Dikeroyok Raksasa Eropa! AC Milan Harus Sikut Man City, Chelsea, hingga Bayern Munchen demi Tanda Tangan Konstantinos Karetsas
- krcgenk.be/
Jakarta, tvOnenews.com - Perburuan pemain muda berbakat kembali menempatkan AC Milan dalam situasi yang tidak mudah. Kali ini, sorotan tertuju pada Konstantinos Karetsas, gelandang muda milik Genk yang mulai menyita perhatian banyak klub elite Eropa.
Nama Karetsas mencuat seiring meningkatnya minat klub-klub besar terhadap talenta usia belia yang dianggap sebagai investasi masa depan. Milan menjadi salah satu tim yang sejak awal memantau perkembangan pemain asal Yunani tersebut.
Namun, membawa pemain muda potensial ke San Siro bukan perkara sederhana. Persaingan di level Eropa sering kali membuat proses transfer berubah cepat dan sulit diprediksi.
Pengalaman pahit sempat dirasakan Milan dalam beberapa hari terakhir. Mereka harus gigit jari setelah nyaris mengamankan jasa bek muda Belanda, Juwensley Onstein.
Kesepakatan yang semula disebut tinggal menunggu pengumuman resmi itu tiba-tiba buyar. Barcelona datang di saat-saat terakhir dan berhasil membajak transfer tersebut.
Kejadian itu menjadi pengingat keras bagi manajemen Rossoneri. Dalam dunia perebutan wonderkid, kecepatan dan ketegasan sering kali menjadi faktor pembeda.
Kini, Milan kembali dihadapkan pada tantangan serupa dalam upaya mendekati Karetsas. Tuttosport melaporkan bahwa minat terhadap sang pemain tidak hanya datang dari Italia.
Sejumlah klub besar Eropa disebut ikut memantau situasi Karetsas. Borussia Dortmund, Bayern Munchen, Bayer Leverkusen, Manchester City, Chelsea, hingga AS Monaco masuk dalam daftar peminat serius.
Karetsas sendiri masih sangat muda, lahir pada 2007, namun sudah menunjukkan kematangan permainan yang mencolok. Musim ini, ia telah mencatatkan 31 penampilan bersama Genk, sebuah angka yang cukup impresif untuk pemain seusianya.
Penampilan konsisten tersebut membuat namanya masuk radar banyak pemandu bakat. Milan disebut telah memasukkan Karetsas ke dalam daftar incaran sejak sebelum pergantian tahun.
Rossoneri melihat sang gelandang sebagai proyek jangka panjang yang sejalan dengan visi klub. Fokus Milan dalam beberapa musim terakhir memang mengarah pada pembangunan tim berbasis pemain muda potensial.
Meski demikian, lambannya langkah konkret bisa menjadi bumerang. Ketika terlalu banyak klub besar terlibat, harga dan kompleksitas transfer berpotensi melonjak drastis.
Load more