GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSBS Biak Terancam Start dengan Minus 4 Poin di Championship 2026/2027, Ini Penyebabnya

General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, mengatakan PSBS Biak akan mengawali Championship 2026/2027 dengan poin minus.
Senin, 24 Agustus 2026 - 21:05 WIB
General Manager I.League, Budiman Dalimunthe di RUPS PT.LIU
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, mengatakan PSBS Biak akan mengawali Championship 2026/2027 dengan poin minus. Ia menyebut klub tersebut tidak memenuhi empat aspek yang menjadi syarat mengikuti kompetisi.

Kasta kedua Liga Indonesia itu akan memasuki musim baru. Pertandingan perdana dijadwalkan berlangsung pada 11 September 2026 dengan mempertemukan PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum musim baru Championship bergulir, seluruh klub peserta wajib memenuhi lima aspek penting yang ditetapkan I.League. Salah satu persyaratan tersebut berkaitan dengan Club Licensing.

Dalam proses Club Licensing, terdapat aspek mengenai penetapan stadion yang digunakan untuk menggelar pertandingan kandang. Klub peserta wajib mendaftarkan stadion sesuai dengan lokasi yang menggambarkan daerah asal mereka.

Jika lima aspek yang ditetapkan I.League tidak mampu dipenuhi, klub akan mendapatkan sanksi. Salah satu hukuman terberat adalah kewajiban mengawali musim dengan pengurangan poin.

"Di sebelumnya kan sudah disampaikan, ada beberapa klub yang memang sekarang regulasinya baru. Jadi, kalau tidak memenuhi lima aspek Club Licensing, akan ada pengurangan poin," ujar Budiman di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Budiman menjelaskan terdapat satu klub yang dipastikan mengawali Championship musim ini dengan poin minus. Tim yang dimaksud adalah PSBS Biak.

PSBS Biak disebut tidak mampu memenuhi persyaratan terkait penyediaan stadion untuk pertandingan kandang di Biak. Akibatnya, pengurangan satu poin dipastikan diberikan kepada tim berjuluk Badai Pasifik tersebut.

Lebih lanjut, Budiman mengungkapkan PSBS Biak berpotensi mendapatkan pengurangan hingga empat poin. Hal itu terjadi karena Badai Pasifik disebut tidak memenuhi empat dari lima aspek utama yang ditetapkan I.League.

"PSBS Biak dari Super League memang kemarin tidak bertanding di kandangnya. Kalau klub tidak bisa menyediakan stadion kandang, ada pengurangan satu poin," kata Budiman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan kalau tidak salah, PSBS itu sudah minus empat. Ada beberapa dari lima aspek yang tidak terpenuhi, yakni empat aspek," sambungnya.

Selain persoalan stadion kandang, PSBS Biak diketahui masih memiliki sejumlah tunggakan gaji kepada pemain saat berkompetisi di Super League musim lalu. Persoalan tersebut turut menjadi perhatian dalam penerapan regulasi baru.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Timnas Voli Putri Indonesia Terdepak dari Papan Atas

Klasemen AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Timnas Voli Putri Indonesia Terdepak dari Papan Atas

Klasemen AVC Women's Continental 2026 per Senin (24/8/2026), di mana terdapat sejumlah perubahan. Salah satunya ialah Timnas Voli Putri Indonesia yang turun peringkat.
Terpilih Duduki SVP AFLAG, Kawula Muda Ini Bawa Nama Indonesia ke Panggung Surveyor ASEAN

Terpilih Duduki SVP AFLAG, Kawula Muda Ini Bawa Nama Indonesia ke Panggung Surveyor ASEAN

Dunia survei dan geomatika Indonesia kembali mengukir prestasi dengan terpilihnya Said Abdullah Abri sebagai Senior Vice President (SVP) ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatics (AFLAG) untuk periode 2026–2028.
Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed, KPK Geledah Rumah Para Tersangka hingga Kantor Rektorat

Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed, KPK Geledah Rumah Para Tersangka hingga Kantor Rektorat

Juru bicara KPK menyampaikan bahwa penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga masih berkaitan dengan perkara korupsi di kampus Unsoed.
Rekap Hasil AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Thailand Hajar Timnas Voli Putri Indonesia Tanpa Ampun

Rekap Hasil AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Thailand Hajar Timnas Voli Putri Indonesia Tanpa Ampun

Rekap hasil AVC Women's Continental 2026 hari ini, Senin (24/8/2026). Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa menelan pil pahit karena kalah telak dari Thailand.
Inter Milan Naik Level, 3 Pemain Inggris Bikin Nerazzurri Makin Berpeluang Pertahankan Scudetto

Inter Milan Naik Level, 3 Pemain Inggris Bikin Nerazzurri Makin Berpeluang Pertahankan Scudetto

Inter Milan mendapat suntikan tenaga baru pada bursa transfer musim panas 2026. Tiga pemain asal Inggris dinilai mampu meningkatkan kualitas skuad Nerazzurri.
Gelar Rakernas II, IPPAT Dorong Realisasi RUU PPAT

Gelar Rakernas II, IPPAT Dorong Realisasi RUU PPAT

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II IPPAT 2026 pada 23–25 Agustus 2026 di Tangerang, Banten.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT