GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gugur Dini di Liga Champions Bukan Kiamat, Inter Milan Tetap Kantongi Cuan Fantastis Musim Ini

Pendapatan Inter Milan kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru menyebutkan klub raksasa Italia itu telah mencapai angka yang sangat mengesankan.
Jumat, 6 Maret 2026 - 13:15 WIB
Kiper Inter Milan, Yann Sommer Usai Laga Menghadapi Genoa FC
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Pendapatan Inter Milan kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru menyebutkan klub raksasa Italia itu telah mencapai angka yang sangat mengesankan. Nerazzurri dikabarkan berhasil menembus pendapatan tahunan sebesar 450 juta euro, sebuah angka yang memperlihatkan stabilitas finansial mereka dalam beberapa musim terakhir.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh media olahraga Italia, La Gazzetta dello Sport. Disebutkan bahwa Inter kini berada dalam posisi yang sangat baik untuk menutup tahun dengan neraca keuangan yang positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika proyeksi tersebut benar-benar terwujud, maka Inter Milan berpeluang mencatatkan keuntungan untuk dua musim berturut-turut. Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa klub sedang berada dalam fase pemulihan finansial yang sangat sehat.

Perubahan besar dalam kondisi keuangan klub mulai terasa sejak Oaktree Capital Management mengambil alih kepemilikan dari Steven Zhang. Sejak saat itu, arah pengelolaan finansial Inter disebut menjadi jauh lebih stabil dan terstruktur.

Musim lalu bahkan menjadi salah satu periode paling produktif bagi Inter dalam hal pemasukan. Klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Meazza itu berhasil mencatatkan pendapatan fantastis hingga mencapai 540 juta euro.

Menariknya, lonjakan pendapatan tersebut terjadi meskipun Inter tidak meraih satu pun trofi pada musim 2024/2025. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan komersial klub tetap berjalan sangat kuat di tengah dinamika performa di lapangan.

Kesuksesan tersebut juga tidak lepas dari peran manajemen yang dipimpin oleh Beppe Marotta. Sosok yang pernah sukses bersama Juventus itu dianggap mampu membawa Inter kembali menjadi klub yang stabil secara bisnis maupun kompetitif.

Di bawah arahannya, Inter tidak hanya fokus pada prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat fondasi finansial klub. Strategi ini membuat Nerazzurri mampu menjaga keseimbangan antara investasi tim dan kesehatan keuangan.

Keputusan Oaktree untuk mempercayakan masa depan klub kepada Marotta dinilai sebagai langkah yang sangat tepat. Kepemimpinan yang berpengalaman membuat Inter mampu menghindari tekanan finansial yang sempat menghantui beberapa tahun lalu.

Buah dari pengelolaan tersebut terlihat jelas ketika Inter menutup musim dengan keuntungan sebesar 35 juta euro. Catatan itu menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya klub mampu menutup satu musim penuh dengan kondisi keuangan yang benar-benar positif.

Pada musim ini, Inter juga masih memiliki peluang untuk kembali mencatatkan hasil finansial yang sehat. Meskipun tim asuhan Cristian Chivu gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions UEFA setelah terhenti di babak playoff, pemasukan klub tetap berada pada jalur yang menjanjikan.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan Inter tidak hanya bergantung pada hasil pertandingan semata. Struktur bisnis yang semakin kuat membuat klub tetap mampu menghasilkan pendapatan besar dari berbagai sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan fondasi keuangan yang semakin solid, masa depan Inter Milan kini terlihat jauh lebih cerah. Jika tren positif ini terus berlanjut, Nerazzurri berpotensi menjadi salah satu klub dengan stabilitas finansial terbaik di Eropa dalam beberapa tahun ke depan.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT