GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Jeremy Jacquet? Bek Muda Asal Prancis yang Jadi Rebutan Arsenal dan Chelsea

Siapa Jeremy Jacquet? Bek muda Rennes berusia 20 tahun ini jadi rebutan Arsenal dan Chelsea. Simak profilnya di sini.
Selasa, 20 Januari 2026 - 12:15 WIB
Jérémy Jacquet, bintang asal Prancis yang bermain sebagai bek-tengah untuk klub Ligue 1, Rennes, rumornya diincar MU
Sumber :
  • Instagram @j.jacquet97

tvOnenews.com - Nama Jeremy Jacquet mendadak jadi buah bibir di bursa transfer Eropa. Bek muda milik Stade Rennais itu kini berada di tengah pusaran minat klub-klub elite, mulai dari Arsenal, Chelsea, hingga Liverpool.

Di usia yang baru menginjak 20 tahun, Jacquet sudah diproyeksikan sebagai bek masa depan dengan potensi kelas dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketertarikan Arsenal terhadap Jacquet sejatinya bukan kejutan.

The Gunners memang dikenal piawai mengendus bakat muda Eropa, terutama dari Prancis.

Bek muda Prancis, Jeremy Jacquet.
Bek muda Prancis, Jeremy Jacquet.
Sumber :
  • Instagram/j.jacquet97

Namun kali ini, langkah mereka mendapat tantangan serius dari Chelsea yang siap “bakar duit” demi mengamankan sang pemain lebih cepat.

Lantas, siapa sebenarnya Jeremy Jacquet dan apa yang membuatnya begitu istimewa?

Profil Singkat Jeremy Jacquet

Jeremy Jacquet adalah bek tengah asal Prancis yang lahir pada 2005 dan kini berstatus pemain Stade Rennais.

Menurut data Transfermarkt, posisi utamanya adalah bek tengah kaki kanan, namun ia juga cukup fleksibel untuk dimainkan sebagai bek kanan dalam skema tertentu.

Namanya mulai mencuri perhatian saat menjalani masa peminjaman di Clermont pada musim 2023/24.

Di klub tersebut, Jacquet tampil dalam 17 pertandingan dengan total 1.460 menit bermain, sebuah catatan yang sangat solid untuk pemain seusianya.

Performa itu membuat Rennes memanggilnya kembali pada Januari 2024.

Sejak saat itu, Jacquet perlahan menjelma menjadi bagian penting skuad utama, meski kala itu usianya masih 19 tahun.

Ia juga merupakan langganan tim nasional Prancis kelompok umur dan tampil menonjol di UEFA Euro U-19, membantu Les Bleus menembus partai final.

Jeremy Jacquet kerap disebut sebagai bek modern. Ia agresif saat bertahan, cepat dalam membaca arah serangan lawan, dan berani keluar dari garis pertahanan untuk melakukan pressing.

Statistik menunjukkan ia memiliki angka tekel dan intersepsi per 90 menit yang tinggi, menandakan insting bertahan yang matang.

Kecepatannya juga menjadi keunggulan penting, terutama saat harus menutup ruang di sisi kanan pertahanan.

Dalam membangun serangan, Jacquet tampil tenang dan efisien.

Ia nyaman membawa bola dari belakang, mencatat 0,78 progresif carry dan 0,49 dribel sukses per 90 menit, angka yang tergolong istimewa untuk bek tengah muda.

Tak heran jika gaya bermainnya sering dibandingkan dengan William Saliba dan Gabriel Magalhães, dua pilar utama Arsenal saat ini.

Kombinasi fisik, ketenangan, dan kecerdasan membaca permainan membuat Jacquet terlihat “siap naik level”.

Jacquet tumbuh di lingkungan akademi Rennes yang terkenal produktif.

Ia satu generasi dengan pemain-pemain top seperti Désiré Doué, Mathys Tel, dan Lesley Ugochukwu, yang kini telah lebih dulu mencicipi panggung besar Eropa.

Musim lalu, ia bahkan mencatat rasio aksi progresif tertinggi di antara seluruh pemain U-21 dari tujuh liga top Eropa, sebuah pencapaian yang membuat namanya masuk radar klub-klub Jerman dan Spanyol, selain Premier League.

Chelsea saat ini bergerak paling agresif. Mereka bahkan dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan sang pemain.

Rennes sendiri berada di posisi tawar yang sangat kuat.

Kontrak Jacquet masih berlaku hingga 2029, dan klub Prancis itu enggan melepasnya kecuali mendapat tawaran mendekati 60 juta euro, mendekati rekor penjualan Jeremy Doku ke Manchester City.

Arsenal belum melakukan langkah agresif, namun tetap memantau situasi.

Opsi yang dipertimbangkan The Gunners adalah merekrut Jacquet lalu meminjamkannya kembali ke Rennes, atau menunggu hingga musim panas 2026, dengan risiko kalah cepat dari rival.

Dengan usia muda, pengalaman di Ligue 1, serta jam terbang internasional kelompok umur, Jeremy Jacquet memenuhi hampir semua kriteria bek elite modern.

Ia cepat, kuat, cerdas, dan nyaman dengan bola di kakinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak berlebihan jika banyak pihak menyebutnya sebagai “Saliba berikutnya”.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Baru Putus Rantai Kemiskinan, Program Pendidikan Gratis Presiden Prabowo Mulai Perkuat Pembinaan Siswa

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Baru Putus Rantai Kemiskinan, Program Pendidikan Gratis Presiden Prabowo Mulai Perkuat Pembinaan Siswa

Sekolah Rakyat menjadi program pendidikan gratis Presiden Prabowo untuk anak miskin. Program ini diperkuat dengan pembinaan karakter dan pengembangan siswa.
Tak Dilirik Shin Tae-yong Meski Pernah Tawarkan Diri ke Timnas Indonesia, Nasib Eks Talenta West Ham United Ini Kini Miris

Tak Dilirik Shin Tae-yong Meski Pernah Tawarkan Diri ke Timnas Indonesia, Nasib Eks Talenta West Ham United Ini Kini Miris

Pernah menyatakan minat membela Timnas Indonesia, nasib karier eks talenta Ajax, Anouar El Mhassani, kini justru berubah drastis setelah lama tak memiliki klub.
KNVB Kenang Calvin Verdonk dan Ezra Walian Dulu Berseragam Oranye Belanda

KNVB Kenang Calvin Verdonk dan Ezra Walian Dulu Berseragam Oranye Belanda

​​​​​​​KNVB mengenang Calvin Verdonk dan Ezra Walian yang dulu satu tim di Belanda. Kini keduanya kembali dipertemukan dalam skuad Timnas Indonesia.
Para Pemain Timnas Indonesia Berbondong-bondong Bereaksi usai Miliano Jonathans Resmi Umumkan Cedera ACL, Jay Idzes Beri Respons yang Bikin Merinding

Para Pemain Timnas Indonesia Berbondong-bondong Bereaksi usai Miliano Jonathans Resmi Umumkan Cedera ACL, Jay Idzes Beri Respons yang Bikin Merinding

Miliano Jonathans mengalami cedera ACL saat membela Excelsior di Liga Belanda. Pemain Timnas Indonesia itu mendapat banyak dukungan dari rekan-rekannya di skuad Garuda.
Bagikan 1.500 Makanan dan Takjil untuk Masyakarat di Jakarta, Polri Singgung Soal Mudik

Bagikan 1.500 Makanan dan Takjil untuk Masyakarat di Jakarta, Polri Singgung Soal Mudik

Mabes Polri bersama Jurnalis Trunojoyo membagikan sebanyak 1.500 makanan dan takjil kepada masyarakat Jakarta yang melintas di sekitar Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/3/2026) sore.
Racikan John Herdman: Ini 3 Pemain dengan Usia Tertua di Timnas Indonesia

Racikan John Herdman: Ini 3 Pemain dengan Usia Tertua di Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman mempercayakan 41 pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Dari daftar pemain tersebut, terdapat sejumlah nama
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Persib Bandung menang 3-0 atas Persik Kediri dan tetap di puncak klasemen. Namun Bojan Hodak mendapat kabar buruk karena Patricio Matricardi dipastikan absen.
Panglima TNI Kembali Lakukan Mutasi, Mayjen Lucky Avianto Dipromosikan jadi Pangkogabwilhan III

Panglima TNI Kembali Lakukan Mutasi, Mayjen Lucky Avianto Dipromosikan jadi Pangkogabwilhan III

Panglima TNI mempromosikan Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Pangkogabwilhan III, menggantikan Letjen Bambang Trisnohadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT