GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duh! Juventus Bermasalah Lagi, Kini Terancam Sanksi Berat hingga Dicoret dari Kompetisi Eropa Akibat Langgar FFP

Kabar buruk kembali menghampiri Juventus. Klub raksasa Serie A itu resmi diselidiki oleh UEFA terkait dugaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP).
Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:20 WIB
Wasit Antonio Rapuano pimpin laga Juventus kontra Hellas Verona
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com – Kabar buruk kembali menghampiri Juventus. Klub raksasa Serie A itu resmi diselidiki oleh UEFA terkait dugaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) yang terjadi dalam periode 2022 hingga 2025.

Penyelidikan ini dilakukan oleh Club Financial Control Body (CFCB) UEFA, lembaga yang bertugas mengawasi kepatuhan keuangan klub peserta kompetisi Eropa. Fokus utama penyelidikan adalah potensi manipulasi laporan keuangan serta pelanggaran terhadap Football Earnings Rule, aturan baru dalam sistem FFP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juventus telah mengonfirmasi bahwa mereka menjadi subjek penyelidikan tersebut dalam laporan keuangan terbaru. Klub asal Turin itu juga menyebut bahwa hasil akhir dari proses ini kemungkinan akan diumumkan pada musim semi 2026.

Menurut laporan media Italia IlBianconero, jika terbukti bersalah, Juventus berisiko menerima sanksi berat dari UEFA. Bentuk hukumannya bisa berupa denda besar, pembatasan pendaftaran pemain baru, atau penerapan batas gaji bagi pemain anyar di ajang Eropa.

Skenario terburuk yang mungkin dihadapi adalah larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa. Situasi ini mengingatkan pada sanksi yang pernah mereka terima pada 2023, ketika Juventus dilarang berpartisipasi di UEFA Conference League akibat dugaan pelanggaran akuntansi.

Media Calciomercato menambahkan, UEFA juga bisa menjatuhkan pembatasan jumlah pemain dalam skuad serta mengawasi ketat aktivitas keuangan klub. Bahkan, tak menutup kemungkinan Juventus akan mengalami pembekuan transfer sementara demi memastikan kepatuhan terhadap regulasi.

Meski begitu, manajemen Juventus bersikeras telah menjalankan aturan dengan benar. Mereka menegaskan bahwa rasio biaya skuad untuk tahun 2024 sudah sesuai ketentuan dan masih berada dalam batas aman untuk tahun 2025.

Pihak klub juga memastikan akan bekerja sama penuh dengan UEFA selama proses investigasi berlangsung. Mereka ingin membuktikan bahwa seluruh laporan keuangan telah disusun secara transparan dan sesuai standar yang berlaku.

Namun, penyelidikan ini jelas menambah tekanan bagi manajemen Juventus yang tengah berusaha menstabilkan kondisi finansial klub. Setelah beberapa tahun diterpa masalah di luar lapangan, tim berjuluk Bianconeri itu kini kembali berada di bawah sorotan tajam.

Situasi ini juga bisa berdampak pada rencana jangka panjang Juventus di kancah Eropa. Jika sanksi berat dijatuhkan, bukan hanya reputasi yang terancam, tetapi juga daya saing mereka dalam merekrut pemain bintang di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, seluruh mata tertuju pada hasil penyelidikan yang dilakukan UEFA. Juventus wajib membuktikan bahwa mereka telah belajar dari kesalahan masa lalu dan siap menjalankan manajemen klub dengan lebih transparan dan berintegritas.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Sejarah baru tercipta di kancah sepak bola tanah air setelah Persib Bandung berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus menyita pandangan luas dari publik.

Trending

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT