GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang melakukan pelemparan petasan kepada Emil Audero nyatanya masih remaja dan ditangkap polisi. Namun, dia bukan tersangka yang kehilangan tiga jari.
Rabu, 4 Februari 2026 - 13:33 WIB
Suporter Inter Milan di laga kontra Cremonese
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com - Fans Inter Milan yang melakukan pelemparan petasan kepada Emil Audero nyatanya masih remaja dan ditangkap polisi. Namun, dia bukan tersangka yang kehilangan tiga jari.

Kemenangan Nerazzurri dengan skor 2-0 atas Cremonese di Stadio Giovanni Zini pada Minggu (1/2/2026) dini hari WIB dinodai oleh insiden pelemparan petasan. Kiper Cremonese, Emil Audero, menjadi korban dalam insiden ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untungnya, penjaga gawang Timnas Indonesia itu tidak mengalami luka berat. Ada luka kecil, namun Audero masih bisa melanjutkan permainan hingga selesai.

Sang pelempar petasan diketahui dari fanbase Inter Milan karena flare tersebut muncul dari tribun tandang. Kabar yang beredar selanjutnya mengatakan bahwa sang tersangka dibawa ke rumah sakit di Cremona.

Laporan dari media-media Italia, termasuk La Gazzetta dello Sport, mengatakan bahwa fans Inter tersebut kehilangan tiga jari. Dia merupakan bagian dari Inter Club San Marino.

Namun demikian, laporan terkini dari Italia mengabarkan bahwa dia juga merupakan korban. Pelaku yang sebenarnya adalah bagian dari Viking, sebuah kelompok besar di kalangan fans Inter.

Hal ini dikonfirmasi dari laporan beberapa media Italia, termasuk La Gazzetta dello Sport, Virgilio Sport, Il Giorno, dan La Stampa. Lebih lanjut, dia masih remaja berusia 19 tahun.

“Ultras Inter Milan ditangkap karena melempar petasan kepada penjaga gawang Cremonese Audero,” tulis judul dari La Stampa. “Dia adalah pemuda berusia 19 tahun dari grup Viking dari kurva Nerazzurri.

Laporan dari Il Giorno juga mengklaim bahwa fans yang kehilangan tiga jari dan berasal dari Inter Club San Marino bukan pelaku sebenarnya. 

“Hari ini, 3 Februari, Kepolisian Negara Bagian Markas Besar Kepolisian Cremona menempatkan seorang penggemar Inter Milan berusia 19 tahun [dari kelompok Viking] di bawah ‘penangkapan tertunda,’ setelah mengidentifikasinya sebagai orang yang bertanggung jawab atas pelemparan petasan,” ulas media Italia itu.

“Oleh karena itu, berbeda dengan apa yang awalnya muncul, bukan penggemar yang terkait dengan Inter Club San Marino, yang dirawat di rumah sakit setelah kehilangan tiga jari tangannya akibat ledakan petasan lain,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak dari insiden ini, Inter pun mendapatkan hukuman larangan suporter tandang dari Menteri Dalam Negeri Italia, sebagaimana dilaporkan oleh Il Mattino. Itu berlaku hingga 23 Maret 2026 mendatang.

Ini menjadi kabar buruk untuk Inter yang sedang memimpin klasemen sementara Liga Italia. Mereka unggul lima poin di depan tim rival sekotanya, AC Milan, yang berhasil menang 3-0 atas Bologna di Stadio Renato Dall’Ara pada Rabu (4/2/2026) dini hari tadi WIB. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT