Hapus Luka Liga Champions, Inter Milan Tegaskan Belum Kehilangan Arah di San Siro Usai Menang 2-0 atas Genoa dan Kukuhkan Puncak Klasemen
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com – Kemenangan 2-0 atas Genoa di San Siro bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Inter Milan. Laga itu menjadi jawaban atas kekecewaan yang masih terasa setelah tersingkir dari Liga Champions beberapa hari sebelumnya.
Di tengah sorotan terhadap respons tim, Yann Sommer tampil sebagai salah satu figur paling tenang. Kiper asal Swiss itu memilih menyoroti kerja kolektif ketimbang pencapaian pribadi usai kembali mencatatkan clean sheet.
Berbicara kepada Sky Sport seusai pertandingan, Sommer langsung mengakui pentingnya hasil tersebut. Ia memahami betul bahwa suasana ruang ganti sempat terpukul setelah kekalahan dari Bodo/Glimt.
“Kemenangan ini sangat penting bagi kami setelah tersingkir dari Liga Champions,” ujarnya. Menurutnya, bangkit secepat mungkin adalah satu-satunya cara menjaga mentalitas tim tetap kuat.
Sommer juga tidak menampik kualitas lawan yang menyingkirkan Inter dari Eropa. Namun ia menegaskan bahwa musim belum berakhir dan tim harus segera mengalihkan fokus.
“Bodo sangat kuat, tetapi kami harus bereaksi dan melihat ke depan,” katanya. Respons di lapangan, menurutnya, sudah menunjukkan karakter Inter yang sesungguhnya.
Di balik kemenangan tersebut, lini pertahanan Inter kembali tampil solid. Genoa dibuat kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
Sommer pun tak ragu memberikan kredit penuh kepada para pemain belakang. Ia menyebut bermain di balik pertahanan seperti ini sebagai sebuah keistimewaan bagi seorang penjaga gawang.
“Bagi seorang kiper, menyenangkan bermain dengan lini belakang seperti ini,” tuturnya. Ia merasa komunikasi dan koordinasi di sektor pertahanan berjalan sangat baik.
Lebih jauh, Sommer menjelaskan bahwa kekuatan Inter bukan hanya soal individu. Kekompakan dan kontrol permainan menjadi fondasi yang terus dijaga sepanjang musim.
“Kami ingin mengontrol pertandingan dan tetap kompak sebagai tim,” jelasnya. Dalam duel-duel krusial, Inter dinilainya tampil keras namun tetap terorganisir.
Ia juga menyinggung pentingnya respons setelah kekalahan besar. Bagi Sommer, tim hebat bukanlah yang tak pernah kalah, melainkan yang mampu bangkit dengan cepat.
“Tim besar harus tetap kuat bahkan setelah kekalahan seperti di Liga Champions,” ucapnya. Pesan itu mencerminkan mentalitas yang coba ditanamkan dalam skuad Nerazzurri.
Load more