GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Capai Kesepakatan Personal, Mimpi AC Milan Boyong Jean-Philippe Mateta Bisa Pupus karena Belum Dapat Izin Crystal Palace

Crystal Palace menjadi sorotan bursa transfer setelah menolak tawaran resmi AC Milan untuk Jean-Philippe Mateta meski sang striker bersedia hijrah ke San Siro.
Minggu, 25 Januari 2026 - 09:36 WIB
Striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta di Liga Inggris
Sumber :
  • Reuters/Andrew Couldridge

Jakarta, tvOnenews.com - Crystal Palace menjadi sorotan bursa transfer setelah menolak tawaran resmi AC Milan untuk Jean-Philippe Mateta. Penolakan tersebut terjadi meski sang striker dikabarkan telah membuka pintu dan bersedia hijrah ke San Siro.

Kabar ini pertama kali diungkap media Prancis Footmercato yang dikenal dekat dengan dinamika pasar pemain Eropa. Dalam laporannya disebutkan bahwa AC Milan sudah melayangkan proposal resmi, namun nilainya dinilai belum cukup meyakinkan pihak Palace.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Milan, persoalan penyerang tengah memang menjadi cerita panjang sepanjang musim ini. Performa lini depan Rossoneri kerap naik turun dan belum menunjukkan kestabilan yang diharapkan.

Santiago Gimenez yang diplot sebagai ujung tombak utama belum sepenuhnya konsisten menjawab ekspektasi publik San Siro. Di sisi lain, Christopher Nkunku masih berupaya menemukan ritme terbaiknya setelah sempat terganggu masalah kebugaran.

Dalam kondisi tersebut, Milan terus memantau pasar transfer untuk mencari opsi yang dianggap lebih menjanjikan. Nama Jean-Philippe Mateta kemudian muncul sebagai salah satu kandidat yang dinilai cocok secara profil dan usia.

Striker asal Prancis itu juga dikabarkan tertarik merasakan atmosfer sepak bola Italia. Ketertarikan tersebut membuat proses komunikasi awal antara pihak pemain dan manajemen Milan berjalan cukup positif.

Footmercato melalui jurnalisnya, Santi Aouna, mengungkapkan bahwa kesepakatan personal bahkan telah tercapai. Mateta disebut sudah sepakat terkait durasi kontrak serta kerangka gaji bersama Rossoneri.

Namun dalam sepak bola modern, restu klub pemilik pemain tetap menjadi kunci utama. Crystal Palace tampaknya belum siap melepas penyerang andalannya di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Penolakan Palace diyakini berkaitan dengan nilai serta struktur tawaran yang diajukan Milan. Klub asal London tersebut merasa proposal yang masuk belum mencerminkan kontribusi Mateta bagi tim.

Situasi ini menempatkan Milan pada persimpangan keputusan yang tidak sederhana. Manajemen harus menimbang apakah akan menaikkan tawaran atau memilih bersabar hingga bursa transfer berikutnya.

Faktor internal tim juga turut memengaruhi langkah Milan. Performa Niclas Füllkrug yang mulai menunjukkan kestabilan memberikan sedikit ruang bernapas bagi lini serang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tren positif para penyerang mampu dipertahankan, Milan berpeluang menunda perburuan striker hingga musim panas. Membayar harga tinggi pada bursa Januari dinilai berisiko dan kurang sejalan dengan perencanaan jangka panjang klub.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT