GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituduh Rasis Usai Bikin Kalulu Diusir Wasit, Bastoni Dibela Jurnalis Senior Italia

Polemik usai laga panas antara Inter Milan dan Juventus dalam tajuk Derby d’Italia masih terus memanas. Kini melebar menjadi perdebatan serius di ruang publik.
Senin, 23 Februari 2026 - 11:49 WIB
Bek Inter Milan Alessandro Bastoni
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik usai laga panas antara Inter Milan dan Juventus dalam tajuk Derby d’Italia masih terus memanas. Isu yang awalnya berkutat pada insiden di lapangan kini melebar menjadi perdebatan serius di ruang publik.

Bek Inter, Alessandro Bastoni, menjadi pusat sorotan setelah dituding melakukan tindakan bernuansa rasis terhadap Pierre Kalulu. Tuduhan tersebut mencuat setelah insiden yang berujung kartu kuning kedua bagi Kalulu, memaksanya meninggalkan pertandingan lebih cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversi bermula ketika Bastoni terlibat duel yang dinilai sebagai aksi simulasi. Wasit kemudian mengganjar Kalulu dengan kartu kuning kedua, keputusan yang langsung memicu protes keras dari kubu Juventus.

Perdebatan pun tak terhindarkan. Sebagian pengamat menilai insiden itu sebagai bagian dari tensi tinggi khas Derby d’Italia, sementara yang lain menganggap tindakan Bastoni sebagai perilaku tidak sportif.

Bastoni sendiri tak menghindar dari sorotan. Ia telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengakui bahwa reaksinya di lapangan turut memengaruhi keputusan wasit.

Namun situasi semakin rumit ketika mantan jurnalis RAI, Giovanna Botteri, melontarkan tudingan serius dalam program “In altre parole” di stasiun televisi LA7. Dalam pernyataannya, Botteri menyebut ada unsur rasis dalam tindakan Bastoni terhadap Kalulu.

Botteri menyoroti latar belakang Kalulu sebagai pemain kulit hitam. Ia bahkan menilai selebrasi Bastoni setelah insiden tersebut memiliki makna yang melampaui sekadar rivalitas di atas lapangan.

Pernyataan itu langsung memantik respons beragam. Tidak sedikit pihak yang menganggap tudingan tersebut terlalu jauh dan berpotensi memperkeruh suasana.

Jurnalis senior Italia, Beppe Severgnini, yang turut hadir dalam diskusi tersebut mencoba meredakan polemik. Ia menilai bahwa memberi label rasis kepada Bastoni tanpa bukti yang jelas merupakan langkah yang berlebihan.

Menurut Severgnini, simulasi memang mencederai etika permainan. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak otomatis berkaitan dengan isu rasial.

Ia bahkan menyindir bahwa jika semua pemain yang pernah melakukan diving dilarang membela tim nasional, maka daftar pemain yang tersisa akan sangat sedikit. Pernyataan itu disambut tawa sebagian panelis, meski perdebatan tetap berlangsung serius.

Di sisi lain, Botteri tetap pada pendiriannya. Ia menyebut tindakan Bastoni sebagai sesuatu yang menjijikkan dan mempertanyakan ketulusan permintaan maaf sang bek Inter.

Kasus ini menunjukkan betapa tipisnya batas antara kontroversi olahraga dan isu sosial yang lebih luas. Sepak bola kerap menjadi cerminan dinamika masyarakat, namun tuduhan serius seperti rasisme tentu memerlukan kehati-hatian serta landasan bukti yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini publik menanti sikap resmi dari Bastoni maupun manajemen Inter. Yang pasti, polemik ini menambah panjang daftar kontroversi di Serie A musim ini dan menjadi pengingat bahwa setiap tindakan di lapangan bisa berdampak jauh melampaui 90 menit pertandingan.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kualitasnya Disebut Lampaui Kiper Inter Milan, Emil Audero Bisa Jadi Pilihan Utama John Herdman di Timnas Indonesia

Kualitasnya Disebut Lampaui Kiper Inter Milan, Emil Audero Bisa Jadi Pilihan Utama John Herdman di Timnas Indonesia

Emil Audero diprediksi akan menjadi kiper utama Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 nanti. Performa apik Emil Audero menjadi daya tarik bagi John Herdman.
Strategi Gratisan Inter Milan Dimulai Lagi, La Beneamata Manuver Gaet Konate Secara Cuma-Cuma dari Liverpool

Strategi Gratisan Inter Milan Dimulai Lagi, La Beneamata Manuver Gaet Konate Secara Cuma-Cuma dari Liverpool

Inter Milan belum mengalihkan pandangan dari bek tangguh Liverpool, Ibrahima Konate. Meski persaingan ketat, Nerazzurri terus memantau situasi sang pemain.
Sidang Perdana Ujaran Kebencian, Resbob Diteriaki Pengunjung Saat Masuk Ruangan Persidangan

Sidang Perdana Ujaran Kebencian, Resbob Diteriaki Pengunjung Saat Masuk Ruangan Persidangan

Resbob, terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Suku Sunda dan pendukung klub sepak bola Persib Bandung, mulai menjalani sidang perdana di PN Bandung.
Giro Surplus bank bjb, Solusi Cerdas Atur Dana Usaha Lebih Produktif

Giro Surplus bank bjb, Solusi Cerdas Atur Dana Usaha Lebih Produktif

bank bjb hadirkan berbagai program bagi nasabah sebagai bagian dari komitmen berikan layanan perbankan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
Kasat dan Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat dan Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara, dan seorang Kanit Narkoba, diamankan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan ditempatkan dalam penempatan khusus.
Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan mem-blacklist alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang dinilai telah menghina negaranya sendiri melalui konten viral.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT