News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gigit Jari di Bursa Januari! Inter Milan Gagal Total Pulangkan Ivan Perisic dan Pinjam Moussa Diaby

Inter Milan harus menerima kenyataan pahit pada bursa transfer musim dingin kali ini setelah dua target utama mereka dipastikan meleset.
Selasa, 3 Februari 2026 - 09:41 WIB
Selebrasi Para Pemain Inter Milan Usai Kalahkan Bologna di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan harus menerima kenyataan pahit pada bursa transfer musim dingin kali ini setelah dua target utama mereka dipastikan meleset. Upaya mendatangkan Moussa Diaby dari Al-Ittihad dan Ivan Perisic dari PSV Eindhoven tidak membuahkan hasil sesuai harapan.

Kedua nama tersebut sempat diproyeksikan sebagai solusi instan untuk menambah kedalaman dan kualitas skuad Nerazzurri. Namun, dinamika negosiasi dengan klub pemilik pemain membuat rencana tersebut kandas sebelum mencapai tahap akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan Corriere dello Sport, Inter kini mulai mengalihkan fokus ke rencana jangka menengah. Manajemen klub disebut sudah menyusun strategi untuk bursa transfer musim panas dengan target yang lebih realistis.

Ivan Perisic menjadi salah satu pemain yang paling serius didekati Inter sejak pertengahan Januari. Statusnya sebagai mantan pemain dan sosok berpengalaman membuatnya dinilai ideal untuk memperkuat sektor sayap dalam situasi krusial musim ini.

Sayangnya, PSV Eindhoven bersikukuh mempertahankan pemain asal Kroasia tersebut. Pelatih PSV, Peter Bosz, menilai Perisic masih memiliki peran penting dan tidak tergantikan di tengah persaingan ketat Eredivisie dan kompetisi Eropa.

Usia Perisic yang sudah menginjak 36 tahun tak mengurangi nilai strategisnya di mata PSV. Klub Belanda itu menolak melepasnya di tengah musim karena ingin menjaga stabilitas tim.

Gagal mendapatkan Perisic, Inter kemudian mengalihkan radar ke Moussa Diaby. Winger asal Prancis tersebut dianggap mampu memberi kecepatan, kreativitas, dan variasi serangan yang dibutuhkan Nerazzurri.

Inter bahkan dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Diaby. Namun, langkah itu tak cukup untuk meyakinkan Al-Ittihad agar membuka pintu negosiasi lebih jauh.

Klub Liga Pro Arab Saudi itu menolak skema peminjaman yang diajukan Inter. Al-Ittihad juga tidak tertarik melepas Diaby tanpa komitmen transfer permanen yang jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi tersebut membuat pembicaraan antara kedua klub berjalan di tempat. Inter pun akhirnya menyadari bahwa peluang merekrut Diaby pada Januari nyaris mustahil.

Dengan dua target besar yang gagal didapatkan, Inter memilih bersikap realistis. Nerazzurri tidak ingin memaksakan transfer yang justru berpotensi mengganggu keseimbangan keuangan dan tim.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ancaman Serius Tito Karnavian ke Daerah yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana, Warga Bisa Semakin Dirugikan

Ancaman Serius Tito Karnavian ke Daerah yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana, Warga Bisa Semakin Dirugikan

Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Tito Karnavian Tito mengancam daerah yang lambat mengirim data penerima bantuan rumah, sehingga berisiko tidak diikutsertakan dalam penyaluran bantuan.
Bocoran Media Italia soal Obrolan John Herdman dan Jay Idzes, Singgung Timnas Indonesia?

Bocoran Media Italia soal Obrolan John Herdman dan Jay Idzes, Singgung Timnas Indonesia?

Media Italia menyoroti kunjungan John Herdman ke markas Sassuolo dan perbincangannya dengan Jay Idzes. Apa yang dibahas?
Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026  ‎

Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026  ‎

Brian Ick menilai pendekatan sederhana justru membantu pemain menjaga konsentrasi. Menurutnya, kesiapan mental dan fisik menjadi kunci utama menghadapi laga sebesar partai final Piala Asia Futsal 2026.
Mengapa Elliot Anderson Dinilai Lebih Pas untuk Manchester United Ketimbang Casemiro?

Mengapa Elliot Anderson Dinilai Lebih Pas untuk Manchester United Ketimbang Casemiro?

Casemiro dipastikan akan meninggalkan Manchester United setelah kontraknya berakhir pada akhir musim. Elliot Anderson muncul sebagai kandidat pengganti Casemiro
Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno (RMS) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas hari ini.
Pindad Maung MV1 dan MV2 Tampil di Panggung di IIMS 2026

Pindad Maung MV1 dan MV2 Tampil di Panggung di IIMS 2026

Mobil Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 ditampilkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT