News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Maarten Paes Pilih Gabung Ajax Amsterdam meski Terancam Tak Dapat Menit Bermain

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkap alasannya memilih gabung Ajax Amsterdam. Padahal, tidak ada jaminan untuk dirinya mendapatkan menit bermain.
Selasa, 3 Februari 2026 - 10:56 WIB
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkap alasannya memilih gabung Ajax Amsterdam. Padahal, tidak ada jaminan untuk dirinya mendapatkan menit bermain.

Pada Senin (2/2/2026) kemarin, Ajax telah resmi mengumumkan perekrutan Paes. Sang penjaga gawang ditebus dari FC Dallas dengan mahar yang kabarnya bernilai 1 hingga 1,2 juta euro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paes direkrut ketika Ajax sudah memiliki Vitezslav Jaros sebagai kiper andalan. Namun, dia hanya sebagai pemain pinjaman dari Liverpool.

De Amsterdammer menyelesaikan perekrutan Paes setelah Remko Pasveer hengkang. Dengan kata lain, kiper Timnas Indonesia itu disiapkan sebagai pelapis.

Jaros tetap akan menjadi andalan setidaknya hingga akhir musim. Dengan kata lain, jika tidak ada situasi yang buruk terhadapnya, maka Paes bisa jadi hanya bermain satu atau dua kali saja hingga akhir musim ini, atau bahkan tak bermain sama sekali.

Namun, dia punya kesempatan untuk bersaing, bagaimanapun juga. Sang penjaga gawang bisa merebut pos starter jika mampu mencuri perhatian pelatih Fred Grim di sesi latihan atau jika tampil memukau ketika diberi kesempatan.

Dalam wawancara  pertamanya sebagai pemain Ajax, Paes mengatakan bahwa ini sudah menjadi waktunya untuk kembali ke Belanda. Dia bertekad untuk memberikan yang terbaik untuk tim ibu kota Belanda tersebut.

"Sudah waktunya untuk kembali ke Eropa dan menurut saya tidak ada klub yang lebih baik buat melakukannya selain Ajax. Saya di sini untuk bermain demi logo ini,” kata Paes dalam situs resmi Ajax.

“Saya percaya bahwa tim selalu menjadi yang utama. Ketika tim diutamakan, maka setiap orang juga akan mendapatkan manfaatnya. Saya akan mencoba menambah nilai sebanyak mungkin baik di dalam maupun lapangan,” tandasnya.

Paes mengindikasikan bahwa dirinya tidak keberatan jika hanya menjadi pelapis. Sebab, kontribusi tidak hanya dilakukan di lapangan saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian, itu bergantung kepada pelatih soal siapa yang akan bermain, dan saya sangat rasional soal itu. Saya harap bisa memenangkkan gelar,” tandasnya.

“Kami akan melihat seperti apa jadinya. Dalam kasus apa  pun, saya akan melakukan segalanya untuk membuat tim bermain sebaik mungkin,” tukas Paes.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT