Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Dewa United Ngeluh Tak Ada VAR di AFC Challenge League ‎usai Ditahan Phnom Phen Crown, Jan Olde: Ini Sangat Aneh!

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengeluhkan tak adanya fasilitas Video Assistant Referee (VAR) di AFC Challenge League 2025-2026. Hal itu ia sampaikan usai meraih hasil imbang kontra Phnom Phen Crown FC. 
Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:28 WIB
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengeluhkan tak adanya fasilitas Video Assistant Referee (VAR) di AFC Challenge League 2025-2026. Hal itu ia sampaikan usai meraih hasil imbang kontra Phnom Phen Crown FC. 

‎Dewa United harus puas dengan hanya berbagi angka usai bermain imbang 1-1 menghadapi tamunya asal Kamboja, Phnom Penh Crown FC. Ini merupakan matchday pertama Grup E AFC Challenge League 2025-2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pertandingan itu sendiri berlangsung pada Minggu (26/10/2025) malam WIB. Stadion Indomilk Arena, Tangerang ditunjuk menjadi venue kompetisi tim-tim Asia tersebut. 

Dewa United Vs Phnom Penh Crown di AFC Challange League
Dewa United Vs Phnom Penh Crown di AFC Challange League
Sumber :
  • Dewa United

 

‎Dewa United pada awalnya mampu unggul terlebih dahulu melalui Egy Maulana Vikri di menit 71. Namun, Phnom Penh Crown FC mampu membalas usai gol dari Moses Dyer lima menit kemudian. 

‎Usai laga, Jan Olde menilai bahwa Dewa United seharusnya mampu memenangkan laga tersebut. Menurutnya, tim berjuluk Banten Warriors telah menciptakan banyak peluang, khususnya di babak pertama. 

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

‎"Saya pikir bagi kami hanya ada satu kesimpulan, yaitu kami seharusnya memenangkan pertandingan. Saya pikir mereka memiliki tim yang cukup bagus," ujar Jan Olde. 

‎"Tidak mudah menemukan peluang. Tapi Anda sudah melihat di babak pertama bahwa kami menciptakan mungkin 7, 8 peluang untuk mencetak gol," tambahnya. 

‎Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu turut menyoroti terkait keuntungan bagi Dewa United. Hal itu merujuk kepada Phnom Phen Crown FC yang hanya bermain dengan 10 orang sejak menit ke-66. 

‎Hal itu terjadi ketika laga berjalan di babak kedua. Saat itu, Devit Yem dianggap melanggar Egy Maulana Vikri secara keras sehingga diganjar kartu merah oleh wasit dan langsung diusir keluar lapangan. 

‎Jan Olde menilai bahwa pada momen itu, Dewa United sempat memberikan tekanan. Hasilnya, satu gol pun tercipta dan membuat skuadnya sempat unggul. 

‎"Tetapi itu juga sepak bola, saya 44 tahun di sepak bola profesional. Jelas bahwa terkadang Anda juga harus, tidak terlalu sulit, tidak berlatih, tetapi terkadang Anda harus membalikkannya dengan sedikit keberuntungan," kata Jan Olde. 

‎"Lalu Anda lihat, akhirnya Anda mencetak gol. Kami memberikan sedikit lebih banyak tekanan karena mereka bermain dengan 10 orang. Dan kemudian salah satu pemain kami, Alta, keluar. Dan kemudian Anda melihat momen kecil itu, itu bahkan bukan disorganisasi, tetapi kemudian mereka mencetak gol 1-1," lanjutnya. 

‎Selain itu, Jan Olde turut menyuruti keputusan AFC yang tak menggunakan VAR dalam kompetisi tersebut. Termasuk laga Dewa United kontra tim Kamboja itu digelar tanpa adanya VAR. 

‎Saat hendak meninggalkan ruangan konferensi pers, Jan Olde sempat berceloteh jika tempat tersebut bisa digunakan sebagai VAR Room. Ia menilai, sangat aneh jika laga sekelas tim-tim Asia tidak menggunakan VAR. 

‎"Mungkin VAR untuk pertandingan berikutnya. Karena untuk laga-laga ini, saya pikir anda harus memiliki VAR," kata Jan Olde. 

‎"Itu pendapat pribadi saya, ini sangat aneh. Tetapi oke, terima kasih banyak," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, hasil imbang itu membuat Dewa United berada di posisi kedua Grup E dengan satu poin. Selanjutnya, wakil Indonesia tersebut akan bertemuTainan City (Taiwan) pada 29 Oktober dan Shan United (Myanmar) pada 1 November.. 

‎(igp/yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK Terkait Gratifikasi Pengadaan Barang

Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK Terkait Gratifikasi Pengadaan Barang

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Ma'ruf Cahyono resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026).
Kejagung Masih Tunggu Hasil Penyelidikan Polri Soal Geledah 12 Lokasi di Jakarta-Sentul

Kejagung Masih Tunggu Hasil Penyelidikan Polri Soal Geledah 12 Lokasi di Jakarta-Sentul

Kejaksaan Agung angkat bicara mengenai penggeledahan di 12 lokasi yang dilakukan Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya.
FIVB Cabut Larangan Aktivitas Voli Rusia, Tempati Papan Atas Ranking Dunia Hingga Peluang Lolos Olimpiade Los Angeles

FIVB Cabut Larangan Aktivitas Voli Rusia, Tempati Papan Atas Ranking Dunia Hingga Peluang Lolos Olimpiade Los Angeles

Keputusan FIVB ini diumumkan setelah organisasi induk dunia, Komite Olimpiade Internasional (IOC) merekomendasikan seluruh federasi olahraga dunia untuk menghapus sisa pembatasan terhadap atlet Rusia.
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Berkat Koordinasi Intensif Kemenlu dan KBRI Teheran

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Berkat Koordinasi Intensif Kemenlu dan KBRI Teheran

Kapal Pertamina Pride mulai bergerak dari Teluk Arab pada Selasa 7 Juli 2026 pukul 13.00 waktu Dubai ,hingga akhirnya berhasil melintasi area kritikal serta Selat Hormuz.
Perkuat Dampak Jaminan Sosial melalui PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Pekerja

Perkuat Dampak Jaminan Sosial melalui PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Pekerja

Bersama Bank NTB Syariah, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pelatihan, pendampingan, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan kepada 52 penerima manfaat.
Jembatan Kereta Api Penghubung Iran ke China dan Rusia Diserang AS

Jembatan Kereta Api Penghubung Iran ke China dan Rusia Diserang AS

Sebuah jembatan rel kereta api strategis di Iran utara yang menghubungkan negara itu dengan China dan Rusia, diserang oleh Amerika Serikat.

Trending

Temui Forum Guru dan Tenaga Kependidikan, Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Beri Kepastian Status PPPK Paruh Waktu

Temui Forum Guru dan Tenaga Kependidikan, Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Beri Kepastian Status PPPK Paruh Waktu

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsuridjal menerima perwakilan sejumlah guru dan tenaga kependidikan nasional di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026).
Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026: Pameran, Forum dan SAR Challenge

Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026: Pameran, Forum dan SAR Challenge

Gelaran IISAR 2026 dilaksanakan di Nusantara International Convention Exhibiton (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang.
3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba ketiban durian runtuh pada 10 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat ini, siapa yang paling beruntung?
Setelah Gelombang Serangan Baru AS, Iran Sebut Selat Hormuz Hanya Dibuka Sesuai Aturan Iran

Setelah Gelombang Serangan Baru AS, Iran Sebut Selat Hormuz Hanya Dibuka Sesuai Aturan Iran

Setelah gelombang serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menegaskan, Selat Hormuz hanya akan dibuka sesuai aturan Iran dan bukan karena ancaman dari AS.
FBI Periksa Federasi Sepakbola Argentina di Tengah Piala Dunia 2026, AFA Diduga Lakukan Pencucian Uang di AS

FBI Periksa Federasi Sepakbola Argentina di Tengah Piala Dunia 2026, AFA Diduga Lakukan Pencucian Uang di AS

Di tengah perjuangan Tim Tango pada gelaran Piala Dunia 2026, belakangan mencuat kembali kabar terkait diperiksanya Federasi Sepakbola Argentina (AFA) oleh FBI.
Calvin Verdonk Sukses Bersama Lille, NEC Nijmegen Pecahkan Rekor Transfer pada Pemain yang Susul Bek Timnas Indonesia

Calvin Verdonk Sukses Bersama Lille, NEC Nijmegen Pecahkan Rekor Transfer pada Pemain yang Susul Bek Timnas Indonesia

Calvin Verdonk mengantarkan Lille ke peringkat ketiga klasemen akhir Liga Prancis musim 2025-2026 dan berpeluang lolos ke Liga Champions melalui jalur kualifikasi.
3 Shio yang Cintanya Paling Bergetar di Jumat 10 Juli 2026, Kelinci Paling Bikin Kaget

3 Shio yang Cintanya Paling Bergetar di Jumat 10 Juli 2026, Kelinci Paling Bikin Kaget

Ramalan cinta 12 shio Jumat 10 Juli 2026 sudah hadir! Ada 3 shio yang cintanya paling bergetar besok, cek shiomu sekarang dan siapkan hatimu untuk kejutan manis!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT