News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Selebrasi 'Makan Bang', 800 Ribu Orang Tanda Tangan Petisi Minta Wasit Piala Asia Dibekukan

Keputusan Alireza Faghani dalam memimpin laga 16 besar Piala Asia ini berujung kontroversi setelah memberikan kartu merah pada striker Irak, Aymen Hussein. 
Selasa, 6 Februari 2024 - 09:44 WIB
Wasit Alireza Faghani menjadi sorotan atas keputusan kontroversial di laga Irak kontra Yordania
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Sebanyak 800 ribu orang telah menandatangani petisi untuk pembekuan wasit Iran berpaspor Australia, Alireza Faghani atas kepemimpinannya di laga Irak kontra Yordania di babak 16 besar Piala Asia

Keputusan Alireza Faghani berujung kontroversi setelah memberikan kartu merah pada striker Irak, Aymen Hussein

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini berawal dari ketika Irak menghadapi yordania di babak 16 besar Piala Asia 2023. Saat itu, Yordania melakukan selebrasi dengan duduk bersama dan bergestur seperti tengah makan bersama ketika Yazan Al Naimat mencetak gol penyeimbang. 

tvonenews

Aymen Hussein kemudian mencetak gol yang membawa Irak unggul 2-1 untuk sementara. Melakukan selebrasi yang sama, Alireza Faghani justru memberikan kartu kuning kedua alias kartu merah pada Aymen Hussein. 

Hal ini membuat Yordania melawan Irak yang berisi 10 pemain. Dua gol pun bersarang ke gawang Irak pada menit tambahan akhir pertandingan. 

Irak pun tersingkirkan dari Piala Asia dan berujung pada keributan tak hanya di dalam tapi juga di luar lapangan. 

Dilansir dari laman Inside World Football, petisi pun dilakukan melalui laman Chareg. Wasit Alireza Faghani dianggap melakukan penyalahgunaan keputusan karena tak seharusnya memberikan kartu kuning kedua pada Aymen Hussein. 

Kritikan pun semakin besar karena Yordania yang melakukan selebrasi serupa tak mendapatkan peringatan dari sang wasit. 

Usai pertandingan pelatih Irak Jesus Casas pun melakukan kritik atas wasit tersebut. Dia menyebut kecewa atas keputusan wasit karena membuat pemainnya mandi lebih cepat. 

"Kami melihat Yordania melakukan cara yang sama dan wasit tak memberikan kartu apapun. Momen kartu merah (pada Aymen Hussen) membuat kami terpaksa melakukan perubahan pada pertahanan dimana seharusnya kami tak melakukan itu," kata Jesus Casas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya berimbas wasit, Federasi Sepak Bola Australia pun terkena dampak karena mendapatkan tekanan di sosial media mereka. 

Dalam pernyataannya, Federasi Australia membela Alireza Faghani dengan memberikan dukungan penuh. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT