Chivu Orbitkan Lagi The Next Vieri, Kini Striker Italia 19 Tahun Berhasil Debut di Tim Senior Inter Milan
- Inter.it
Jakarta, tvOnenews.com - Matteo Lavelli merasakan salah satu malam paling berkesan dalam perjalanan hidupnya saat mengenakan seragam Inter Milan di level tertinggi. Penyerang muda itu akhirnya mencatatkan debut bersama tim utama ketika Nerazzurri menaklukkan Bologna dengan skor 3-1 di Stadion San Siro.
Lavelli masuk ke lapangan pada menit-menit akhir pertandingan, ketika Inter sudah berada dalam kendali permainan. Meski hanya mendapat kesempatan singkat, momen itu cukup untuk menandai langkah pertamanya di level tertinggi sepak bola Italia.
Atmosfer San Siro yang megah menjadi latar sempurna bagi debut sang pemain muda. Sorak sorai puluhan ribu suporter dan intensitas pertandingan menghadirkan pengalaman yang jauh berbeda dari apa yang biasa ia rasakan di level usia muda.
Usai pertandingan, Lavelli mengakui bahwa tampil bersama tim senior bukan perkara mudah. Ia merasakan tekanan sekaligus tuntutan adaptasi cepat saat harus bersaing di panggung Serie A.
“Tidak mudah, ini pengalaman yang benar-benar baru bagi saya dan saya mencoba beradaptasi secepat mungkin,” kata Lavelli kepada Inter TV. Ia menegaskan bahwa tempo permainan di level senior jauh lebih cepat dan menuntut ketenangan dalam mengambil keputusan.
Lavelli juga mengungkapkan peran penting pelatih Cristian Chivu dalam membantunya menjalani momen debut dengan lebih percaya diri. Menurutnya, pesan sederhana dari sang pelatih justru menjadi kunci untuk tetap tenang.
“Apa yang dikatakan Chivu kepada saya? Tidak ada yang berubah, lakukan saja apa yang biasa kamu lakukan,” ujar Lavelli. Arahan tersebut membuatnya merasa dipercaya untuk tampil apa adanya tanpa beban berlebihan.
Kepercayaan itu mencerminkan keyakinan staf pelatih terhadap potensi yang dimiliki Lavelli. Debut ini pun dipandang sebagai hasil dari proses panjang yang ia jalani bersama akademi Inter.
Dalam kesempatan yang sama, Lavelli juga berbicara tentang sosok-sosok yang menginspirasinya di dalam skuad. Ia mengaku banyak belajar dengan mengamati para penyerang senior yang lebih dulu merasakan kerasnya persaingan.
“Siapa yang menjadi inspirasi saya? Semua penyerang Inter di dalam skuad,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa setiap pemain memiliki karakter dan keunggulan yang bisa dijadikan pelajaran berharga.
Load more