GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Balik Kepergian Xabi Alonso: Disharmoni Ruang Ganti, Isu Vinicius, dan Kritik Taktik di Real Madrid

Kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid memicu gelombang reaksi luas, tidak hanya dari manajemen klub, tetapi juga dari publik dan para pendukung.
Selasa, 13 Januari 2026 - 08:01 WIB
Eks Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso
Sumber :
  • REUTERS/Susana Vera

Jakarta, tvOnenews.com – Kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid memicu gelombang reaksi luas, tidak hanya dari manajemen klub, tetapi juga dari publik dan para pendukung. Banyak pihak menilai keputusan tersebut menyisakan tanda tanya besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik layar Santiago Bernabéu.

Xabi Alonso sejatinya baru memulai lembaran baru bersama Los Blancos setelah ditunjuk menggantikan Carlo Ancelotti pada Juni lalu. Namun, harapan besar yang menyertai penunjukannya harus pupus hanya dalam hitungan tujuh bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi titik akhir perjalanan Alonso bersama Real Madrid. Meski timnya sempat dua kali menyamakan kedudukan, gol Raphinha di babak kedua akhirnya menjadi pukulan telak yang sulit dibalas.

Hasil tersebut memperbesar tekanan yang sudah lama membayangi Alonso sepanjang musim debutnya. Kritik terhadap gaya bermain serta relasinya dengan para pemain perlahan berubah menjadi sorotan tajam dari publik Madrid.

Banyak pendukung Real Madrid merasa para pemain bintang gagal menunjukkan performa terbaik mereka di bawah arahan Alonso. Situasi ini memunculkan anggapan bahwa masalah utama bukan semata ada pada sang pelatih, melainkan juga di dalam ruang ganti.

Kembalinya Alonso ke Bernabéu sejatinya disambut penuh antusiasme, mengingat status legendarisnya sebagai mantan pemain. Ia dikenal sebagai gelandang elegan dengan visi permainan luar biasa, yang membuat penunjukannya terasa emosional dan menjanjikan.

Namun sejak awal, sejumlah keputusan Alonso menuai tanda tanya, termasuk cara ia menangani Rodrygo di Piala Dunia Antarklub FIFA. Kegagalan meraih trofi tersebut serta kekalahan telak 0-4 dari Paris Saint-Germain di semifinal semakin menggerus kepercayaan publik.

Rodrygo Goes dikabarkan tak bahagia di Real Madrid
Rodrygo Goes dikabarkan tak bahagia di Real Madrid
Sumber :
  • Real Madrid Official

Performa Vinicius Junior menjadi salah satu isu paling disorot selama era Alonso. Penyerang asal Brasil itu mengalami penurunan drastis dan terjebak dalam puasa gol panjang yang mencapai 18 pertandingan.

Rumor mengenai ketegangan antara Vinicius dan Alonso pun mencuat ke permukaan. Frustrasi sang pemain yang beberapa kali ditarik keluar lapangan semakin menguatkan spekulasi adanya masalah komunikasi di dalam tim.

Kylian Mbappé, yang sempat tampil tajam di bawah Alonso, juga tak luput dari sorotan. Intensitas bermain yang tinggi disebut berkontribusi pada cedera lutut yang memaksanya absen di awal tahun 2026.

Situasi tersebut membuat sebagian pendukung menilai Alonso kurang berani melakukan rotasi. Keengganannya mengistirahatkan pemain kunci dianggap menjadi bumerang yang berdampak langsung pada performa tim.

Laporan jurnalis The Athletic, Mario Cortegana, mengungkap bahwa ketegangan antara pemain dan pelatih meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Beberapa anggota skuad disebut tidak sepenuhnya sepakat dengan metode kepelatihan Alonso.

Padahal, Alonso datang ke Madrid dengan reputasi mentereng setelah membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa kekalahan. Keberhasilannya mengakhiri dominasi Bayern Munchen membuat ekspektasi terhadapnya melambung tinggi.

Sayangnya, filosofi permainan tersebut dinilai sulit diterapkan pada skuad Real Madrid yang sarat bintang. Ketidakmampuan menyatukan visi pelatih dan karakter pemain menjadi akar masalah yang akhirnya meledak.

Striker Real Madrid Kylian Mbappe
Striker Real Madrid Kylian Mbappe
Sumber :
  • Instagram @realmadrid

Reaksi keras pun muncul dari para penggemar di media sosial. Sebagian besar menilai para pemain harus ikut bertanggung jawab atas kegagalan adaptasi dan kepergian cepat Alonso.

Meski demikian, ada pula yang menilai Alonso seharusnya bersikap lebih tegas sejak awal. Pendekatan disiplin dan kewibawaan dianggap perlu untuk mengendalikan ruang ganti klub sebesar Real Madrid.

Selama menukangi Los Blancos, Alonso mencatatkan 24 kemenangan dari 32 pertandingan. Ia bahkan sempat menumbangkan Barcelona 2-1 dalam El Clasico Oktober lalu, sebuah catatan yang tak bisa diabaikan begitu saja.

Kini, tongkat estafet kepelatihan sementara berada di tangan Álvaro Arbeloa. Mantan bek kanan Real Madrid itu naik jabatan dari tim Castilla dan diharapkan mampu meredam gejolak internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian Xabi Alonso meninggalkan rasa pahit yang sulit dilupakan. Bagi Real Madrid, hal ini menjadi pengingat bahwa kejayaan tidak hanya ditentukan oleh nama besar, tetapi juga oleh keselarasan antara pelatih dan pemain.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Siaga I TNI, DPR: Rahasia Militer Itu, Jadi Bikin Rakyat Gelisah

Soal Siaga I TNI, DPR: Rahasia Militer Itu, Jadi Bikin Rakyat Gelisah

Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin menilai munculnya informasi soal Indonesia status Siaga I di lingkungan TNI ke ruang publik merupakan hal janggal.
Dion Markx Jadi Satu-satunya Naturalisasi di Super League yang Tak Dipanggil Timnas Indonesia

Dion Markx Jadi Satu-satunya Naturalisasi di Super League yang Tak Dipanggil Timnas Indonesia

John Herdman memanggil 41 pemain untuk membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Turnamen ini pun menjadi debut bagi pelatih asal Inggris tersebut. 
Siap-Siap Bebas? Alasan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Yakin Lolos dari Status Tersangka Kasus Kuota Haji

Siap-Siap Bebas? Alasan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Yakin Lolos dari Status Tersangka Kasus Kuota Haji

Mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas optimis bahwa dirinya dapat lolos dari status tersangka kasus korupsi kuota haji 2024.
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp17.000, Purbaya Salahkan Ekonom Sebar Narasi Pesimis

IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp17.000, Purbaya Salahkan Ekonom Sebar Narasi Pesimis

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai hal yang membuat nilai tukar rupiah tembus Rp17.000 per dolar AS adalah karena sentimen pesimis yang muncul soal resesi.
Jaringan Prioritas Telkomsel dan Huawei Raih Global Mobile (GLOMO) Awards 2026, Berkat Bikin Koneksi Konsisten Lancar

Jaringan Prioritas Telkomsel dan Huawei Raih Global Mobile (GLOMO) Awards 2026, Berkat Bikin Koneksi Konsisten Lancar

GLOMO Awards di MWC Barcelona kukuhkan kepemimpinan Telkomsel dalam menghadirkan pengalaman digital yang stabil, nyaman, dan praktis bagi pelanggan Indonesia.
Marty Supreme: Ketika Ambisi Tidak Lagi Sekadar tentang Mimpi

Marty Supreme: Ketika Ambisi Tidak Lagi Sekadar tentang Mimpi

Dirilis oleh A24 pada 2025, film ini mengikuti perjalanan Marty Mauser, seorang pemain pingpong dari New York pada era 1950-an yang bermimpi menjadi juara dunia.

Trending

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Ajax Amsterdam resmi memecat Fred Grim setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen. Maarten Paes sempat mengkritik timnya setelah kekalahan itu.
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap hasil final All England 2026, di mana ada empat juara baru yang lahir di Birmingham sementara tim bulu tangkis Indonesia mencatat sejarah buruk.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT