Bisa Main di Liga Champions, Ini Alasan Emil Audero Tetap Terhitung Homegrown Italia meski Sudah Dinaturalisasi Indonesia
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tetap terhitung sebagai pemain homegrown atau lokal Italia. Hal ini memungkinkan dirinya membela Como 1907 di Liga Champions pada musim depan.
Masa depan sang penjaga gawang berusia 29 tahun dipertanyakan menjelang bursa transfer musim panas. Sebab, Cremonese gagal mempertahankan diri di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
I Grigiorossi dipastikan terdegradasi ke kasta kedua Liga Italia, Serie B, usai kekalahan telak dengan skor 1-4 dari Como 1907 pada Senin (25/5/2026) dini hari tadi WIB. Mereka finis di peringkat ke-18 klasemen akhir Liga Italia musim ini.
Audero hanya dipinjam selama semusim oleh Cremonese dari Como. Ada opsi untuk dipermanenkan, namun itu tampaknya takkan diaktifkan karena Grigiorossi gagal bertahan di kasta tertinggi Liga Italia.
Audero akan dikembalikan kepada klub pemiliknya, Como. Beruntungnya, I Lariani berhasil mengklaim tiket ke Liga Champions berkat kemenangan atas Cremonese.
Tim asuhan Cesc Fabregas mengoleksi 71 poin dari 38 laga. Mereka menggeser AC Milan yang menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari Cagliari pada pertandingan terakhir.
Kini, Como dibuat kelimpungan oleh jatah pemain lokal Italia alias homegrown. Berdasarkan aturan UEFA, mereka perlu mendaftarkann skuad yang berisikan 25 tim, dengan delapan di antaranya adalah pemain homegrown.
Como tidak mengandalkan para pemain lokal Italia di musim ini. Di skuad Fabregas saat ini, hanya ada Edoardo Goldaniga yang berstatus pemain Italia.
Skuad Como dipenuhi oleh para pemain asing. Alhasil, I Lariani pun dirumorkan bakal berburu pemain lokal berkualitas pada bursa transfer musim panas mendatang.
Dua pemain Juventus, Andrea Cambiaso dan Fabio Miretti, dilaporkan masuk dalam daftar buruan. Namun selain itu, Como juga bisa mempertahankan pemain yang sudah ada.
Emil Audero menjadi salah satu di antaranya. Sang penjaga gawang berusia 29 tahun tetap dihitung sebagai pemain homegrown sekalipun sudah menyandang predikat pemain Timnas Indonesia pada saat ini.
Sebab, berdasarkan aturan Italia, pemain homegrown tidak berkaitan dengan kewarganegaraan. Pemain homegrown adalah mereka yang menghabiskan tiga musim atau 36 bulan di kancah Liga Italia sebelum usianya 21 tahun.
Load more