Ustaz Adi Hidayat Sorot Gaya Dakwah Mohamed Salah di Liverpool, Ternyata Menurut Pandangan UAH...
- Kolase/Tvonenews/YouTube/Adi Hidayat Official/Liverpool
Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengutarakan kekagumannya terhadap sosok bintang Liverpool, Mohamed Salah, yang memiliki gaya dakwah unik selama menjalani karier di Anfield.
Salah menjelma sebagai winger andalan Liverpool sejak bergabung per 1 Juli 2017. Dia terus tampil konsisten mendulang berbagai gol untuk The Reds.Â
Penyerang 31 tahun itu total mengemas 186 gol dan 79 assist dari 305 pertandingan di berbagai ajang bersama Liverpool. Konsistensi permainan Salah pun menjadi faktor penentu rentetan prestasi Liverpool, antara lain meraih trofi Liga Inggris hingga Liga Champions.Â
Salah tidak hanya menuai atensi dari permainan apiknya. Namun, dia juga menyedot perhatian karena sering melakukan selebrasi unik seusai mencetak gol.Â
Salah yang diketahui beragama Islam, selalu melakukan aksi sujud syukur ketika membobol gawang lawan. Momen itu pun menyita perhatian Adi Hidayat.Â
UAH menilai aksi Salah merupakan bentuk dakwah yang unik, sehingga memancing lingkungan sekitarnya untuk lebih mengenal Islam.
Penilaian itu dikatakan UAH ketika merapat ke Inggris pada 2019, yang disiarkan melalui YouTube-nya, Adi Hidayat Official.
"Saya sedang berada di Liverpool Football Club, yakni Liverpool FC, tentunya berada di Liverpool, Inggris. Alhamdulillah seperti kita ketahui, di antara pemain sepak bola yang sangat fenomenal saat ini, satu di antara pemain Liverpool, yaitu Mohammed Salah," kata UAH dikutip, Jumat (28/7/2023).
"Mohamed Salah bukan sekadar bermain, bukan sekadar menjadi pemain sepak bola profesional," ujar UAH.
"Akan tetapi, juga bagaimana beliau berdakwah dengan gayanya, dengan caranya untuk memperkenalkan Islam ke dalam lingkungan sekitarannya," demikian menurut Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat menilai aksi sujud syukur Mohamed Salah merupakan bentuk apresiasi terhadap Sang Pencipta.
"Selebrasi sujud yang biasa dia lakukan tentunya bukan sekadar menjadikan trademark beliau ketika selesai mencetak gol, tetapi juga bagaimana memperkenalkan kepada masyarakat sekitar tentang kekuasaan Tuhan-nya, yang meringankan dan memudahkan Mohamed Salah untuk mencetak gol lebih banyak lagi," kata UAH.Â
"Hasilnya alhamdulillah tidak hanya di Liverpool ini saja, tetapi banyak juga di sekitar Inggris dan juga wilayah sekitarannya, dengan keadaan Mohamed Salah dan dakwahnya bisa mengenal bahkan memeluk Islam," ujar UAH. (mir)
Load more