GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah dari Persib, Pelatih PSS Sleman Evaluasi Tim

PSS Sleman kembali mengalami kekalahan di kandang sendiri, yaitu Stadion Maguwoharjo. Kali ini, pasukan Super Elja dilumat Persib Bandung dengan skor 0-1 pada Jumat malam (19/8/2022).
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 17:31 WIB
PSS Sleman harus menelan kekalahan dalam laga melawan Persib Bandung.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - PSS Sleman kembali mengalami kekalahan di kandang sendiri, yaitu Stadion Maguwoharjo. Kali ini, pasukan Super Elja dilumat Persib Bandung dengan skor 0-1 pada Jumat malam (19/8/2022).

Ini merupakan kekalahan kedua bagi anak asuh Seto Nurdiyantoro pada musim ini. Sebelumnya, PSS Sleman juga takluk di markasnya oleh PSM Makassar dengan skor 1-2 pada laga perdana Liga 1, 23 Juli lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil kekalahan kedua di home buat kami ini tidak baik, artinya kami kehilangan 6 poin di home dan kita harus mencuri poin di luar," kata Seto seusai laga.

Menurut Seto, laga kontra Persib Bandung sebenarnya berjalan seru dan saling bermain terbuka. Timnya juga banyak menciptakan peluang emas di depan gawang Maung Bandung, namun gol cepat David da Silva pada menit ke-7 membuat timnya kaget. Seto mengakui pertahanan timnya rapuh sehingga mudah dibobol pada menit-menit awal.

"Di babak pertama juga kami terlalu asik untuk bermain bola possession, minim shooting, minim penyelesaian akhir. Walaupun ada beberapa peluang, tapi tidak maksimal. Mudah-mudahan ini menjadi evaluasi buat saya pribadi ataupun pemain," terang pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Pada babak kedua, Seto mengubah permainan dengan memasukkan sejumlah pemain yang bertipe penyerang. Di antaranya, Boaz Solossa, Miftahul Hamdi, Fandi Eko Utomo, serta Mychell Chagas.

Akan tetapi, sepanjang pertandingan, permainan PSS Sleman kurang efektif dan efisien. Beberapa pemain juga masih melakukan kesalahan.

"Tapi, apa pun itu, tetap saya apresiasi untuk pemain. Mereka mau berjuang, mau menyamakan kedudukan dan ingin memenangkan pertandingan, tapi hasilnya berbeda. Kalau kemarin pertandingan sebelumnya kami beruntung, ini tidak beruntung. Nah, ini menjadi evaluasi buat kami. Mungkin dari tim, dari manajemen. Mudah-mudahan, ke depannya, kami akan menjadi lebih baik," beber Seto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain PSS, Syaiful Ramadhan mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Meskipun menguasai jalannya pertandingan, tapi timnya tidak bisa mencetak gol.

"Pertandingan yang seru menurut saya. Kami banyak menguasai bola, tapi kami tidak bisa membuat gol. Itu membuat kami kalah dan kami para pemain kecewa dengan hasil ini. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya, kami bisa memperbaiki cara bermain kami," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Hari Ini 21 Mei 2026 Melemah Jadi Rp17.655 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 21 Mei 2026 Melemah Jadi Rp17.655 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada pagi hari ini 21 Mei 2026 bergerak melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.655 dolar AS.
Melonjak Rp35.000, Harga Emas Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Jadi Rp2.800.000 per Gram

Melonjak Rp35.000, Harga Emas Antam Hari Ini 21 Mei 2026 Jadi Rp2.800.000 per Gram

Dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 08.44 WIB, harga emas Antam hari ini 21 Mei 2026 naik Rp35.000.
Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Ribuan Personel Gabungan Amankan 3 Unjuk Rasa di Gedung DPR-Monas Hari ini

Ribuan Personel Gabungan Amankan 3 Unjuk Rasa di Gedung DPR-Monas Hari ini

Kemudian sejumlah personel juga akan ditempatkan di Gedung DPR/MPR RI dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi sekitar pukul 13.00 WIB.
KDM Tak Terima Dituding Akan Ubah Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda, Dedi Mulyadi Singgung Oknum Penyebar Isu

KDM Tak Terima Dituding Akan Ubah Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda, Dedi Mulyadi Singgung Oknum Penyebar Isu

Isu perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda kata KDM merupakan karangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dedi Mulyadi bantah keras tudingan itu..
Bantah Isu Keluar dari Provinsi Jawa Barat, Bupati Sebut Pemkab Bogor Bersinergi dan Jalin Hubungan Baik dengan Pemprov Jabar di Bawah Kepemimpinan KDM

Bantah Isu Keluar dari Provinsi Jawa Barat, Bupati Sebut Pemkab Bogor Bersinergi dan Jalin Hubungan Baik dengan Pemprov Jabar di Bawah Kepemimpinan KDM

Bupati Bogor Rudy Susmanto membantah isu yang menyebutkan bahwa Kabupaten Bogor akan keluar dari Provinsi Jawa Barat. 

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT