Pengakuan Jujur Luciano Spalletti usai Juventus Dikalahkan Galatasaray di Liga Champions: Kami Mundur 3 Langkah
- REUTERS/Umit Bektas
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, membuat pengakuan jujur setelah kekalahan dengan skor 2-5 dari Galatasaray di Liga Champions. Ini mempersulit langkah Bianconeri lolos ke babak 16 besar.
Si Nyonya Tua bertandang ke Rams Park pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB untuk leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Mereka berupaya bangkit dari kekalahan dengan skor 2-3 dari Inter Milan di akhir pekan kemarin.
Lebih jauh lagi, Juve telah melalui tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan di semua ajang. Kini, rekor tersebut diperpanjang menjadi empat pertandingan beruntun seiring dengan kekalahan 2-5 dari Galatasaray.
Gol Gabriel Sara pada menit ke-15 sempat membawa tim tuan rumah unggul. Namun, tim tamu mampu membalikkan keadaan dengan unggul 2-1 pada saat jeda berkat dwigol Teun Koopmeiners.
Sayangnya, situasi berbalik lagi untuk Juve di paruh kedua akibat gol-gol dari Noa Lang dan Davinson Sanchez. Nestapa tim asuhan Luciano Spalletti berlanjut setelah Juan Cabal dikartu merah pada menit ke-67.
Lang kemudian mencetak gol keduanya diikuti oleh gol penutup dari Sacha Boey. Juve kalah dengan skor 2-5, pada dasarnya mempersulit langkah mereka ke babak 16 besar.
Si Nyonya Tua akan bermain di kandang pada pekan depan untuk leg kedua. Namun demikian, situasi ini membuat mereka berada di ujung tanduk.
Spalletti mengakui bahwa situasi tidak berakhir dengan baik di babak pertama. Dia menyoroti Andrea Cambiaso yang hampir dikartu merah pada ujung babak pertama.
“Kami mengakhiri babak pertama dengan buruk, mencoba untuk kembali kepada kepada bentuk permainan dan mengubah beberapa hal, namun kami mundur dalam hal karakter,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.
“Itu bukan satu langkah mundur, melainkan tiga langkah mundur malam ini. Sudah jelas, Cambiaso hampir menerima kartu kuning kedua pada akhir babak pertama, namun dalam laga semacam ini ketika Anda memiliki sebuah kartu, maka itu adalah hal yang bijak untuk melakukan pergantian pemain,” tambahnya.
“Namun demikian, kami menerima dua kartu kuning lagi dalam 15 menit yang aneh di babak kedua, kemudian kami memberikan dampak lebih kepada diri dengan tidak mengakui bahaya dalam situasi semacam itu,” tandas Spalletti.
Sebelum menghadapi Galatasaray, Juventus akan menjamu Como terlebih dulu di lanjutan Liga Italia. Duel itu akan dilaksanakan pada Sabtu (21/2/2026). (rda)
Load more