MU Incar Cole Palmer, Media Vietnam Sebut Setan Merah Harus Bertindak Nekat
- Reuters/John Sibley
Aturan Tak Tertulis INEOS Terancam Dilanggar
Sejak mengambil alih kendali operasional sepak bola Manchester United, Sir Jim Ratcliffe menerapkan sejumlah prinsip mendasar dalam kebijakan transfer. Salah satu yang paling menonjol adalah penolakan terhadap perekrutan pemain berlabel “Galactico”.
Filosofi ini menempatkan keseimbangan skuad dan keberlanjutan jangka panjang di atas popularitas individu.
Direktur teknik Jason Wilcox bertugas menentukan kerangka permainan, sementara pelatih hanya mengidentifikasi posisi yang perlu diperkuat dan memilih dari daftar kandidat yang telah disiapkan.
Dalam pendekatan tersebut, pemain dengan harga dan gaji ekstrem dipandang berpotensi merusak stabilitas tim, baik secara finansial maupun taktis. Di sinilah nama Palmer menjadi persoalan utama.
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Cole Palmer saat ini mencapai sekitar €120 juta atau sekitar Rp1,96 triliun.. Angka tersebut secara otomatis menempatkannya dalam kategori pemain elite dengan tuntutan finansial tinggi.
Biaya transfer, gaji, serta dampak komersial yang menyertainya membuat Palmer masuk ke dalam profil pemain yang justru ingin dihindari oleh Ratcliffe dalam proyek barunya di Old Trafford.
Kasus Cole Palmer mencerminkan pilihan strategis besar yang kini dihadapi Manchester United. Di satu sisi, Palmer diyakini mampu langsung meningkatkan kualitas tim dan menjadi poros permainan dalam jangka pendek.
Namun di sisi lain, merekrutnya berarti melanggar “aturan tak tertulis” yang menjadi fondasi utama proyek INEOS. Keputusan tersebut berisiko menghidupkan kembali kebiasaan lama MU: ketergantungan pada pemain bintang mahal tanpa perencanaan menyeluruh.
Seperti disorot vietnam.vn, dilema ini tidak semata soal transfer, melainkan menyangkut identitas baru Manchester United. Apakah klub akan tetap setia pada jalur pembangunan berkelanjutan, atau memilih jalan pintas demi trofi dan tekanan kompetisi?
Dengan ketertarikan Palmer yang disebut nyata serta performa MU yang mulai membaik, keputusan ini akan menjadi ujian terbesar bagi Sir Jim Ratcliffe sejak mengambil alih kendali klub.
Melanggar aturan mungkin menghadirkan hasil instan—namun juga berisiko mengorbankan fondasi yang baru saja dibangun. (udn/ind)
Load more