Jadi Tembok Kokoh Persija saat Bungkam Borneo FC, Nadeo Argawinata Berterima Kasih kepada Warga Samarinda
- Insragram @nadeowinataa
Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Persija Jakarta, Nadeo Argawinata, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya ketika kembali ke Samarinda. Kepulangannya kali ini terasa berbeda karena ia datang dengan status sebagai lawan dari Borneo FC.
Nadeo menjadi bagian dari skuad Persija yang bertandang ke markas Borneo FC pada pekan pertama Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026).
Laga tersebut menjadi pertandingan kompetitif pertama bagi Nadeo di Samarinda sejak meninggalkan Borneo FC. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu kini berdiri di bawah mistar Macan Kemayoran.
Kepulangannya ke Samarinda pun tetap mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat. Nadeo mengaku sangat menghargai sambutan yang diberikan kepadanya maupun rombongan Persija.
“Pertama-tama, terima kasih atas sambutan dari teman-teman di Samarinda untuk tim kami, Persija, dan saya pribadi tentunya. Terima kasih atas sambutan hangatnya. Kembali lagi ke Samarinda dalam pertandingan di pekan pertama ini,” ujar Nadeo, dikutip dari laman resmi Persija, Minggu (6/9/2026).
Samarinda memang bukan tempat yang asing bagi perjalanan karier Nadeo. Borneo FC menjadi salah satu klub yang paling lama dibela sang penjaga gawang sepanjang karier profesionalnya.
Nadeo tercatat memperkuat Pesut Etam dalam dua periode berbeda. Periode pertamanya berlangsung pada 2016 hingga 2020 sebelum kembali memperkuat Borneo FC pada 2023 sampai 2026.
Secara keseluruhan, tujuh tahun perjalanan karier Nadeo dilewati dengan mengenakan seragam Borneo FC. Tak mengherankan jika pertandingan kali ini menghadirkan nuansa emosional tersendiri bagi sang penjaga gawang.
Namun, Nadeo tetap menunjukkan profesionalismenya ketika pertandingan dimulai. Ia justru menjadi salah satu pemain yang berperan besar dalam keberhasilan Persija membawa pulang tiga poin dari Samarinda.
Borneo FC memberikan tekanan besar kepada pertahanan Macan Kemayoran sepanjang pertandingan. Pesut Etam berulang kali mendapatkan kesempatan untuk membobol gawang tim tamu.
Nadeo menjadi tembok kokoh yang sulit dilewati para pemain mantan klubnya. Berdasarkan catatan Super League, penjaga gawang Persija tersebut melakukan sembilan penyelamatan sepanjang pertandingan.
Catatan tersebut membuat Borneo FC gagal mencetak satu pun gol meski mendapatkan sejumlah peluang. Nadeo berhasil menjaga gawang Persija tetap nirbobol hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu, Persija mampu memanfaatkan salah satu kesempatan yang mereka dapatkan. Alexander Jeremejeff mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-45+1 untuk membawa Macan Kemayoran unggul.
Gol tersebut pada akhirnya menjadi satu-satunya pembeda antara kedua kesebelasan. Persija mengakhiri pertandingan dengan kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Borneo FC.
Nadeo mengakui pertandingan tersebut tidak berjalan mudah bagi Persija. Menurutnya, Borneo FC tetap menunjukkan permainan dengan determinasi tinggi seperti yang sudah dikenalnya selama memperkuat Pesut Etam.
“Memang betul apa yang dikatakan Coach (Shin Tae-yong), pertandingan tidak gampang. Borneo bermain sangat spartan seperti biasanya," kata Nadeo.
"Persija tetap fokus sampai akhir dan mampu memanfaatkan keunggulan. Akhirnya, kami bisa membawa tiga poin pulang ke Jakarta,” sambungnya.
Performa apik Nadeo semakin terasa spesial karena membantu Persija mengakhiri catatan buruk ketika bertandang ke Samarinda. Macan Kemayoran akhirnya kembali merasakan kemenangan di markas Borneo FC setelah penantian panjang.
Persija disebut terakhir kali meraih kemenangan di Samarinda delapan tahun lalu. Kala itu, Macan Kemayoran juga mampu mengalahkan Borneo FC dengan skor tipis 1-0.
Menariknya, Nadeo masih berada di kubu Borneo FC ketika Persija mencatatkan kemenangan tersebut. Kini, situasinya berbalik setelah dirinya justru membantu Macan Kemayoran kembali membawa pulang tiga poin dari Samarinda.
Kemenangan tersebut sekaligus memberikan awal sempurna bagi perjalanan Persija pada Super League 2026/2027. Macan Kemayoran mengoleksi tiga poin dan berada di peringkat keempat klasemen sementara selepas pertandingan.
Tugas berat berikutnya sudah menunggu Nadeo dan rekan-rekannya. Persija bakal menghadapi rival bebuyutan sekaligus juara bertahan, Persib Bandung, pada pekan kedua kompetisi.
Duel bertajuk Derbi Indonesia tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB. Persija tentunya bertekad melanjutkan momentum positif setelah sukses mencuri kemenangan dari markas Borneo FC.
(igp/rda)
Load more