Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Bastoni meminta maaf atas cara dirinya merayakan insiden tersebut, namun menegaskan tidak meminta maaf atas jatuhnya di lapangan yang memicu kartu kuning kedua untuk Kalulu.
Ia juga mengungkapkan telah menerima ancaman kematian setelah insiden tersebut.
“Saya di sini untuk bertanggung jawab. Yang saya sesali adalah perilaku saya setelahnya. Manusia berhak melakukan kesalahan, tetapi juga wajib mengakuinya,” kata Bastoni kepada media Italia.
Kontroversi bermula pada menit ke-42 ketika Kalulu diusir usai menerima kartu kuning kedua. Tayangan ulang memperlihatkan Bastoni diduga melakukan diving saat duel, yang memicu kritik luas dari publik dan media.
Situasi menjadi semakin sensitif karena saat itu Bastoni sendiri sudah mengoleksi kartu kuning. Jika ia dinilai melakukan simulasi, ia juga berpotensi diusir dari lapangan.
Laga tersebut akhirnya dimenangi Inter dengan skor 3-2 setelah gol penentu dari Piotr Zieliński pada menit ke-90.
Selain kritik tajam, Bastoni mengaku keluarganya ikut menjadi sasaran ancaman serius.
“Saya mampu mengatasinya, tetapi saya lebih kasihan kepada istri dan putri saya yang menerima ancaman pembunuhan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan simpati kepada wasit Federico La Penna, yang turut mendapat tekanan besar setelah pertandingan.
“Saya juga merasa kasihan kepada wasit dan semua orang yang tidak terbiasa dipermalukan seperti itu,” katanya.
Bastoni menambahkan dirinya terkejut dengan besarnya reaksi publik, bahkan ada yang meminta dirinya dicoret dari tim nasional Italia.
“Saya tidak menyangka akan sebesar ini. Saya melihat banyak kemunafikan. Saya berterima kasih kepada mereka yang hanya menyebut saya ‘bodoh’ dan berhenti sampai di situ,” ujarnya.
Meski diterpa kontroversi, Bastoni menegaskan kondisinya tetap siap secara mental dan fisik jelang laga play-off Liga Champions melawan Bodo/Glimt.
“Secara mental saya baik-baik saja. Saya siap turun ke lapangan,” kata Bastoni.
Load more