Rapor Rekrutan Anyar AC Milan di Bursa Transfer Musim Panas dan Dingin 2025–2026: Media Italia Tak Sungkan Lempar Pujian
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan mulai merasakan manfaat nyata dari rekrutan yang mereka datangkan pada bursa transfer musim panas dan musim dingin. Situasi ini muncul setelah enam bulan pertama musim 2025–2026 diwarnai kritik tajam dari berbagai pihak.
Seperti dicatat Gazzetta dello Sport, nada komentar dari suporter dan pengamat kini jauh lebih lunak dibandingkan sebelumnya. Kritik yang tersisa pun nyaris mengerucut pada satu isu saja seiring peningkatan performa tim.
Faktor kunci perubahan suasana tersebut datang dari performa solid sepanjang Januari. Para pemain rekrutan musim panas ikut memberi kontribusi besar yang perlahan mengubah arah angin.
Satu data statistik memperkuat kesimpulan tersebut dengan jelas. Delapan dari sembilan gol terakhir Rossoneri dicetak oleh pemain yang direkrut pada bursa musim panas maupun musim dingin.
Catatan itu memberi napas lega bagi Igli Tare dan jajaran manajemen Milan. Setidaknya untuk saat ini, Rossoneri masih mampu menjaga posisi mereka dalam perburuan gelar Scudetto.
Rekrutan yang Mulai Berdampak
Dilansir dari ulasan Gazzetta dello Sport, media tersebut menyoroti para rekrutan yang dinilai paling memberi pengaruh. Perkembangan mereka sepanjang musim dianggap berperan besar dalam membaiknya performa Milan.
Christopher Nkunku didatangkan dengan banderol 37 juta euro pada musim panas lalu dan sempat menjadi simbol kesulitan tim. Namun, dalam enam laga terakhir, penyerang asal Prancis itu berhasil mencetak lima gol.

- REUTERS/Daniele Mascolo
Dua gol dicetak ke gawang Verona, disusul masing-masing satu gol saat menghadapi Fiorentina, Como, dan Bologna. Rangkaian tersebut menjadi sinyal kebangkitan Nkunku setelah awal musim yang berat.
Meski tiga golnya berasal dari titik penalti, kontribusi Nkunku dalam permainan dinilai meningkat signifikan. Saat melawan Bologna, ia tampil aktif, terlibat dalam banyak situasi, dan bahkan memenangkan penalti yang kemudian dieksekusinya sendiri.
Niclas Füllkrug juga sempat diragukan saat pertama kali bergabung dengan Milan. Keraguan itu sempat terasa beralasan ketika ia mengalami cedera jari kaki patah.
Namun, penyerang asal Jerman tersebut memilih untuk terus berjuang. Ia bahkan mencetak gol penentu kemenangan atas Lecce melalui sundulan kepala.
Load more