GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Klub Underdog yang Keluar Jadi Juara Liga Champions, Sukses Buat Kejutan dan Cetak Sejarah

Tiga klub underdog di bawah ini sukses mencetak sejarah, karena sukses mengangkat trofi Liga Champions.
Minggu, 30 November 2025 - 14:24 WIB
Glasgow Celtic 1966-1967 saat memenangkan Liga Champions
Sumber :
  • Dok. UEFA

tvOnenews.com - Dominasi Real Madrid, Manchester City, dan Bayern Munich saat ini membuat gelar Liga Champions terasa eksklusif bagi tim dari lima liga utama Eropa.

Akan tetapi, sejarah kompetisi ini menawarkan narasi berbeda. Sebelum era investasi besar dan konsentrasi pemain bintang, setidaknya tiga klub yang tidak diunggulkan (underdog) berhasil menaklukkan Benua Biru dan meraih trofi Liga Champions.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, klub mana sajakah yang berhasil mencetak kejutan di Liga Champions?

 

1. Glasgow Celtic

Jauh sebelum Manchester United, Liverpool, dan klub-klub besar Inggris lainnya berjaya, Celtic adalah klub Britania Raya pertama yang mencicipi gelar tertinggi Eropa.

Kisah bersejarah ini terjadi di final European Cup 1966-1967. Di Lisbon, tim asuhan Jock Stein yang kurang diunggulkan ini berhadapan dengan Inter Milan yang digdaya, dikenal sebagai 'La Grande Inter' yang tak tertandingi saat itu.

Glasgow Celtic 1966-1967
Glasgow Celtic 1966-1967
Sumber :
  • Dok. UEFA

 

Melalui pertandingan yang dikenang sebagai penaklukan underdog, Celtic berhasil meraih kemenangan 2-1, membuktikan bahwa keberanian dan kerja tim dapat mengatasi dominasi finansial.

Kemenangan ini merupakan tonggak sejarah manis yang selamanya mengukuhkan Celtic sebagai pionir kejayaan Britania di Benua Biru.

 

2. Steaua Bucharest (FCSB)

Pada musim 1985–1986, terjadi kisah dongeng sepak bola yang tak terduga. Sebuah klub dari balik Tirai Besi, Steaua Bucharest (kini FCSB) dari Rumania, berhasil menciptakan invasi historis di Liga Champions.

Steaua Bucharest saat menjuarai Liga Champions 1985-1986
Steaua Bucharest saat menjuarai Liga Champions 1985-1986
Sumber :
  • Dok. UEFA

 

Mereka melaju hingga final untuk menghadapi raksasa Spanyol, Barcelona, di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla. Setelah 120 menit laga sengit berakhir imbang 0-0, nasib trofi harus ditentukan lewat adu penalti yang dramatis.

Kemenangan Steaua atas Barcelona, di hadapan publik Spanyol, melampaui sekadar gelar, dimana itu adalah pernyataan olahraga yang mematahkan dominasi klub-klub Barat, menjadikan mereka klub Eropa Timur pertama yang menjuarai kompetisi elite ini

 

3. Red Star Belgrade (Crvena Zvezda)

Tahun 1991 menjadi saksi guncangan terbesar dalam sejarah sepak bola Eropa, tepat sebelum konflik Balkan mengubah benua.

Red Star Belgrade (Crvena Zvezda) dari Yugoslavia berhasil melaju ke final Liga Champions, menantang klub tangguh Prancis, Olympique Marseille.

Crvena Zvezda saat meraih kemenangan di Liga Champions 1990-1991
Crvena Zvezda saat meraih kemenangan di Liga Champions 1990-1991
Sumber :
  • commons.wikimedia.com/Simon Bruty

 

Dalam duel yang buntu di Stadion San Nicola, Bari, Italia, pertandingan berakhir 0-0 setelah 120 menit. Melalui adu penalti yang dramatis, Red Star sukses merebut trofi yang tak terduga.

Kemenangan tersebut memiliki makna mendalam, dimana Red Star menjadi satu-satunya klub dari seluruh wilayah Balkan yang pernah menjuarai kompetisi elite Eropa hingga kini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ironisnya, mereka mencapai puncak ini sebagai wakil dari Yugoslavia, sebuah negara yang segera bubar, menjadikan gelar tersebut monumen abadi kejayaan sepak bola masa lalu.

Tiga klub di atas berhasil mencatatkan sejarah baru sekaligus kejutan di final Liga Champions. Mereka membuktikan, bahwa keajaiban di dunia sepak bola bisa saja terjadi. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya angkat bicara soal aksi penjambretan yang menimpa Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
background

Pekan ke-33

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT