GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hancur Lebur di Copa del Rey! Ruang Ganti Real Madrid Disebut Seperti Pemakaman, Alvaro Arbeloa Disorot Tajam

Kekalahan mengejutkan Real Madrid dari tim divisi dua Liga Spanyol Albacete di babak 16 besar Copa del Rey memicu gejolak besar di internal tim.
Kamis, 15 Januari 2026 - 15:59 WIB
Pemain Real Madrid, Vinicius Junior
Sumber :
  • REUTERS/Violeta Santos Moura

Jakarta, tvOnenews.com - Suasana muram menyelimuti ruang ganti Real Madrid setelah kekalahan mengejutkan dari tim kasta kedua, Albacete, di ajang Copa del Rey. Hasil tersebut menjadi cerminan jelas betapa terpukulnya seluruh elemen klub ibu kota Spanyol itu.

Kekalahan ini datang hanya beberapa bulan setelah perubahan besar di kursi kepelatihan Real Madrid. Xabi Alonso resmi meninggalkan klub atas kesepakatan bersama usai tumbang 2-3 dari rival abadi, Barcelona, di final Piala Super Spanyol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajemen Los Blancos kemudian menunjuk sosok yang tak asing bagi publik Santiago Bernabeu, Alvaro Arbeloa. Mantan bek kanan tersebut dipromosikan dari Castilla dan dipercaya memimpin tim utama di tengah situasi yang tidak mudah.

Namun, awal perjalanan Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid langsung diwarnai tekanan berat. Ia harus menyaksikan timnya tersingkir dari kompetisi piala domestik untuk kedua kalinya dalam hitungan hari setelah kalah dramatis 3-2 dari Albacete di babak 16 besar.

Keputusan Arbeloa merotasi skuad menjadi sorotan utama jelang laga tersebut. Sejumlah bintang seperti Kylian Mbappe, Rodrygo, Thibaut Courtois, dan Jude Bellingham diistirahatkan, langkah yang justru berujung petaka bagi Madrid.

Sepanjang pertandingan, Real Madrid tampil tidak stabil dan harus dua kali tertinggal. Gol penyeimbang di menit ke-91 sempat memberi harapan, tetapi semuanya sirna setelah Jefte Betancor mencetak gol penentu kemenangan Albacete di menit ke-94.

Lebih dari sekadar kekalahan, kondisi psikologis tim pascalaga menjadi perhatian serius. Jurnalis Spanyol Jose Luis Sanchez menggambarkan atmosfer ruang ganti Madrid sebagai “sebuah pemakaman sesungguhnya” saat berbicara di El Chiringuito.

Menurut laporan tersebut, tidak ada satu pun pemain yang berbicara setelah peluit akhir dibunyikan. Situasi itu memaksa Arbeloa mengambil peran aktif untuk menenangkan tim dan memotivasi mereka jelang laga La Liga melawan Levante.

Reaksi dingin dari para pemain senior memunculkan tanda tanya besar terkait dukungan mereka terhadap Arbeloa. Apalagi sebelumnya beredar kabar bahwa sejumlah pemain inti sempat bersitegang dengan pelatih terdahulu, Xabi Alonso.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Arbeloa menunjukkan sikap ksatria dengan mengambil seluruh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kekalahan tersebut sepenuhnya berasal dari keputusan yang ia buat sebagai pelatih kepala.

“Jika ada yang bertanggung jawab dan patut disalahkan atas hasil ini, jelas itu saya - orang yang membuat keputusan mengenai susunan pemain, bagaimana kami ingin bermain, dan pergantian pemain," ujar Arbeloa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak takut gagal. Saya mengerti siapa pun yang ingin menyebut kekalahan ini sebagai kegagalan. Kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan.”

“Ini akan membuatku menjadi lebih baik, dan ini akan membuat kita semua menjadi lebih baik," pungkasnya. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT