Sempat Bersitegang dengan Arne Slot, Legenda Liverpool Buka Peluang Mohamed Salah Dijual
- REUTERS/Phil Noble
tvOnenews.com - Legenda Liverpool sekaligus pandit, David Thompson, memberikan komentar soal hubungan Mohamed Salah dengan Arne Slot yang sempat bersitegang, hingga bicara soal masa depan sang bintang asal Mesir tersebut.
Ia memberikan apresiasi terhadap kontribusi besar Mohamed Salah selama berseragam The Reds. Namun demikian, ia mengaku tidak akan terkejut apabila klub memutuskan untuk melepas sang pemain.
Liverpool berambisi bangkit dari hasil imbang yang mengecewakan saat menghadapi Leeds United dengan mengincar kemenangan atas Fulham pada laga Liga Premier hari Minggu ini pukul 22.00 WIB.
Dalam pertandingan tersebut, pelatih Arne Slot kembali tidak dapat menurunkan Mohamed Salah, yang telah absen dalam tiga laga terakhir akibat tugas internasional bersama Timnas Mesir di ajang Piala Afrika.
- Instagram @liverpoolfc
Masa depan pemain berusia 33 tahun itu di Anfield kini mulai dipertanyakan, terutama setelah muncul kabar ketegangan hubungannya dengan Slot menjelang bursa transfer Januari.
Thompson pun berharap Salah belum memainkan laga terakhirnya untuk Liverpool, meski ia menilai performa sang penyerang sudah tidak berada di level terbaik.
Thompson menyampaikan pandangannya kepada podcast Footy Accumulators No Tippy Tappy Football dengan mengatakan:
"Situasi dengan [Salah dan] Slot itu aneh, tidak ada yang menduga, dan di usia 33 tahun Anda harus menerima untuk beristirahat sejenak di bangku cadangan."
"Dia pantas mendapatkan perpisahan yang layak di mana para penggemar dapat mengucapkan selamat tinggal kepadanya, dan dia dapat mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar, karena dia telah menjadi inspirasi sejati." tambahnya.
Lebih lanjut, Thompson menyoroti perubahan besar dalam pendekatan permainan Liverpool di bawah Slot.
"Terjadi perubahan sistem, perubahan gaya bermain, perubahan personel, dan mereka bertahan secara berbeda dari lini depan. Mereka tidak lagi menciptakan kekacauan seperti yang biasa dilakukan Mo Salah. Penampilannya belum cukup baik, dan tim lawan mulai memanfaatkan kelemahan di sisi lapangan tersebut." terangnya.
Secara statistik, Liverpool mencatatkan empat clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir, dengan Salah hanya tampil dalam satu laga di periode tersebut.
Load more