GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Filosofi Ilmu Padi ala Cristian Chivu, Minta Inter Milan Tetap Membumi Meski Sedang di Atas Angin: Scudetto Masih Jauh

Meski keunggulan Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia mulai terlihat jelas, namun pelatih Cristian Chivu memilih tetap menjaga nada bicara yang rendah.
Senin, 9 Februari 2026 - 09:18 WIB
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu saat Menghadapi Sassuolo
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com – Meski keunggulan Inter Milan di puncak klasemen mulai terlihat jelas, Cristian Chivu memilih tetap menjaga nada bicara yang rendah. Pelatih Nerazzurri itu menegaskan bahwa timnya belum mencapai apa pun jika mulai terlena terlalu dini.

Dalam pertandingan terbarunya, Inter Milan sukses meraih kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo, Senin (9/2/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Nerazzurri kian kukuh di puncak klasemen Liga Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Chivu secara khusus meminta para pemainnya untuk tidak terjebak dalam euforia. Ia ingin seluruh skuad tetap membumi dan fokus pada proses, bukan sekadar menatap posisi di tabel klasemen.

Menurut Chivu, momen positif yang sedang dialami Inter memang layak diapresiasi. Namun, apresiasi tersebut tidak boleh berubah menjadi rasa puas diri yang berlebihan.

“Kami harus mengakui momen ini dan progres yang kami buat dalam dua setengah bulan terakhir,” ujar Chivu, dikutip dari DAZN. Ia menyebut kerja keras tim mulai menunjukkan hasil nyata di atas lapangan.

Meski begitu, Chivu mengingatkan bahwa perjalanan musim masih panjang dan belum mencapai garis akhir. Persaingan di Serie A dinilainya tetap terbuka lebar dan penuh dinamika.

“Kami juga harus tetap rendah hati dan berpijak di tanah,” sambungnya. Chivu menekankan bahwa banyak tim lain yang masih berjuang di papan atas dan siap memanfaatkan setiap peluang.

Selain itu, Chivu kembali menggarisbawahi pentingnya proses dalam membangun performa tim. Menurutnya, peningkatan yang ditunjukkan Inter bukanlah hasil instan atau sekadar dorongan kepercayaan diri semata.

“Kami tidak boleh melupakan dari mana kami berasal dan apa yang telah kami lakukan untuk sampai di titik ini,” kata Chivu. Ia menilai ingatan terhadap proses awal menjadi fondasi penting untuk menjaga mental tim.

Chivu juga menekankan bahwa rasa percaya diri harus berjalan beriringan dengan kerja keras. Tanpa keseimbangan keduanya, performa tim akan sulit bertahan dalam jangka panjang.

“Kami tidak perlu takut pada apa pun,” ujarnya. Namun, ia menegaskan bahwa kesadaran untuk terus bekerja adalah kunci utama agar Inter bisa terus berkembang.

Menurut Chivu, obsesi terhadap kesempurnaan justru bisa menjadi jebakan. Ia percaya sepak bola selalu menyediakan ruang untuk belajar dari kesalahan.

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menyebut fase saat ini sebagai periode penting dalam perjalanan musim. Ia mengibaratkan Serie A sebagai sebuah maraton panjang yang menuntut konsistensi.

“Ini adalah momen-momen penting dalam musim,” ucap Chivu. Ia menilai Inter saat ini berada di titik tengah perjalanan yang masih menuntut energi serta fokus tinggi.

Dalam pandangannya, menjaga kedewasaan dan daya saing menjadi tugas utama tim. Chivu ingin Inter tetap lapar dan kompetitif di setiap pertandingan yang dijalani.

Saat ditanya secara langsung mengenai peluang Scudetto, Chivu menjawab dengan nada tegas. Ia menolak terjebak dalam hitung-hitungan persentase.

“Bagi saya, nol persen,” jawabnya singkat. Pernyataan itu mencerminkan keinginannya untuk menjaga tekanan tetap terkendali di ruang ganti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chivu menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Ia melihat musim ini sebagai perjalanan panjang yang menuntut pembuktian secara berkelanjutan.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Kompolnas angkat bicara soal peluang sanksi yang akan didapatkan AKBP Didik Putra Kuncoro terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Peluang PTDH sangat besar.
Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Hasil analisa dan pengalaman suporter Persija Jakarta, the Jakmania away days ke Bali. Tidak hanya dukung Persija, tetapi meningkatkan perekonomian warga lokal.
Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Isu Cole Palmer ke MU memanas setelah unggahan temannya viral. Bintang Chelsea itu disebut rindu Manchester dan terbuka hengkang pada 2026.
Empat Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Mulai 21 Februari 2026, Stasiun Manggarai-Blok M Salah Satunya

Empat Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Mulai 21 Februari 2026, Stasiun Manggarai-Blok M Salah Satunya

Transjakarta melakukan modifikasi terhadap empat rute layanan. Penyesuaian ini akan berlaku mulai 21 Februari 2026.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Bertabur Naturalisasi tapi 6 Kali Gagal Juara AFF

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Bertabur Naturalisasi tapi 6 Kali Gagal Juara AFF

Timnas Indonesia menjadi bahan perbincangan media asing jelang Piala AFF 2026. Media Vietnam heran dengan 'kutukan' skuad Garuda yang punya banyak pemain Eropa.
Ramai soal UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, DPR: Tidak Ada Usulan Apa-Apa

Ramai soal UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, DPR: Tidak Ada Usulan Apa-Apa

Wacana mengembalikan Undang-Undang KPK ke versi lama kini kembali mencuat dan menjadi perbincangan. Ini kata DPR.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT