News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyedihkan, Tragedi Kanjuruhan Masuk Peringkat 2 Kasus Kematian Tertinggi di Sejarah Sepak Bola  

Tragedi Kanjuruhan menjadi peringkat kedua dalam daftar peristiwa kelam sejarah pertandingan sepakbola di dunia, karena memakan korban jiwa hingga 127 orang, dan ratusan orang menjalani perawatan.
Minggu, 2 Oktober 2022 - 09:01 WIB
Tangkapan layar - Ribuan suporter masuk ke lapangan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022)
Sumber :
  • twitter

Jakarta - Sepak bola memiliki setidaknya 3,5 miliar penggemar di seluruh dunia, dan merupakan olahraga paling populer di dunia. Sejalan dengan fakta ini, olahraga ini juga mencatatkan sejarah kelam, diantaranya yakni kematian penonton dalam pertandingan ini.

Berdasarkan data yang dirangkum dari pricenomics, dari 35 bencana olahraga paling mematikan dalam sejarah, 63 persen terjadi di pertandingan sepak bola, mengalahkan olahraga paling mematikan kedua bagi penonton yakni olahraga mobil balap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi di stadion Kanjuruhan menjadi peringkat kedua dalam daftar peristiwa kelam sejarah pertandingan sepakbola di dunia, karena memakan korban jiwa hingga 127 orang, dan ratusan orang menjalani perawatan.

Berikut 3 kasus dengan korban terbanyak dalam sejarah pertandingan sepakbola di dunia:

1. The Estadio Nacional Disaster

(Dok. Petugas mengamankan pelaku kerusuhan di pertandingan sepakbola di Peru tahun 1964. Sumber: ist)

Pada 24 Mei 1964, tim nasional Peru dan Argentina berlaga di babak kualifikasi kedua untuk turnamen Olimpiade Tokyo. Pertandingan, yang diselenggarakan oleh Peru di Estadio Nacional (Stadion Nasional) di Lima, menarik penonton berkapasitas maksimum 53.000.

Pertandingan berlangsung sengit oleh kedua tim, dan dengan dua menit waktu normal tersisa, Argentina memimpin 1-0. Kemudian, secara ajaib, Peru mencetak gol penyama -tapi dianulir oleh wasit, ngel Eduardo Pazos.

Dalam rentang sepuluh detik, ribuan penggemar Peru berubah dari kegembiraan menjadi kemarahan.

Bencana dimulai ketika salah satu penonton berlari ke lapangan dan memukul wasit; ketika penggemar kedua bergabung, dia diserang secara brutal oleh polisi dengan tongkat dan anjing. 

Saat serangan terjadi, puluhan penggemar menyerbu lapangan, dan kerumunan mulai melemparkan benda ke polisi dan pejabat di bawah. Kerusuhan terjadi, dan polisi meluncurkan tabung gas air mata ke kerumunan, yang mendorong puluhan ribu penggemar untuk mencoba melarikan diri dari stadion melalui tangga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika penggemar mencapai bagian bawah lorong-lorong ini, mereka menemukan bahwa gerbang baja yang mengarah ke jalan terkunci rapat. Ketika mereka berusaha untuk lari kembali, polisi melemparkan lebih banyak gas air mata ke dalam terowongan.

Sebagai akibatnya, 328 orang tewas karena sesak napas, meskipun kemungkinan jumlah korban tewas lebih tinggi. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Patok Target untuk John Herdman FIFA Matchday, Timnas Indonesia Harus Sapu Bersih

PSSI Patok Target untuk John Herdman FIFA Matchday, Timnas Indonesia Harus Sapu Bersih

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji sebagai representasi dari PSSI memasang target tinggi dan tidak main-main bagi Timnas Indonesia dalam agenda uji coba ..
Nadiem Terharu Dapat Dukungan Dari Driver Gojek di Sidang Pleidoi

Nadiem Terharu Dapat Dukungan Dari Driver Gojek di Sidang Pleidoi

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim mengaku terharu karena mendapatkan dukungan dari para driver Gojek.
Timnas Voli Indonesia Putra dan Putri Dikabarkan Lolos Kualifikasi Asian Games 2026

Timnas Voli Indonesia Putra dan Putri Dikabarkan Lolos Kualifikasi Asian Games 2026

Timnas Voli Indonesia baik dari nomor putra dan putri dikabarkan akan tampil di Asian Games 2026.
Tak Kunjung Berangkat ke Korea, Megawati Hangestri Malah Jadi Karyawan Kantoran

Tak Kunjung Berangkat ke Korea, Megawati Hangestri Malah Jadi Karyawan Kantoran

Tak kunjung berangkat ke Korea Selatan, Megawati Hangestri malah viral karena menjalani aktivitas sebagai karyawan Bank Jatim.
John Herdman Ceritakan Perbedaan saat Dirinya Pertama Kali Datang ke Indonesia hingga Saat Ini

John Herdman Ceritakan Perbedaan saat Dirinya Pertama Kali Datang ke Indonesia hingga Saat Ini

Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman membeberkan cerita mendalam mengenai proses adaptasi serta perbedaan atmosfer yang dirasakannya sejak hari pertama
Dikritik Sering ke Luar Negeri, Teddy Sebut Prabowo Sedang Panen Hubungan Baik di Tengah Gejolak Global

Dikritik Sering ke Luar Negeri, Teddy Sebut Prabowo Sedang Panen Hubungan Baik di Tengah Gejolak Global

Istana Kepresidenan membantah anggapan bahwa intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto selama satu setengah tahun terakhir sekadar agenda seremonial.

Trending

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Jangan-jangan Nova Arianto hanya merendah? Media Vietnam mulai mempertanyakan pernyataan pelatih Timnas Indonesia U-19.
Comeback ke Timnas Indonesia, Wonderkid Persija Siap Bayar Kepercayaan John Herdman di FIFA Matchday

Comeback ke Timnas Indonesia, Wonderkid Persija Siap Bayar Kepercayaan John Herdman di FIFA Matchday

Pemain Persija Jakarta, Rayhan Hannan, mengaku bahagia setelah kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia senior.
Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Kembalinya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian. Gelandang muda andalan Merah Putih itu sukses buat pelatih John Herdman terpukau.
Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Dinilai Tak Terbukti, Pakar Ungkap Kerry Riza Bisa Divonis Bebas

Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Dinilai Tak Terbukti, Pakar Ungkap Kerry Riza Bisa Divonis Bebas

Sejumlah pakar hukum dari berbagai perguruan tinggi menyorot tajam soal perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang dengan terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza atau Kerry Riza.
John Herdman Ungkap 2 Diaspora yang Masuk Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Bintang dari Barcelona hingga Eks Liga Belanda!

John Herdman Ungkap 2 Diaspora yang Masuk Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Bintang dari Barcelona hingga Eks Liga Belanda!

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mulai memberi gambaran soal komposisi skuad Garuda untuk Piala AFF 2026. Dua diaspora dipastikan masuk dalam rencana.
Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong menanggapi kritikan masyarakat terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT