Emil Audero Jadi Makin Hebat, Pelatih Juventus Puji Juru Taktik Cremonese Jelang Duel
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberi pujian kepada juru taktik Cremonese, Davide Nicola. Dia mampu meramu tim dengan menjadi lebih baik, termasuk mengasah Emil Audero.
]I Bianconeri akan menghadapi Cremonese pada laga berikutnya di Liga Italia. Mereka akan menjadi tuan rumah pada laga berikutnya, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.
Si Nyonya Tua bermodalkan kemenangan 3-0 atas Sassuolo, yang diperkuat Jay Idzes. Kini, mereka akan menghadapi pemain Timnas Indonesia lainnya, yaitu Emil Audero.
Sang kiper skuad Garuda telah menjadi semakin hebat belakangan. Salah satu buktinya adalah keberhasilan Cremonese bertengger di papan tengah klasemen Liga Italia.
Mereka ada di peringkat ke-13 dengan raihan 22 poin dari 19 laga. I Grigiorossi unggul delapan poin dari zona merah.
Itu merupakan catatan yang cukup positif untuk tim yang berstatus promosi. Di sisi lain, Juventus juga mengalami tren positif sejak ditangani oleh Luciano Spalletti.
Meski begitu, dia tidak meremehkan kualitas Cremonese. Sebab, Davide Nicola telah mampu mengubah tim, memaksimalkan segala yang ada, termasuk meningkatkan kualitas Emil Audero.
“Saya pikir kami berada dalam trek yag benar, namun kami harus melakukannya berulang kali. Masalahnya adalah membawa tim ke zona lawan untuk mengendalikan permainan, dan kami harus melihat apakah kami bisa melakukannya lagi melawan Cremonese,” kata Spalletti dalam konferensi pers, dilansir dari Ilbianconero.
“Ketika saya menyaksikan pertandingan tim yang diasuh Nicola, Anda bisa melihat kemampuannya. Dia tahu caranya untuk mengeksploitasi dalam permainan yang normal untuk tim lain, dan dia melihatnya sebagai hal luar biasa untuk tim untuk dilakukan,” tandasnya.
Spalletti mengawali eranya di Juve dengan menghadapi Cremonese pada bulan November. Kini, dia melihat kembali tentang perkembangan yang dialami oleh timnya sejak dia menjabat.
“Saya pikir kami telah berkembang dalam banyak cara, namun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, yang mana perlu kami sadari sebagai bagian dari sepak bola masa kini,: tandasnya.
“Sebagai contoh, memenangkan kembali bola memberikan Anda kepercayaan diri dan membuat Anda bisa mengulang lagi ketika Anda hendak menyelesaikannya,” tambahnya.
Load more