AC Milan Cuma Bisa Gigit Jari! Wonderkid Idaman Rossoneri yang Gagal Direkrut Kini Bersinar di Liga Inggris
- www.afcb.co.uk
Jakarta, tvOnenews.com – Sempat dikaitkan dengan AC Milan, kini nama Rayan Vitor Simplicio Rocha tengah menjadi buah bibir berkat penampilan impresifnya bersama AFC Bournemouth di Liga Inggris. Penyerang muda asal Brasil itu langsung mencuri perhatian sejak menjalani debut penuh perdananya di kompetisi yang dikenal sebagai salah satu liga paling kompetitif di dunia.
Gol yang dicetak Rayan bukan sekadar menambah angka di papan skor. Aksi tersebut menjadi pernyataan tegas bahwa ia siap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa meski baru menginjak usia 18 tahun.
Didatangkan Bournemouth dari Vasco da Gama pada bursa transfer musim dingin, Rayan tiba dengan reputasi yang tidak main-main. Ia mencatatkan 16 gol dari 42 pertandingan sepanjang tahun 2025 bersama klub asal Brasil tersebut, sebuah catatan yang sangat menjanjikan untuk pemain seusianya.
Sebelum mencetak gol debutnya, Rayan sudah lebih dulu menunjukkan kualitas melalui satu assist saat tampil sebagai pemain pengganti melawan Wolverhampton Wanderers. Dalam waktu bermain yang terbatas, ia mampu memberikan dampak nyata bagi timnya.
Namun, cerita Rayan sejatinya tidak hanya berhenti di Inggris. Di balik kesuksesan awalnya bersama Bournemouth, tersimpan kisah ketertarikan klub-klub Serie A yang kini terasa seperti peluang yang terlewat.
Menurut laporan Calciomercato.com, AC Milan dan Lazio sempat berada dalam persaingan untuk mengamankan tanda tangan Rayan. Akan tetapi, Bournemouth bergerak lebih cepat dengan tawaran senilai 30 juta euro serta proyek jangka panjang yang meyakinkan sang pemain dan Vasco da Gama.
AC Milan sebenarnya telah memantau Rayan sejak beberapa periode transfer sebelumnya. Rossoneri menjajaki kemungkinan transfer baik pada musim panas maupun musim gugur, namun selalu terbentur faktor biaya.
Pada tahap awal, Milan bahkan sempat mempertimbangkan skema kreatif dengan melibatkan Samuel Chukwueze dalam kesepakatan. Namun, nilai transfer Rayan yang berada di kisaran 35 hingga 40 juta euro membuat rencana tersebut sulit direalisasikan.
Manajemen Milan akhirnya memilih jalur lain dengan mendatangkan Christopher Nkunku. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan skuad serta keseimbangan finansial klub.
Rumor ketertarikan Milan terhadap Rayan sempat kembali menguat pada November. Meski demikian, fokus Rossoneri berubah pada Januari ketika mereka memilih mendatangkan Niclas Füllkrug untuk mengisi kebutuhan penyerang tengah murni.
Di sisi lain, Lazio juga tidak tinggal diam dalam perburuan Rayan. Klub ibu kota Italia itu bahkan sempat memulai negosiasi langsung dengan Vasco da Gama pada bursa transfer musim dingin.
Direktur olahraga Lazio, Fabiani, mengajukan tawaran sekitar 20 juta euro ditambah klausul penjualan kembali sebesar 50 persen. Namun, nilai tersebut masih terpaut cukup jauh dari harga yang diminta pihak klub Brasil.
Kini, Rayan telah menemukan panggungnya di Premier League dan mulai menuai pujian. Sementara itu, AC Milan hanya bisa mengamati dari kejauhan, dengan pertanyaan besar apakah keputusan melepas peluang ini akan menjadi penyesalan di masa depan.
(sub)
Load more