Pep Guardiola Bikin Kejutan, Siap Kembali ke Etihad saat Man City Dilanda Krisis Besar
- Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester City bakal mendapat dukungan spesial di tengah situasi sulit yang sedang mereka hadapi. Mantan pelatih The Citizens, Pep Guardiola, dilaporkan berencana kembali ke Stadion Etihad.
Guardiola diperkirakan hadir ketika Manchester City menjamu Paris Saint-Germain pada lanjutan Liga Champions, Rabu (14/10/2026). Laporan Mirror menyebut pelatih asal Spanyol tersebut telah memberi tahu petinggi City bahwa dirinya ingin "bersama orang-orangnya".
Kehadiran Guardiola bakal menjadi sorotan karena menjadi salah satu kunjungan pertamanya ke Etihad setelah meninggalkan kursi pelatih pada akhir musim lalu. Dia sebelumnya memilih beristirahat dari aktivitas sepak bola dan menghabiskan waktu di Barcelona.
Rencana tersebut muncul ketika Manchester City berada dalam tekanan besar akibat kasus pelanggaran aturan keuangan Premier League. Komisi independen menyatakan City bersalah atas dakwaan serius terkait regulasi finansial periode 2009 hingga 2018 serta mayoritas tuduhan kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan.
Manchester City membantah melakukan kesalahan dan telah resmi mengajukan banding terhadap putusan tersebut. Klub menilai terdapat kesalahan material dalam hukum, prinsip, dan fakta yang digunakan dalam keputusan komisi.
Guardiola sendiri sudah lebih dahulu menunjukkan dukungannya kepada mantan klub melalui media sosial.
"Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya ada di sini; lebih dari sebelumnya," kata Guardiola.
"Saya selalu mendukung klub saya, pemilik saya, ketua saya, Ferran (Soriano, CEO), para pemain, staf, Enzo (Maresca) dan Anda, para pendukung kami yang unik. Izinkan saya menegaskan - kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua," lanjutnya.
Guardiola menangani Manchester City sejak 2016 hingga 2026. Selama satu dekade di Etihad, pelatih asal Catalunya tersebut mempersembahkan 20 trofi dan membawa City memasuki salah satu periode tersukses dalam sejarah klub.
Namun, kasus finansial yang kini dihadapi City membuat periode kejayaan tersebut kembali mendapat sorotan. Sebagian periode yang diperiksa Premier League memang beririsan dengan tahun-tahun awal Guardiola menangani The Citizens.
Sementara itu, Manchester City tetap bersikeras tidak bersalah dalam proses hukum yang berlangsung.
Load more