Pep Guardiola Bikin Pengakuan Jujur usai Arsenal Kalahkan Manchester City dalam Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
- Action Images via Reuters/Paul Childs
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memberikan ucapan selamat kepada Arsenal yang sukses memastikan diri menjadi juara Liga Inggris musim ini. Gelar tersebut sekaligus mengakhiri dominasi panjang The Citizens dalam beberapa musim terakhir.
Arsenal dipastikan keluar sebagai kampiun setelah mengoleksi total 82 poin dari 37 pertandingan yang telah dijalani. Tim asuhan Mikel Arteta itu unggul empat angka atas Manchester City yang menempati posisi kedua klasemen sementara.
Keberhasilan Arsenal meraih trofi Liga Inggris menjadi pencapaian besar bagi klub asal London tersebut. Selain itu, kesuksesan tersebut juga dianggap sebagai buah dari konsistensi performa mereka sepanjang musim kompetisi berjalan.
Pep Guardiola pun tak ragu memberikan apresiasi kepada rival utamanya dalam perebutan gelar juara musim ini. Pelatih asal Spanyol tersebut menilai Arsenal memang layak keluar sebagai kampiun karena tampil lebih stabil dibandingkan tim lainnya.
"Selamat kepada Arsenal, Mikel Arteta dan staf dan penggemarnya untuk Liga Premier ini, itu sangat pantas," kata Pep Guardiola dalam laman resmi Manchester City, Rabu (20/5/2026).
Manchester City dipastikan gagal mempertahankan mahkota juara setelah hanya bermain imbang 1-1 saat menghadapi AFC Bournemouth pada pekan ke-37. Hasil tersebut membuat peluang The Citizens untuk menyalip Arsenal tertutup sepenuhnya.
Pertandingan melawan Bournemouth sebenarnya menjadi laga krusial bagi Manchester City untuk menjaga asa juara. Namun, hasil imbang membuat mereka harus rela melihat Arsenal mengunci trofi Liga Inggris musim ini.
Meski gagal menjadi juara, Guardiola tetap memberikan penghormatan terhadap perjuangan para pemainnya sepanjang musim. Menurut dia, skuad Manchester City sudah menunjukkan mentalitas luar biasa meski harus menghadapi banyak persoalan.
Pelatih berusia 55 tahun itu menilai para pemain seperti Erling Haaland dan rekan-rekannya tetap tampil kompetitif hingga pekan terakhir kompetisi. Situasi tersebut dinilai Guardiola sebagai bukti bahwa Manchester City tidak pernah menyerah dalam persaingan.
"Pada saat yang sama, selama karier manajer saya ini adalah salah satu tahun di mana kami berjuang paling banyak dengan hal-hal luar biasa yang tidak bisa kami kendalikan. Kami selalu ada dan tidak pernah menyerah," ungkap mantan pelatih Bayern Muenchen tersebut.
Guardiola juga mengakui musim ini memberikan banyak pelajaran penting bagi dirinya maupun tim. Badai cedera yang menghantam sejumlah pemain inti disebut menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi Manchester City.
Walau sempat berada dalam situasi sulit, Manchester City tetap mampu bangkit dan menjaga persaingan gelar hingga akhir musim. Guardiola menilai pengalaman tersebut akan menjadi modal penting untuk menghadapi musim berikutnya.
"Kami belajar banyak musim ini. Apa yang harus kami lakukan untuk menang. Kami harus memenangkan banyak poin, kami harus memiliki keuntungan jika tidak ada situasi yang tidak bisa dikendalikan," kata Guardiola.
Di sisi lain, masa depan Guardiola bersama Manchester City kini mulai menjadi sorotan publik sepak bola Eropa. Pelatih yang telah membawa banyak kesuksesan untuk klub tersebut dikabarkan akan segera mengakhiri kebersamaannya di Etihad Stadium.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa musim ini berpotensi menjadi musim terakhir Guardiola menangani Manchester City. Selama melatih The Citizens, Pep Guardiola tercatat telah mempersembahkan total 20 trofi dari berbagai ajang kompetisi bergengsi.
(igp/rda)
Load more