Super League Kembali Izinkan Suporter Tandang, Pelatih Persib Igor Tolic Beri Peringatan Keras: Keselamatan Nomor Satu!
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menyambut positif keputusan yang kembali membuka pintu stadion bagi suporter tim tamu di Super League 2026/2027. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu tanda adanya perkembangan dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola Indonesia.
Kehadiran pendukung tim tamu memang bakal kembali menjadi bagian dari atmosfer kasta tertinggi pada musim baru. Kebijakan tersebut diterapkan setelah pada beberapa musim sebelumnya terdapat pembatasan terhadap mobilitas suporter dalam pertandingan tandang.
I.League selaku operator kompetisi telah memberikan lampu hijau terhadap kehadiran suporter away. Namun, izin tersebut bukan berarti seluruh pertandingan secara otomatis bisa didatangi pendukung klub tamu.
Sejumlah pertimbangan tetap digunakan sebelum suporter diperbolehkan mendampingi timnya bertanding di kandang lawan. Faktor keamanan hingga sejarah rivalitas menjadi bagian penting dalam menentukan penerapan kebijakan tersebut.
- persija.id
Pertandingan yang memiliki tingkat rivalitas tinggi masih mendapatkan perlakuan berbeda. Duel seperti Persija Jakarta kontra Persib Bandung hingga Persebaya Surabaya melawan Arema FC menjadi pertandingan yang tidak dapat dihadiri suporter tim tamu.
Bagi Persib, kembalinya suporter tandang tentunya menjadi kabar penting. Maung Bandung memiliki basis pendukung besar, Bobotoh, yang tersebar tidak hanya di Jawa Barat tetapi juga berbagai wilayah lainnya.
Kehadiran Bobotoh ketika Persib bermain jauh dari Bandung selama ini menjadi salah satu warna tersendiri. Karena itu, dibukanya kembali kesempatan bagi suporter untuk mengikuti pertandingan tandang mendapat respons positif dari Tolic.
Pelatih asal Kroasia tersebut melihat kebijakan baru itu dari sudut pandang perkembangan kompetisi. Menurutnya, mulai dibukanya sejumlah pertandingan untuk suporter tim tamu merupakan perubahan yang baik.
"Menurut saya, ini adalah sebuah peningkatan yang bagus bahwa beberapa pertandingan sudah bisa dihadiri (suporter tandang)," ujar Tolic di Jakarta pada Selasa (1/9/2026).
Meski demikian, Tolic tidak mempermasalahkan adanya pengecualian untuk pertandingan tertentu. Ia memahami tidak semua laga memiliki karakter maupun tingkat risiko yang sama.
Pertandingan dengan rivalitas panjang membutuhkan pertimbangan yang lebih matang sebelum kedua kelompok suporter dipertemukan di satu stadion. Tolic menilai kebijakan semacam itu juga bukan sesuatu yang hanya ditemukan di sepak bola Indonesia.
"Untuk pertandingan-pertandingan spesial, hal seperti ini bahkan sudah terbukti di Eropa," kata Tolic.
"Saya percaya pihak berwenang tahu apa yang harus dilakukan. Hal yang terpenting adalah keselamatan orang-orang," tambahnya.
Bagi Tolic, keselamatan tetap harus ditempatkan di atas kepentingan menghadirkan atmosfer pertandingan. Sepak bola tidak seharusnya membuat orang-orang yang datang ke stadion berada dalam situasi berbahaya.
Karena itu, pelatih Persib tersebut menyerahkan penilaian mengenai kelayakan kehadiran suporter kepada pihak yang memiliki kewenangan. Selama keamanan dapat dijamin dan penyelenggaraan berjalan dengan baik, ia mendukung langkah membuka kembali akses pendukung tim tamu.
"Jika tidak aman atau ada seseorang yang mendapat masalah, maka sepak bola tidak sebanding dengan risiko tersebut. Jadi, jika semua orang aman dan semuanya terorganisir dengan baik, itu bagus. Ini adalah langkah maju yang positif," ucap Tolic.
Pandangan tersebut menjadi relevan bagi Persib yang akan menjalani sejumlah pertandingan dengan tensi tinggi musim ini. Salah satunya bahkan sudah menunggu Maung Bandung ketika kompetisi baru memasuki pekan-pekan awal.
Persib dijadwalkan bertandang menghadapi Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 12 September mendatang. Pertemuan dua klub dengan rivalitas panjang tersebut menjadi salah satu pertandingan yang mendapat perhatian khusus terkait kebijakan suporter tandang.
Bobotoh tidak dapat mendampingi Persib dalam lawatan tersebut karena duel kontra Persija masuk kategori pertandingan dengan rivalitas tinggi. Meski begitu, Tolic dapat memahami pertimbangan keselamatan di balik pembatasan tersebut.
Di luar pertandingan dengan kategori khusus, kebijakan baru membuka kesempatan bagi Bobotoh untuk kembali memberikan dukungan ketika Persib bermain di kandang klub lain. Kondisi tersebut berpotensi membuat atmosfer pertandingan Super League semakin semarak.
Namun, sebelum memikirkan pertandingan tandang maupun duel panas menghadapi Persija, Tolic memiliki tugas yang lebih dekat. Pelatih asal Kroasia itu tengah mempersiapkan timnya untuk menjalani pertandingan pertama Super League 2026/2027.
Persib akan memulai perjuangannya dengan menghadapi PSM Makassar. Maung Bandung dijadwalkan bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan tersebut.
Duel Persib kontra PSM akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, pada 6 September 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Tolic untuk membawa Maung Bandung memulai perburuan poin pada musim baru.
Kembalinya suporter tandang pun menjadi salah satu perubahan yang akan mewarnai perjalanan Persib dan klub-klub lainnya sepanjang Super League 2026/2027. Bagi Tolic, langkah tersebut layak diapresiasi selama keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan.
(igp)
Load more