News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Masuk Rencana Allegri, Gelandang Serba Bisa AC Milan Ini Kian Dekat Hengkang dari San Siro Musim Panas Ini

Masa depan Yunus Musah bersama AC Milan tampaknya mulai menemui titik terang, namun bukan untuk bertahan di San Siro.a
Selasa, 24 Juni 2025 - 20:15 WIB
Pemain AC Milan, Yunus Musah
Sumber :
  • AC Milan

Jakarta, tvOnenews.com – Masa depan Yunus Musah bersama AC Milan tampaknya mulai menemui titik terang, namun bukan untuk bertahan di San Siro.

Gelandang asal Amerika Serikat itu dikabarkan bakal dilepas pada bursa transfer musim panas ini, seiring performanya yang tak kunjung memenuhi ekspektasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musah sebenarnya tidak memiliki masalah personal dengan klub. Namun, selama satu tahun terakhir, sang pemain dinilai gagal menunjukkan perkembangan yang diharapkan.

Manajemen AC Milan pun mulai mempertimbangkan menjual pemain yang bisa berposisi sebagai gelandang maupun fullback tersebut, selagi nilai pasarnya masih menjanjikan.

Sempat dikaitkan dengan Napoli, Musah kini disebut lebih dekat menuju Premier League.

Situasi transfer Zambo-Anguissa yang belum jelas membuat Napoli sulit melanjutkan ketertarikan mereka, sehingga membuka peluang bagi klub-klub Inggris untuk masuk.

Menurut laporan dari SportMediaset, West Ham United kini menjadi klub terbaru yang menunjukkan minat serius terhadap Musah.

Bagi Musah, kembali ke Inggris bukan hal yang asing. Ia sempat menimba ilmu di akademi Arsenal, bahkan pernah memperkuat tim nasional junior Inggris, sebelum akhirnya memilih membela Amerika Serikat di level senior.

Karena itu, Premier League bisa menjadi tempat ideal untuk menghidupkan kembali kariernya.

Pelatih baru Milan, Massimiliano Allegri, dikabarkan tidak memasukkan nama Musah dalam rencana utama untuk musim depan.

Artinya, pintu keluar terbuka lebar bagi sang gelandang, yang diperkirakan tak akan mendapat banyak menit bermain jika tetap bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, semua mata tertuju pada negosiasi yang akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Jika kesepakatan tercapai, Musah berpeluang kembali ke Inggris dan membuka lembaran baru bersama West Ham atau klub Premier League lainnya.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.
Kapolri Ancam Pelaku Karhutla dengan 3 Undang-undang

Kapolri Ancam Pelaku Karhutla dengan 3 Undang-undang

pihak yang terbukti menyebabkan karhutla dapat menghadapi jerat hukum dari sejumlah ketentuan sekaligus, tergantung hasil penyidikan dan fakta yang ditemukan di lapangan.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Pemerintah bergerak melakukan berbagai mitigasi penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut sebanyak tujuh bandara ditutup sementara sehingga tidak ada jadwal penerbangan. 

Trending

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.
UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri tersebut digugat oleh Syamsul Jahidin selaku pemohon perkara Nomor 324/PUU-XXIV/2026 yang menyoal tentang petugas Satpam menjadi kewenangan Kapolri.
Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Tangkal Penyebaran Abu Vulkanik, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Pemerintah bergerak melakukan berbagai mitigasi penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

Upacara bendera tiba-tiba berubah menjadi unjuk rasa ratusan siswa yang menuntut klarifikasi oknum guru SMAN 1 Pamanukan yang diduga telah melakukan pencabulan.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut sebanyak tujuh bandara ditutup sementara sehingga tidak ada jadwal penerbangan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT