News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menolak Meredup usai Dilarang FIFA, Pemain Keturunan yang Nyaris Bela Timnas Indonesia Ini Terus-terusan Cetak Gol di Eropa 

Pemain keturunan yang nyaris membela Timnas Indonesia ini terus-terusan mencetak gol di Eropa. Dia seakan membuktikan diri setelah dilarang FIFA membela skuad Garuda.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 23:15 WIB
Pemain Keturunan yang Nyaris Bela Timnas Indonesia, Mauresmo Hinoke, Terus-terusan Cetak Gol di Eropa 
Sumber :
  • Instagram/Mauresmo Hinoke

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan yang nyaris membela Timnas Indonesia ini terus-terusan mencetak gol di Eropa. Dia seakan membuktikan diri setelah dilarang FIFA membela skuad Garuda.

PSSI sudah banyak menaturalisasi pemain keturunan yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat Timnas Indonesia. Program jangka pendek itu dilakukan demi mendongkrak performa skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain diaspora yang berhasil dinaturalisasi yang kini ada di skuad Timnas Indonesia mulai dari Jordi Amat, Jay Idzes hingga Maarten Paes. Untuk nama terakhir, ada Miliano Jonathans.

Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans
Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia berbicara banyak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bahkan, membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.

Namun, takdir berkata lain, Timnas Indonesia harus rela tumbang dua kali dari Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1. Dua kekalahan tersebut memasuki nasib skuad Garuda gagal melaju ke putaran final panggung dunia.

Setelah mimpi Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 sirna, ada sejumlah agenda bergengsi yang harus dihadapi ke depan. Mulai dari Piala Asia 2027 hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Untuk itu, skuad Garuda nampaknya masih membutuhkan amunisi tambahan, khususnya di lini depan. Hal itu terbukti karena dalam dua laga terakhir masih kesulitan mencetak gol melalui open play.

Tak ada salahnya PSSI kembali menaturalisasi pemain bertipikal menyerang pada masa depan. Hal itu guna meningkatkan daya gedor serangan Timnas Indonesia dan meraih prestasi di level internasional.

Sebelumnya, PSSI hampir menaturalisasi winger keturunan agresif yang kini memperkuat TOP Oss, Mauresmo Hinoke. Pemain berusia 20 tahun itu merupakan pemain berdarah Maluku. 

Pemain kasta kedua Liga Belanda (Eerste Divisie) 2025-2026 itu sempat diproyeksikan akan dinaturalisasi PSSI demi mempersolid Timnas Indonesia U-20. Tepatnya untuk Piala Asia U-20 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, proses naturalisasi Mauresmo Hinoke berbarengan dengan Tim Geypens dan Dion Markx. Namun, pemain keturunan Belanda tersebut batal dinaturalisasi karena dilarang oleh aturan FIFA.

Pasalnya, darah keturunan Indonesia Mauresmo Hinoke berasal dari generasi keempat, yaitu buyut. Garis keturunan keempat itu tidak memenuhi regulasi FIFA terkait naturalisasi pemain.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT