News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senasib dengan Mees Hilgers, Eks Akademi Inter Milan Ini Sampai Harus Pensiun dari Sepak Bola

Mantan bek akademi Inter Milan, Zinho Vanheusden, resmi mengumumkan pensiun pada usia 26 tahun setelah perjalanan kariernya terus diguncang cedera berat.
Sabtu, 22 November 2025 - 16:55 WIB
Mantan Pemain Inter Milan, Zinho Vanheusden
Sumber :
  • https://standard.be/fr

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan bek akademi Inter Milan, Zinho Vanheusden, resmi mengumumkan pensiun pada usia 26 tahun setelah perjalanan kariernya terus diguncang cedera berat. Keputusan ini menutup salah satu kisah paling menyedihkan dari pemain yang pernah digadang-gadang menjadi bek masa depan Eropa.

Vanheusden memilih berhenti setelah mengalami robekan ACL untuk ketiga kalinya dan merasa tubuhnya tidak lagi mampu menahan beban kompetisi. Ia menegaskan bahwa kelanjutan kariernya “sudah tidak mungkin dilakukan” demi menjaga kesehatan jangka panjangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cedera ACL yang ia alami mirip dengan nasib pemain timnas Indonesia, Mees Hilgers, yang juga sedang menjalani masa pemulihan akibat cedera serupa. FC Twente menjelaskan bahwa Hilgers mengalami cedera ligamen cruciatum atau kruisband saat sesi latihan pekan ini dan kini harus menepi.

“Mees Hilgers mengalami cedera lutut saat menjalani sesi latihan pekan ini. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa cedera tersebut merupakan cedera ligamen cruciatum atau kruisband,” tulis FC Twente dalam pernyataannya. “Kami mendoakan agar Mees cepat pulih dan kuat menjalani masa pemulihan!” tambah keterangan klub.

Sementara itu, Vanheusden sendiri memulai perjalanan sebagai remaja berbakat ketika bergabung dengan akademi Inter Milan. Label pemain potensial sempat melekat kuat padanya, terutama saat ia disebut sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa.

Namun harapan itu pelan-pelan meredup karena serangkaian cedera serius yang terus menahannya untuk berkembang. Ia mengaku keputusan pensiun diambil setelah “22 tahun bermain sepak bola,” sesuatu yang tak pernah ia bayangkan terjadi begitu cepat.

“Hidup saya sebagai pesepak bola profesional akan segera berakhir,” tulisnya dalam pesan emosional yang dikutip dari FCInterNews. Ia menyebut sepak bola sebagai bagian penting yang membentuk dirinya sejak kecil.

“Sepak bola memberi saya kehidupan yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” tambahnya dengan nada haru. Ia menegaskan bahwa kenangan dalam perjalanan panjang itulah yang akan selalu menemaninya meski kariernya terhenti lebih cepat.

Vanheusden juga menjelaskan beratnya perjuangan yang ia lalui dalam beberapa tahun terakhir. Ia menghadapi operasi, suntikan, dan obat-obatan berulang kali hingga akhirnya menyadari tubuhnya tak lagi sanggup beradaptasi.

Ia bahkan mengaku sering selesai latihan tanpa yakin apakah ia bisa berjalan tanpa rasa sakit keesokan harinya. Situasi itu membuatnya sadar bahwa keputusan pensiun adalah pilihan paling realistis.

“Hati saya masih ingin menjadi pesepak bola, tetapi tubuh saya sudah lama berkata cukup,” ucapnya dengan nada pasrah. Ia merasa ini waktu yang tepat untuk mendengarkan sinyal dari tubuhnya.

Keputusan tersebut ia ambil demi keluarganya, terutama demi masa depannya sebagai seorang ayah. Vanheusden ingin bisa bermain dengan anaknya tanpa dibebani rasa sakit dan menikmati hidup dengan tubuh yang sehat.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan penuh cinta kepada klub, rekan setim, dan para suporter yang pernah berada di sisinya. Standard Liège mendapat tempat paling spesial dalam hatinya karena klub itu menjadi bagian penting perjalanannya.

“Hati merah saya selalu penuh cinta untuk Standard,” tulisnya sambil berjanji akan kembali ke stadion sebagai suporter. Ia menegaskan bahwa meski tak lagi bermain, cintanya pada sepak bola tidak akan pernah padam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karier Vanheusden memang berakhir jauh lebih cepat dari yang banyak orang harapkan, tetapi ia memilih menutupnya dengan kepala tegak. Ia mengatakan bahwa sepak bola mungkin berhenti untuknya sebagai pemain, namun permainan itu akan selalu hidup di dalam hatinya.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi sebut masalah sampah puluhan tahun di Jawa Barat terpecahkan, siap disulap jadi pembangkit listrik, lokasi di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 Miliar untuk Permasalahkan Ijazah Jokowi, JK Buka Suara

Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 Miliar untuk Permasalahkan Ijazah Jokowi, JK Buka Suara

Jusuf Kalla buka suara soal tudingan kepada dirinya, soal memberikan dana kepada Roy Suryo dkk untuk mempermasalahkan keaslian ijazah Joko Widodo (Jokowi).
Hasil Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Comeback, Dimas Saputra Dkk Sikat Surabaya Samator 3-1

Hasil Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Comeback, Dimas Saputra Dkk Sikat Surabaya Samator 3-1

Bermain di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026), Jakarta LavAani melakukan comeback hingga menang meyakinkan 3-1 (23-25, 25-15, 25-16 dan 25-13) di Final Four Proliga 2026.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putra, Minggu 5 April: LavAni Gagal Kudeta Jakarta Bhayangkara Presisi di Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putra, Minggu 5 April: LavAni Gagal Kudeta Jakarta Bhayangkara Presisi di Puncak

Klasemen final four Proliga 2026 putra, di mana LavAni gagal menggusur Jakarta Bhayangkara Presisi dari puncak.
Diprotes Warga, Iklan Film Horor di Sejumlah Wilayah Jakarta Ditertibkan Satpol PP

Diprotes Warga, Iklan Film Horor di Sejumlah Wilayah Jakarta Ditertibkan Satpol PP

Sejumlah poster iklan film horor diturunkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena dinilai telah meresahkan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.
SBY Geram, Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL Imbas Gugurnya PrajuritTNI di Lebanon

SBY Geram, Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL Imbas Gugurnya PrajuritTNI di Lebanon

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendesak supaya Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghentikan UNIFIL buntut tiga prajurit TNI gugur di Lebanon.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT