapan menuju penampilan di ACL2.

Persib Bandung Gunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Persib Bandung Gunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Sumber :
  • Persib

Kabar tersebut lantas memunculkan sejumlah tanda tanya dari kalangan suporter. Banyak yang penasaran apakah proses renovasi bakal selesai secara tepat waktu.

Bahkan, muncul rumor apabila tim asal Jawa Barat itu bakal menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sebagai opsi apabila proses renovasi tersebut belum rampung.

Namun, pihak manajemen pun akhirnya angkat bicara dan menepis terkait rumor yang beredar. Adhitia memastikan bahwa Persib tetap berkandang di Stadion GBLA saat ACL2.

Adhitia menjelaskan bahwa di kompetisi Asia, bukan sesuatu yang mudah bagi sebuah klub untuk bisa berpindah-pindah stadion kandang.

Menurutnya, ada sejumlah hal yang harus dilakukan, termasuk urusan administrasi hingga pendaftaran ulang.

"Gini, jadi kalau di Asia itu nggak sesederhana pindah lapangan itu pindah. Ada standar yang mesti dipenuhi oleh si stadionnya," ujar Adhitia di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

"Plus kita mesti registrasi, ada verifikasi ulang dan segala macam. Jadi kita enggak bisa bilang 'Ah lapangnya belum siap, kita pindah aja ke yang lain', itu nggak bisa. Jadi ada verifikasi ulang mesti dilakukan, ada step by step mesti kita hadapi," tambahnya.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Lebih lanjut, dirinya bakal memastikan bahwa proses renovasi akan selesai tepat waktu. Ia menyebut rumput Stadion GBLA bisa digunakan sepenuhnya sebelum 12 Agustus mendatang.

Ia pun kembali menyinggung jika Persib ingin berpindah kandang ke SJH, maka prosesnya sangat panjang. Adhitia bahkan memprediksi jika prosesnya bahkan bisa melewati 12 Agustus.

"Goals-nya kita adalah memastikan renovasi stadion ini semaksimal mungkin selesai sebelum tanggal 12 supaya bisa dipakai ketika lawan Manila Digger," kata Adhitia.

"Kenapa? Karena kalaupun kita mau daftarin stadion lain itu prosesnya panjang dan kita enggak yakin itu bisa selesai sebelum tanggal 12. Jadi kita cuma mau kontrol yang kita bisa kontrol, ya udah kita coba beresin, maksimalkan lapang itu bagus dan bisa dipakai sebelum tanggal 12," sambungnya.

Adhitia mengatakan bahwa proses renovasi rumput Stadion GBLA pun kini dalam tahap perencanaan dengan sejumlah pihak.

"Udah, udah. Kita udah mulai evaluasi ke beberapa vendor. Nanti hari Senin juga bakal ada satu vendor lagi datang untuk visit. Karena gini, benerin rumput itu kan harus disurvei dulu ketebalannya, rumputnya bener apa enggak, apa yang mesti dilakukan," ucap Adhitia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi once itu sudah selesai nanti kita ngobrol sama mereka apa yang mesti dilakukan, biayanya berapa, baru kita beresin. Jadi nggak bisa serta-merta 'Oh gentengnya bocor, tambal', nggak bisa. Emang harus ada proper step yang mesti dilewati," tutupnya.

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNPB Kerahkan Tim ke Zona Terdampak Gunung Anak Krakatau, Pengecekan Logistik dan Sirene Evakuasi

BNPB Kerahkan Tim ke Zona Terdampak Gunung Anak Krakatau, Pengecekan Logistik dan Sirene Evakuasi

BNPB memperketat pemantauan dan kesiapsiagaan di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
BMKG Terbitkan 50 SIGMET untuk Keselamatan Penerbangan Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BMKG Terbitkan 50 SIGMET untuk Keselamatan Penerbangan Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Sejak erupsi awal pada 4 September 2026, BMKG telah menerbitkan sekitar 50 Significant Meteorological Information (SIGMET) untuk mendukung keselamatan penerbangan.
BNPB Pastikan Belum Ada Korban Jiwa Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

BNPB Pastikan Belum Ada Korban Jiwa Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap wilayah pesisir di tiga kabupaten yang berada di Provinsi Lampung dan Banten.
Lupa Taruh Sepatu saat Photo Shoot Skuad Hillstate, Megawati Hangestri: Aku Pinjam Sandal Jordan

Lupa Taruh Sepatu saat Photo Shoot Skuad Hillstate, Megawati Hangestri: Aku Pinjam Sandal Jordan

Momen unik terjadi ketika skuad Hyundai Hillstate lakukan sesi photo shoot. Pasalnya, Megawati Hangestri curhat kalau dia lupa menaruh sepatu dan tak membawanya
Live di ANTV, Ini Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Antara Juventus Vs AC Milan: Nick Woltemade Berpotensi Debut

Live di ANTV, Ini Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Antara Juventus Vs AC Milan: Nick Woltemade Berpotensi Debut

Laga Liga Italia 2026-2027 antara Juventus dan AC Milan akan disiarkan oleh ANTV pada Senin (7/9/2026) dini hari WIB. Nick Woltemade bisa melakoni laga perdananya bersama Bianconeri.
BMKG Ungkap Kondisi Selat Sunda Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau: Radar Tsunami Sudah Mode Siaga

BMKG Ungkap Kondisi Selat Sunda Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau: Radar Tsunami Sudah Mode Siaga

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, hingga Minggu (6/9/2026) pagi, belum terdeteksi adanya anomali muka air laut yang mengindikasikan potensi tsunami di sekitar Selat Sunda.

Trending

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Penyeberangan Kapal Merak-Bakauheni di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Beroperasi Normal

Cabang Merak dan Bakauheni melakukan pemantauan secara intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Di pelbagai media sosial, seperti X hingga Telegram bertebaran akun-akun yang sengaja membagikan atau mempromosikan link video mesum Kepsek dan guru tersebut.
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB seiring adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
BMKG: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Jakarta-Jabar

BMKG: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sudah Sampai Jakarta-Jabar

Kondisi tersebut terpantau melalui citra satelit yang dibagikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Menurut laporan The New York Times, mengutip data intelijen Amerika Serikat terbaru, Iran dinilai semakin percaya diri dengan kemampuannya menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan semakin bertekad melanjutkan konflik dengan AS
Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Lurah Kebon Jeruk Konfirmasi Tak Ada Korban dalam Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV

Kebakaran melanda bangunan diduga gudang penyimpanan properti milik salah satu stasiun televisi swasta di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Lurah konfirmasi warga tak terdampak.
Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Kebakaran Gudang Properti Stasiun TV di Kebon Jeruk Bikin Warga Panik: Saya Lemas, Langsung Pindahin Barang-barang

Warga Jeruk Manis 3 dan 5 panik karena kebakaran yang diduga berasal dari gudang penyimpanan properti salah satu stasiun televisi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT