Mulai Curi Perhatian, Bek Monster Inter Seharga Rp608 Miliar Berpotensi Starter Lawan AC Milan di Derby della Madonnina
- Inter.it
Jakarta, tvOnenews.com – Yann Bisseck dilaporkan berada dalam posisi terdepan untuk tampil sebagai starter pada laga panas Serie A antara Inter Milan dan AC Milan akhir pekan ini. Situasi tersebut menempatkannya sedikit lebih unggul dibanding Francesco Acerbi yang selama ini menjadi andalan di lini belakang.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, pelatih Cristian Chivu cenderung memberikan kepercayaan kepada bek asal Jerman tersebut. Keputusan ini menjadi sinyal bahwa Inter ingin mengedepankan kecepatan dalam duel bertempo tinggi melawan rival sekota mereka.
Musim ini sejatinya tidak dimulai dengan mulus bagi Bisseck, yang hanya tampil sebagai starter di satu dari delapan laga awal Serie A. Kondisi itu sempat memunculkan keraguan mengenai perannya di skuad utama Inter.
Namun, pemain berusia 24 tahun itu mampu memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan Chivu. Ia tampil solid dalam dua laga beruntun melawan Fiorentina dan Hellas Verona sehingga kembali masuk radar pilihan utama.
Setelahnya, Bisseck memang kembali menghuni bangku cadangan saat menghadapi Lazio. Meski demikian, performanya di laga-laga sebelumnya tampaknya meninggalkan kesan kuat bagi sang pelatih.
Di sisi lain, Acerbi sebenarnya menunjukkan performa impresif ketika menghadapi mantan klubnya. Penampilan tersebut menegaskan bahwa pemain berusia 37 tahun itu masih dapat diandalkan di laga-laga besar.
Kendati demikian, Chivu diyakini mempertimbangkan aspek kecepatan di lini belakang saat bersua Milan. Pasukan Stefano Pioli dikenal memiliki ancaman eksplosif dari sektor sayap melalui Rafael Leão dan Christian Pulisic.
Kedua pemain tersebut memiliki akselerasi tinggi yang mampu menembus pertahanan dalam situasi satu lawan satu. Hal itu membuat sosok bek dengan mobilitas kuat seperti Bisseck menjadi sangat dibutuhkan.
Bisseck dinilai memiliki kombinasi fisik, kecepatan, serta kemampuan duel yang ideal untuk meredam ancaman para penyerang Milan. Ia juga dianggap mampu menjaga intensitas sepanjang 90 menit dalam duel yang biasanya berlangsung keras.
Dengan pertimbangan tersebut, Chivu diperkirakan akan menurunkan Bisseck bersama Manuel Akanji dan Alessandro Bastoni dalam formasi tiga bek. Kombinasi ini diyakini mampu memberikan keseimbangan antara kekuatan fisik, kecepatan, dan distribusi bola dari lini belakang.
Inter berharap keputusan itu bisa memberikan kestabilan pertahanan pada derby yang selalu dipenuhi tensi tinggi. Laga ini juga akan menjadi ujian penting bagi Bisseck untuk menunjukkan kualitasnya di panggung terbesar Serie A.
Jika mampu tampil solid, posisinya sebagai starter berpotensi semakin kokoh untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Kesempatan besar kini berada di tangannya untuk membuktikan diri sebagai salah satu pilar masa depan Inter.
(sub)
Load more