Casemiro Bongkar Perlakuan Ruben Amorim di Manchester United, Sempat Dibuang Kini Pergi Tinggalkan Old Trafford
- Reuters/Jason Cairnduff
Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang senior Casemiro akhirnya buka suara terkait perjalanan emosionalnya bersama Manchester United (MU) musim ini. Pemain asal Brasil tersebut mengungkap bagaimana dirinya sempat tersingkir dari skuad utama sebelum akhirnya bangkit dan kembali menjadi sosok penting di lini tengah Setan Merah.
Didatangkan dari Real Madrid pada 2022 dengan nilai transfer mencapai 70 juta poundsterling, Casemiro kini dipastikan akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim. Keputusan itu diambil setelah kedua pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama, termasuk kontraknya yang bernilai fantastis sebesar 350 ribu poundsterling per pekan.
Situasi Casemiro sempat berada di titik terendah ketika dirinya tidak lagi menjadi pilihan utama pelatih Ruben Amorim. Setelah kekalahan MU dari Newcastle United pada Desember 2024, nama Casemiro perlahan menghilang dari starting line-up dan lebih sering menghuni bangku cadangan.
Bahkan, pemain muda Toby Collyer sempat dipercaya tampil lebih dahulu dibanding mantan bintang timnas Brasil tersebut. Kondisi itu memunculkan spekulasi bahwa karier Casemiro di MU telah berakhir lebih cepat dari perkiraan.
Namun, pengalaman dan mental juara yang dimiliki Casemiro membuatnya tidak menyerah begitu saja. Ia terus bekerja keras dalam latihan hingga akhirnya kembali mendapatkan kepercayaan dan tampil konsisten di sisa musim kompetisi.
Performa impresifnya menjadi salah satu faktor penting keberhasilan MU menembus final Liga Europa musim lalu. Meski gagal juara usai dikalahkan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 1-0, kontribusi Casemiro tetap mendapat apresiasi besar dari publik Old Trafford.
Selain itu, kehadiran Michael Carrick sebagai pelatih sementara juga memberikan pengaruh besar terhadap kebangkitan Man United. Di bawah arahan Carrick, Setan Merah berhasil mencatatkan 10 kemenangan dari 14 pertandingan dan memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.
Dalam wawancara bersama ESPN Brasil, Casemiro mengaku keberhasilannya merebut kembali posisi inti menjadi salah satu pencapaian paling membanggakan sepanjang kariernya. Padahal, ia sudah mengoleksi banyak trofi bergengsi termasuk lima gelar Liga Champions.
"Ini mungkin salah satu pencapaian terbesar saya karena, dengan segala kerendahan hati, hal yang paling wajar adalah mengatakan: 'Hei, pelatih tidak menggunakan saya? Tidak masalah, saya sudah memenangkan banyak gelar dalam karier saya, saya sudah mencapai banyak hal dalam hidup saya dan saya di sini, pelatih tidak ingin mengandalkan saya, biarkan dia pergi dan saya akan tetap di sini.' Tapi tidak," kata Casemiro dikutip dari Sports Mole pada Kamis (7/5/2026).
Load more