News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erick Thohir Bocorkan Rencana Besar PSSI, Sebut Piala Presiden Tak Lagi untuk Klub Mulai Tahun Depan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana besar terkait masa depan Piala Presiden
Senin, 3 Agustus 2026 - 20:59 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana besar terkait masa depan Piala Presiden. Turnamen pramusim yang selama ini diikuti klub-klub sepak bola Indonesia berpeluang berubah fungsi menjadi ajang pengembangan Timnas Indonesia.

‎Wacana tersebut disampaikan Erick Thohir usai Kongres Biasa PSSI 2026. Menurutnya, perubahan itu masih dalam tahap pembahasan bersama seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Erick menjelaskan kondisi kompetisi sepak bola Indonesia kini telah mengalami perkembangan. Klub-klub peserta kasta tertinggi kini memiliki lebih banyak agenda setelah hadirnya kompetisi Piala Liga.

‎Karena itu, PSSI menilai perlu melakukan penyesuaian terhadap peran Piala Presiden. Turnamen tersebut diharapkan memiliki fungsi yang lebih strategis bagi kemajuan sepak bola nasional.

‎Menurut Erick, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah menjadikan Piala Presiden sebagai wadah pembinaan dan pengembangan Timnas Indonesia. Dengan begitu, turnamen tersebut akan memiliki orientasi berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

‎"Kami sudah bicara tadi di kongres, Piala Presiden berikutnya, karena memang klub-klub sudah juga (operator) liga melahirkan yang namanya Piala Liga, nah tentu Piala Presiden tahun depan tidak lagi untuk klub. Kita akan coba bagaimana Piala Presiden ini malah kita kembangkan untuk pengembangan tim nasional kita, ya," ujar Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/8/2026).

‎"Tentu kita ini akan kita coba, tapi kasih waktu kita untuk berdiskusi untuk Piala Presiden berikutnya, gitu ya," tambahnya.

‎Meski demikian, Erick menegaskan belum ada keputusan final mengenai format baru tersebut. PSSI masih akan berdiskusi dengan berbagai pihak sebelum menetapkan konsep penyelenggaraan Piala Presiden pada musim mendatang.

‎Piala Presiden sendiri memiliki sejarah panjang dalam perjalanan sepak bola Indonesia. Turnamen ini pertama kali digelar pada 2015 ketika kompetisi nasional terhenti akibat sanksi FIFA terhadap PSSI.

‎Saat itu, Piala Presiden menjadi solusi agar aktivitas sepak bola Indonesia tetap berjalan. Sejak saat itu, turnamen tersebut terus berkembang dan menjadi agenda pramusim yang dinantikan setiap tahun.

‎Sepanjang perjalanannya, Piala Presiden telah digelar pada edisi 2015, 2017, 2022, 2024, 2025, hingga 2026. Kompetisi tersebut selalu menjadi ajang pemanasan bagi klub-klub sebelum memasuki musim kompetisi resmi.

‎Pada edisi 2026, Piala Presiden menghadirkan format yang berbeda. Sebanyak delapan tim ambil bagian, terdiri dari lima klub Indonesia dan tiga klub undangan dari luar negeri.

‎Lima wakil Indonesia adalah Arema FC, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, serta PSMS Medan. Sementara tiga peserta internasional berasal dari DPMM FC (Brunei Darussalam), Tampines Rovers (Singapura), dan Port FC (Thailand).

‎Turnamen tahun ini kini telah memasuki babak semifinal. Seluruh pertandingan fase empat besar dijadwalkan berlangsung di Bali.

‎Semifinal menghadirkan dua laga yang sarat gengsi. Persib Bandung akan berhadapan dengan rival abadinya Persija Jakarta, sementara Persebaya Surabaya akan menghadapi sesama wakil Jawa Timur, Arema FC.

‎Erick juga mengingatkan bahwa Bali memiliki nilai historis bagi penyelenggaraan Piala Presiden. Menurutnya, turnamen edisi perdana juga pernah dibuka di Pulau Dewata.

‎"Kalau teman-teman ingat juga, Piala Presiden yang pertama dibuka di Bali waktu itu. Dan hari ini Piala Presiden ke-8 itu ada di Bali lagi," kata Erick.

‎PSSI berharap pembahasan mengenai masa depan Piala Presiden dapat menghasilkan format terbaik. Jika rencana tersebut terealisasi, turnamen ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembinaan dan pengembangan Timnas Indonesia.

‎(igp/hfp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramai Soal 'Duta Ketahanan Pangan' dan Kimpul di Media Sosial, Kenapa Bisa Sampai Viral?

Ramai Soal 'Duta Ketahanan Pangan' dan Kimpul di Media Sosial, Kenapa Bisa Sampai Viral?

Pembahasan mengenai salah satu bahan pangan lokal bernama kimpul mendadak jadi perbincangan di media sosial. Bahkan sampai ada julukan "Duta Ketahanan Pangan".
Kodam Tanjungpura Kerahkan Pemadam Kebakaran dan Tangki Air Untuk Bantu Kekeringan

Kodam Tanjungpura Kerahkan Pemadam Kebakaran dan Tangki Air Untuk Bantu Kekeringan

Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, telah menyebabkan masyarakat di berbagai daerah mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Raih Penghargaan, Jasa Raharja Tekankan Keselamatan Pengguna Jasa Transportasi

Raih Penghargaan, Jasa Raharja Tekankan Keselamatan Pengguna Jasa Transportasi

Berbagai pihak terus berkontribusi dalam meningkatkan perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi, kualitas keselamatan dan pelayanan transportasi nasional diantaranya oleh PT Jasa Raharja (Persero).
Pemerintah, Dunia Usaha, dan Mitra Internasional Bersinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Pemerintah, Dunia Usaha, dan Mitra Internasional Bersinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Pengembangan ekosistem ekonomi Haji dan Umrah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan mitra internasional.
Klasemen Pekan Keempat Grup A Piala AFF 2026 Berubah: Vietnam Kudeta Puncak, Timnas Indonesia Di Ujung Tanduk

Klasemen Pekan Keempat Grup A Piala AFF 2026 Berubah: Vietnam Kudeta Puncak, Timnas Indonesia Di Ujung Tanduk

Kemenangan Vietnam di hadapan ribuan suporter Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) memastikan posisi Skuad Garuda turun di klasemen. 
Uang Rp476 Miliar dan Emas 74 Kilogram Kasus Eks Jampidsus Masih Misteri, Tim 9 Kejagung Didesak Bongkar Sosok Pemilik

Uang Rp476 Miliar dan Emas 74 Kilogram Kasus Eks Jampidsus Masih Misteri, Tim 9 Kejagung Didesak Bongkar Sosok Pemilik

Penanganan dan pengungkapan dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah terus menyita perhatian publik.

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Para peserta menilai moratorium yang diberlakukan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 telah kehilangan makna. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT