News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Martunis Anak Angkat Cristiano Ronaldo? Awalnya Disanjung Kini Banjir Kritik dari Netizen

Cristiano Ronaldo sampai menyempatkan diri datang ke Indonesia. Dia begitu prihatin dengan nasib Martunis yang menjadi korban tsunami Aceh pada 2004 silam.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 10 April 2024 - 06:00 WIB
Masih Ingat Martunis Anak Angkat Cristiano Ronaldo? Awalnya Disanjung Kini Banjir Kritik dari Netizen
Sumber :
  • Kolase/Tvonenews.com/Instagram/Martunis Ronaldo

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Martunis viral ketika musibah tsunami melanda Serambi Mekkah pada 2004 silam. Pemuda asal Aceh itu kemudian menjadi sorotan banyak pihak setelah diangkat anak oleh Cristiano Ronaldo. 

Ronaldo menaruh rasa ibanya kepada Martunis yang kehilangan anggota keluarga akibat tsunami. Kala itu Martunis kecil baru berusia delapan tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Martunis mendapat simpati Ronaldo karena mengenakan jersey legenda Timnas Portugal, Rui Costa, ketika tsunami menerjang Aceh. 

Ronaldo pun sampai menyempatkan diri datang ke Indonesia, demi memberikan langsung bantuan kepada Martunis dan mengangkatnya sebagai anak.

Kebaikan hati Ronaldo dirasakan Martunis. Berbagai fasilitas hingga pendidikan diberikan kepada Martunis untuk menunjang hidupnya. 

"Apa pun yang saya minta waktu itu langsung dikasih sama dia kalau tinggal di Portugal," kata Martunis dikutip dari YouTube deHakims Story. 

Ronaldo pun memberikan banyak wasiat kepada Martunis agar bisa meraih sukses pada masa depan. 

"Harus dengerin apa kata dia. Harus kerja keras, dia melarang untuk saya keluar malam, ke diskotik, minum alkohol," kata Martunis. 

Kisah Martunis pun mendapat banyak sanjungan pada masanya. Dia berhasil meraih simpati publik lantaran beruntung mendapat atensi bintang dunia sekelas Ronaldo. 

Namun, simpati publik kepada Martunis mulai memudar. Gaya hidupnya yang sering mengunggah foto-foto Ronaldo menuai banyak kritik. 

Sejumlah netizen menilai Martunis hanya memanfaatkan nama besar Ronaldo meraih popularitas. 

"Ronaldo kayaknya suka prang yang berprestasi ketimbang mengagungkan nama baiknya untuk kesuksesannya," ujar netizen @codewith.kotlin merespons unggahan Martunis di Instagram. 

"Bang cukup bang, kalau memang bangga cukup simpan dan buktiin bisa buktiin karier meningkat tanpa bawa-bawa Ronaldo," ujar akun @terezasasmitha. 

"Bawa-bawa Ronaldo mulu," kata netizen @ach_elchoir. 

Meski banyak yang mengkritik, Martunis juga masih mendapat banyak simpati dari netizen Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Martunis sampai didoakan agar meraih sukses pada masa mendatang. 

"Setidaknya Martunis pernah menjadi anak yang beruntung bertemu langsung dengan Ronaldo dan dikasih kesempatan untuk menimba ilmu sepak bola di Portugal. Dia juga tidak lupa terhadap orang yang mengangkat derajatnya, semangat Martunis," ujar @adysetiawan_duatigafans. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT