Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Derby Muria Liga 2, Persipa Pati Ditahan Imbang Tim Tamu Persijap Jepara

Laga lanjutan Kompetisi Liga 2 Grup Tengah, Persipa Pati ditahan imbang tamunya Persijap Jepara dalam laga derby muria di Stadion Joyokusumo Pati, Jawa Tengah.
Senin, 19 September 2022 - 08:51 WIB
Persipa Pati vs Persijap Jepara dalam lanjutan Kompetisi Liga 2 Grup Tengah berakhir imbang 2-2, Minggu (18/9/2022) sore.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah – Laga lanjutan Kompetisi Liga 2 Grup Tengah, Persipa Pati ditahan imbang tamunya Persijap Jepara dalam laga derby muria di Stadion Joyokusumo Pati, Minggu (18/9/2022) sore.

Bermain dihadapan ribuan suporternya yang tergabung dalam Patifosi, Laskar Saridin Persipa Pati langsung ditekan tamunya Persijap Jepara begitu kick off babak pertama dimulai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya, pertandingan baru berjalan lima menit, pemain Persijap Jepara Indra Arya berhasil menyarangkan bola ke gawang persipa yang dijaga Nuri Agus.

Unggul 0-1, Persijap Jepara terus memainkan pressing ketat dipertahanan Persipa Pati.

Menit ke-28 Persijap Jepara berhasil menggandakan keunggulan setelah striker Qischil Gandrum Minni mampu menyelesaikan kemelut yang terjadi di depan gawang Persipa.

Tertinggal 0-2 Persipa Pati melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang dan memperkokoh pertahanan.

Hasilnya, saat injuri time babak pertama, Muhamad Syukron mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Memasuki babak kedua, Persipa Pati mengambil inisiatif bermain ofensif. Sejumlah peluang pun tercipta.

Hasilnya, pada menit ke-56 tendangan jarak jauh Fendy Ninggar tidak mampu dihalau penjaga gawang persijap Ade Candra Sena.

Hingga wasit Dandi S Torong meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor imbang 2-2 tidak berubah.

Pelatih Persipa Pati, Nazal Mustofa, mengaku kecewa dengan hasil seri ini. Nazal mengungkapkan, timnya gagal meraih target poin penuh karena kebobolan 2 gol di menit-menit awal pertandingan.

Strategi pressing ketat yang dilakukan Laskar Kalinyamat dipertahanan Persipa membuat anak asuhnya kewalahan dengan tekanan lawan.

”Kita kehilangan poin, Target poin penuh kita lepas. Kita syukuri saja. Dari pemain kita kecolongan gol-gol di menit awal. Saya tidak mengira Jepara melakukan pressing ketat di awal babak pertama,” ungkap Pelatih Persipa Nazal Mustofa, saat konferensi pers usai pertandingan.

Menurutnya, anak asuhnya kalah start untuk bermain menyerang dengan Persijap Jepara.

”Pemain kita yang banyak pemain muda kaget dengan strategi pressing ketat yang diterapkan Persijap, ditambah dengan tekanan dari suporter kita. Tapi setelah saya melakukan sejumlah pergantian pemain, perlahan anak-anak bisa keluar dari tekanan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Persijap Jepara, Salahudin mengaku sedikit kecewa meski timnya berhasil membawa satu poin dari lawatannya di kandang Persipa Pati ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, jika anak asuhnya menjalankan instruksinya untuk terus melakukan pressing ketat dan menekan pertahanan Persipa, kemenangan bisa saja didapatkan.

”Kita berhasil unggul 2-0 di babak pertama setelah melakukan pressing ketat dipertahanan Persipa. Setelah anak-anak mulai bertahan. Inilah yang dimanfaatkan Persipa Pati sehingga bisa mencetak gol dan menyamakan kedudukan,” kata Salahudin. (Arm/Buz)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantuan Moda Transportasi, Pertamina EP Dukung Mobilisasi Desa Balongan

Bantuan Moda Transportasi, Pertamina EP Dukung Mobilisasi Desa Balongan

Di tengah aktivitas warga yang terus bergerak dan kebutuhan pelayanan desa yang semakin berkembang, kehadiran sarana operasional menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas dan pengelolaan lingkungan masyarakat.
Sambut Penas 2026, Gobel Persembahkan Tiga Destinasi Wisata Sekaligus

Sambut Penas 2026, Gobel Persembahkan Tiga Destinasi Wisata Sekaligus

Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, mempersembahkan tiga destinasi wisata sekaligus dalam rangka menyambut penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026.
Bagaimana Cara Persija agar Masa Lalu Konflik Shin Tae-yong dan Pemain Tak Terjadi di Macan Kemayoran? 

Bagaimana Cara Persija agar Masa Lalu Konflik Shin Tae-yong dan Pemain Tak Terjadi di Macan Kemayoran? 

Sebelum resmi melabuhkan karier kepelatihannya ke ibu kota bersama Persija Jakarta juru taktik kawakan Shin Tae-yong ternyata sempat didera isu miring di negara
Mitra SPPG Tolak Tak Dapat Insentif saat Libur Sekolah, Wakil Kepala BGN: No Service No Pay!

Mitra SPPG Tolak Tak Dapat Insentif saat Libur Sekolah, Wakil Kepala BGN: No Service No Pay!

Arum menjelaskan penghentian insentif juga hanya berlangsung selama libur sekolah. Sesuai putusan Kemendikdasmen libur semester hanya berlangsung selama 18 hari
Program Sertifikasi Halal Gratis Tembus 1 Juta UMK pada 2026

Program Sertifikasi Halal Gratis Tembus 1 Juta UMK pada 2026

Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) yang dijalankan pemerintah pada 2026 telah menjangkau lebih dari satu juta pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).
Kronologi Blunder Kiper Korea Selatan Sebabkan Timnya Kalah dari Meksiko di Piala Dunia 2026

Kronologi Blunder Kiper Korea Selatan Sebabkan Timnya Kalah dari Meksiko di Piala Dunia 2026

Timnas Korea Selatan dipaksa gigit jari setelah gagal mengamankan poin pada matchday kedua babak penyisihan Grup A Piala Dunia 2026, Jumat (19/6/2026) pagi WIB.

Trending

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Glory resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (01/06/2026).
Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Masa depan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi tanda tanya besar menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Sang agen akhirnya buka suara soal klub baru.
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 32 Besar, Kanada dan Swiss Bisa Main Mata

Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos ke 32 Besar, Kanada dan Swiss Bisa Main Mata

Klasemen Piala Dunia 2026 pada Jumat (19/6/2026) hadirkan kepastian pertama menuju babak 32 besar. Tuan rumah Meksiko menjadi tim pertama lolos ke fase gugur.
Jay Idzes Dapat Kabar Buruk dari Piala Dunia 2026, Rekan Setimnya di Sassuolo Alami Cedera Horror Usai Kena Tekel Brutal

Jay Idzes Dapat Kabar Buruk dari Piala Dunia 2026, Rekan Setimnya di Sassuolo Alami Cedera Horror Usai Kena Tekel Brutal

Kemenangan besar Kanada atas Qatar pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 ternyata harus dibayar mahal. Rekan setim Jay Idzes di Sassuolo alami cedera horror.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT