2 Kali Mogok Main, Apakah Ronaldo akan Meninggalkan Al Nassr?
- Instagram/cristiano
tvOnenews.com - Atmosfer sepak bola Arab Saudi memanas menyusul kabar mengejutkan mengenai Cristiano Ronaldo.
Sang megabintang sudah dua kali melakukan aksi mogok tanding saat Al Nassr bersua Al Riyadh pada Senin (2/2/2026) dan saat menjamu Al Ittihad, Sabtu (7/2/2026).
Walaupun tim berjuluk Faris Najd itu tetap mampu mengamankan kemenangan tipis 1-0, absennya sang kapten memicu spekulasi liar di kalangan publik.

- Instagram/cristiano
Penyebab utama kegusaran CR7 disinyalir berakar pada kekecewaannya terhadap manajemen klub dan kebijakan Dana Investasi Publik (PIF).
Ronaldo merasa Al Nassr tidak mendapatkan dukungan transfer yang setara dengan rival mereka, Al Hilal, yang baru saja sukses memboyong Karim Benzema pada bursa transfer Januari lalu.
Ketegangan sempat mereda saat Ronaldo mengunggah foto dirinya ke media sosial kala sedang melakukan latihan bersama rekan-rekannya di Al Nassr.
Namun, meski sudah ikut latihan, ia tak juga masuk dalam daftar pemain yang diturunkan Jorge Jesus saat melawan Al Ittihad.
Situasi tersebut tentu saja menciptakan kecemasan bagi para pendukung Al Nassr. Hal itu kian menjadi-jadi tatkala rumor bahwa CR7 akan hengkang dari Al Nassr semakin berkembang liar di media sosial.
Muncul isu yang menyebutkan Ronaldo tengah mempertimbangkan untuk pulang ke Manchester United atau menjajaki peluang menyusul Lionel Messi ke Amerika Serikat (MLS).
Namun, kabar kepindahan tersebut langsung dipatahkan oleh pakar transfer Fabrizio Romano.
Melalui kanal YouTube-nya, jurnalis olahraga asal Italia tersebut menegaskan bahwa spekulasi mengenai kepergian Ronaldo dari Arab Saudi hanyalah reaksi yang berlebihan.

- Instagram/cristiano
"Cristiano Ronaldo kembali berlatih. Cristiano Ronaldo kembali berjuang. Dan saya dapat memberi tahu kalian bahwa semua spekulasi yang kalian lihat hari ini—Cristiano bisa pergi ke MLS, Cristiano ke klub ini atau klub lain—saat ini, saya dapat memberi tahu kalian bahwa mereka (orang-orang yang menyebarkan rumor) bereaksi berlebihan di media," ujar Romano, dikutip dari YouTube Fabrizio Romano, Kamis (5/2/2026).
Load more