Efek Vonis Man City Makin Gawat, Investasi Miliaran Poundsterling UEA di Inggris Terancam
- Reuters/Lee Smith
Jakarta, tvOnenews.com - Vonis bersalah terhadap Manchester City mulai menimbulkan efek di luar sepak bola. Uni Emirat Arab (UEA) dikabarkan mempertimbangkan kembali investasi miliaran poundsterling di Inggris.
Salah satu proyek yang berpotensi terdampak adalah koridor Oxford-Cambridge. Kawasan tersebut tengah dikembangkan Inggris sebagai pusat teknologi dan inovasi.
Manchester City memiliki hubungan kuat dengan Abu Dhabi. Pemilik klub, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, merupakan Wakil Presiden sekaligus Wakil Perdana Menteri UEA.
Sheikh Mansour juga merupakan saudara Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Posisi tersebut membuat perkembangan kasus City ikut mendapat perhatian besar.
Ketua Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, juga memiliki peran penting di Abu Dhabi. Ia merupakan salah satu tokoh utama di perusahaan investasi Mubadala.
Mubadala diketahui memiliki investasi besar di Inggris. Sektor yang dibidik mencakup teknologi, infrastruktur, energi bersih, hingga ilmu hayati.
Laporan media Inggris, The Telegraph menyebut kasus Manchester City dapat memengaruhi hubungan investasi kedua negara. Minat UEA terhadap proyek-proyek baru di Inggris disebut mulai dipertimbangkan kembali.
Situasi tersebut muncul setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran serius aturan keuangan Premier League. Kasus tersebut mencakup periode musim 2009/2010 hingga 2017/2018.
Komisi independen juga menyoroti sejumlah kesepakatan komersial Manchester City. Beberapa transaksi dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
Premier League menilai skema tersebut membuat pendapatan City terlihat lebih tinggi. Di saat bersamaan, sejumlah biaya klub dinilai menjadi lebih rendah.
Manchester City menolak keputusan tersebut. Klub kemudian resmi mengajukan banding terhadap putusan komisi independen.
Di tengah proses banding, hubungan pemerintah Inggris dengan Abu Dhabi ikut menjadi sorotan. Khaldoon Al Mubarak dilaporkan sempat bertemu Menteri Bisnis Inggris Jonathan Reynolds.
Pertemuan tersebut berlangsung di Downing Street sebelum putusan kasus City diumumkan. Namun, pemerintah Inggris menyatakan masalah Manchester City tidak dibahas.
Sebelumnya, Inggris juga aktif menarik investor Abu Dhabi ke proyek Oxford-Cambridge. Tim investasi Mubadala bahkan sempat diundang untuk melihat potensi proyek tersebut.
Load more