Legenda Timnas Inggris Tak Habis Pikir MU Dikaitkan Lagi dengan Ole Gunnar Solskjaer: Mengapa Harus Dia?
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Legenda timnas Inggris, Alan Shearer, ikut angkat suara menanggapi rumor yang menyebut Ole Gunnar Solskjaer berpeluang kembali menangani Manchester United.
Bagi Shearer, wacana tersebut terasa janggal dan sulit diterima secara logika sepak bola modern.
Menurutnya, akan sangat aneh jika klub sebesar Manchester United memilih kembali ke sosok yang sudah pernah dipecat dari posisi yang sama.
- Antara
Terlebih saat ini mereka dalam situasi krisis yang membutuhkan keputusan tegas dan progresif.
Manchester United saat ini tengah berada dalam fase transisi usai memecat Ruben Amorim.
Untuk sementara, kendali tim utama diserahkan kepada Darren Fletcher sebagai manajer interim.
Fletcher, yang sebelumnya menangani tim usia muda, langsung diuji dengan laga Premier League dan mampu membawa MU bermain imbang 2-2 kontra Burnley.
Meski belum sempurna, hasil tersebut dinilai cukup stabil di tengah situasi internal yang belum sepenuhnya kondusif.
Namun di balik layar, manajemen MU disebut masih aktif menjajaki opsi pelatih lain untuk memimpin tim hingga akhir musim 2025/2026.
Laporan media Inggris menyebut dua nama yang kini masuk radar adalah Michael Carrick dan Ole Gunnar Solskjaer.
Keduanya dikabarkan telah melakukan komunikasi awal dengan jajaran petinggi klub, termasuk CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox.
Carrick sebelumnya sempat merasakan peran caretaker di Old Trafford pada 2021 dan dianggap memahami kultur klub.
Sementara Solskjaer punya ikatan emosional kuat dengan MU, baik sebagai pemain legendaris maupun mantan manajer.
Alan Shearer menilai, jika MU ingin solusi jangka pendek yang aman, mempertahankan Darren Fletcher atau menunjuk Michael Carrick jauh lebih masuk akal dibanding memanggil kembali Solskjaer.
“Akan sangat aneh jika kembali ke Ole Gunnar Solskjaer. Saya bisa memahami Darren Fletcher atau Michael Carrick, tetapi saya tidak mengerti mengapa harus kembali ke seseorang yang sudah dipecat klub,” ujar Shearer, dikutip dari Daily Mail.
- Reuters/Craig Brough
Shearer menegaskan bahwa pemecatan Solskjaer pada 2021 bukan keputusan emosional, melainkan hasil dari rentetan performa buruk dan masalah konsistensi tim.
Meski mengakui kedekatan Solskjaer dengan publik Old Trafford, Shearer menilai romantisme masa lalu tidak bisa dijadikan dasar keputusan besar.
“Saya tahu Ole pernah bermain untuk klub ini, memiliki sejarah dan kedekatan yang hebat di sana, dan berhasil sebagai pelatih interim, tetapi mereka memecatnya karena suatu alasan,” tegasnya.
Pandangan ini sejalan dengan opini sejumlah pengamat Inggris yang menilai MU kini membutuhkan arah baru, bukan sekadar mengulang bab lama yang pernah berakhir tanpa trofi besar.
Secara garis besar, dua nama yang paling sering dikaitkan dengan posisi interim memiliki latar belakang berikut:
Michael Carrick
Pernah menjadi caretaker Manchester United pada 2021, saat ini berstatus tanpa klub.
Ole Gunnar Solskjaer
Menangani MU sebagai manajer tetap periode 2018–2021, juga sedang tidak melatih klub mana pun.
Hingga kini, Manchester United belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait siapa yang akan menjadi manajer tetap hingga akhir musim.
Fokus utama klub masih tertuju pada menstabilkan performa tim yang tertahan di papan tengah Premier League.
Namun satu hal jelas, komentar Alan Shearer tentu bisa menambah tekanan bagi manajemen MU.
(tsy)
Load more