PT LUI Buka Peluang Suporter Away Hadir di Liga 2 Championship, Keputusan Ada di Tuan Rumah
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Operator kompetisi PT Liga Utama Indonesia (LUI) mengungkapkan aturan terkait kehadiran suporter tim tamu pada Liga 2 Indonesia atau Championship 2026/2027. Suporter away tidak secara otomatis diperbolehkan hadir dalam setiap pertandingan.
General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, menyebut kehadiran suporter tim tamu akan sangat bergantung pada kesiapan klub yang bertindak sebagai tuan rumah. Hal tersebut menjadi salah satu poin yang akan diperhatikan sebelum pertandingan mendapatkan rekomendasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Budiman ketika mendapat pertanyaan mengenai regulasi penonton pada Championship 2026/2027. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kemungkinan hadirnya kelompok suporter dari klub yang menjalani pertandingan tandang.
Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut memang akan segera memasuki musim baru. Championship 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada September mendatang dengan melibatkan 20 klub peserta.
Budiman menjelaskan bahwa aturan mengenai suporter tandang saat ini masih dalam proses penyelesaian. Regulasi tersebut masih menunggu pengesahan sebelum nantinya diterapkan dalam kompetisi.
"Jadi untuk suporter away (tamu), tentu ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi. Utamanya kalau untuk suporter away adalah kesiapan dari LOC-nya, tuan rumahnya. Siap tidak?" ujar Budiman di Jakarta, Senin (24/8).
Meski demikian, prinsip utama yang akan digunakan adalah suporter tim tamu tidak otomatis mendapatkan izin untuk hadir di setiap pertandingan. Ada sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan sebelum rekomendasi diberikan.
Salah satu faktor terpenting adalah kesiapan Local Organizing Committee atau LOC dari klub tuan rumah. Penyelenggara pertandingan harus mampu memastikan seluruh kebutuhan pertandingan, termasuk aspek keamanan dan pengelolaan penonton, dapat berjalan dengan baik.
Kondisi stadion juga menjadi bagian dari pertimbangan tersebut. Kapasitas stadion, pengaturan area penonton, hingga pemisahan antara suporter tuan rumah dan tim tamu harus dipastikan sesuai dengan ketentuan.
Selain kesiapan stadion dan penyelenggara, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama. Perizinan dari institusi Kepolisian turut menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah suporter tim tamu dapat hadir atau tidak.
Faktor rivalitas antarklub juga tidak luput dari perhatian operator. Budiman menyebut sejarah pertemuan kedua klub akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan apakah suporter away bisa mendapatkan rekomendasi.
"Akan dilihat dari sejarah rivalitas antarklub itu. Kalau memang historinya tidak memungkinkan, dari awal tidak ada rekomendasi," kata Budiman.
Artinya, pertandingan yang mempertemukan dua klub dengan rivalitas tinggi berpotensi mendapatkan perlakuan berbeda. Operator akan mempertimbangkan potensi risiko yang dapat muncul apabila suporter kedua kesebelasan hadir dalam stadion yang sama.
Sebaliknya, apabila pertandingan dinilai aman dan seluruh persyaratan terpenuhi, suporter tim tamu tetap memiliki peluang untuk hadir. Namun, klub tuan rumah maupun klub yang menjalani pertandingan tandang harus memastikan seluruh aspek penyelenggaraan telah siap.
Budiman menegaskan bahwa rekomendasi kehadiran suporter away bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Klub tuan rumah dan klub tamu harus berkoordinasi agar pelaksanaan pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Selain persyaratan teknis dan keamanan, jumlah suporter tim tamu juga akan dibatasi. Regulasi yang disiapkan operator mengatur kuota suporter away dalam kisaran lima hingga delapan persen dari kapasitas yang ditetapkan sesuai ketentuan pertandingan.
Dengan adanya pembatasan tersebut, jumlah suporter tamu tidak akan memenuhi seluruh bagian stadion. Kuota tersebut diharapkan dapat membantu penyelenggara mengatur pergerakan penonton sekaligus menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung.
Sementara itu, Championship 2026/2027 akan resmi dimulai pada 11 September mendatang. Laga PSIS Semarang kontra PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, dipilih sebagai pertandingan pembuka kompetisi.
Sebanyak 20 klub akan berpartisipasi pada Championship musim depan. Seluruh peserta kemudian dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisikan 10 tim.
Persaingan di fase grup akan menentukan klub-klub yang berhak mendapatkan tiket promosi ke Super League 2027/2028. Dua tim terbaik dari masing-masing grup memiliki peluang untuk melanjutkan perjuangan menuju kasta tertinggi.
Juara Grup A dan Grup B akan mendapatkan tiket promosi secara langsung ke Super League 2027/2028. Sementara itu, dua klub yang finis sebagai runner-up akan kembali bertarung melalui babak play-off promosi.
Pemenang play-off tersebut nantinya akan mendapatkan satu tiket tambahan menuju kasta tertinggi. Dengan demikian, terdapat tiga tiket promosi yang diperebutkan klub-klub Championship pada musim 2026/2027.
(igp/rda)
Load more