News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Kelelahan, PSIM Jogja Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United

PSIM Jogja baru saja melakoni laga tandang di Surabaya melawan tuan rumah Persebaya. Bermain di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026), Laskar Mataram takluk dari tuan rumah dengan skor 1-0.
Rabu, 16 September 2026 - 12:08 WIB
PSIM Jogja saat laga melawan Persebaya, Minggu (13/9/2026). (Dok PSIM Jogja)
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Yogyakarta, tvOnenews.com - PSIM Jogja baru saja melakoni laga tandang di Surabaya melawan tuan rumah Persebaya. Bermain di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026), Laskar Mataram takluk dari tuan rumah dengan skor 1-0.

Usai melawan Persebaya, Ze Valente dan kolega tidak pulang ke Jogja. PSIM lebih memilih menetap di Kota Pahlawan Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan laga selanjutnya melawan Madura United yang akan berlangsung pada Jumat, 18 September 2026. Duel ketua tim rencananya akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan antara manajemen dan tim pelatih. Tujuannya untuk memastikan fisik pemain dalam kondisi bugar demi menjaga performa tim.

“Manajemen dan tim pelatih telah sepakat untuk menetap di Surabaya demi mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan. Setelah menjalani pertandingan yang ketat melawan Persebaya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” kata dia dikutip dari laman resmi klub.

Menurut Iksan, pihaknya menghindari perjalanan panjang dalam waktu singkat, karena berisiko mengganggu kondisi fisik pemain pasca pertandingan berat di Surabaya. Selain risiko kebugaran, efisiensi perjalanan juga menjadi fokus utama.

Terlebih akses dari Surabaya menuju Pamekasan yang cukup dekat, dinilai lebih praktis dibandingkan menempuh perjalanan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu. Dengan menetap di Surabaya, tim juga memiliki waktu lebih panjang dalam mempersiapkan laga selanjutnya.

“Jika tim dipaksakan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, beban fisik akan bertambah dan berisiko menurunkan performa,” ujarnya.

Iksan menjelaskan, selama menetap di Surabaya, tim pelatih ingin memaksimalkan waktu untuk mengoptimalkan tiga hal utama. Yakni recovery, gizi dan nutrisi pemain, serta pematangan taktik permainan.

“Sisa waktu ini kami optimalkan sepenuhnya untuk pemulihan fisik (recovery), pengawasan asupan gizi, dan pematangan taktik,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh langkah ini diambil manajemen dan tim pelatih untuk satu tujuan utama, yakni memastikan kesiapan seluruh tim saat bertamu ke Pamekasan.

“Kami ingin memastikan skuad dalam kondisi bugar seratus persen dan siap bertanding pada Jumat mendatang untuk meraih poin maksimal,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Empat TNI AU Senior Penganiaya Serda Ahmad hingga Tewas Terancam Dipecat

Empat TNI AU Senior Penganiaya Serda Ahmad hingga Tewas Terancam Dipecat

Keempat anggota TNI AU senior yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Serda Ahmad tersebut, yakni Serda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH, terancam...
Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu untuk Korban Selamat Kecelakaan Kapal Virgo

Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu untuk Korban Selamat Kecelakaan Kapal Virgo

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan uang tunggu bagi 12 korban selamat dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Para korban kini berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Belum Kering Luka yang Disebabkan oleh Persija Jakarta, Persib Bandung Harus Menghadapi Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Belum Kering Luka yang Disebabkan oleh Persija Jakarta, Persib Bandung Harus Menghadapi Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Persib Bandung dijadwalkan akan menghadapi FC Seoul di AFC Champions League Two (ACL2). Menariknya, sosok di balik taktik lawan Maung Bandung itu ternyata merupakan eks tangan kanan Shin Tae-yong. 
Pemprov Jabar Telah Perbaiki 15,1 Kilometer Jalan di Parung Panjang hingga Cigedung

Pemprov Jabar Telah Perbaiki 15,1 Kilometer Jalan di Parung Panjang hingga Cigedung

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memperbaiki 15,1 kilometer jalan di Kecamatan Parung Panjang hingga Bunar, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Bogor, dari total 28,04 kilometer panjang jalan tersebut. Biaya yang digunakan untuk perbaikan jalan itu mencapai Rp142 miliar.
Alasan Lionel Messi Resmi Dipanggil Lagi ke Timnas Argentina usai Umumkan Pensiun: Laga Perpisahan Segera Digelar

Alasan Lionel Messi Resmi Dipanggil Lagi ke Timnas Argentina usai Umumkan Pensiun: Laga Perpisahan Segera Digelar

Lionel Messi resmi kembali dipanggil ke Timnas Argentina meski sudah mengumumkan pensiun. Sang megabintang akan melakoni partai perpisahannya.
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong percepatan pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT