Ruang Ganti AC Milan Retak? Momen Rafael Leao Murka Diganti dan Tepis Tangan Allegri di Lapangan saat Takluk dari Lazio
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan yang dialami AC Milan saat bertandang ke markas Lazio tak hanya menyisakan kekecewaan dari sisi hasil. Laga tersebut juga diwarnai momen emosional yang melibatkan winger andalan Rossoneri, Rafael Leao.
Pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico, Senin (16/03/2026) dini hari WIB itu berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 bagi tuan rumah. Gol tunggal yang dicetak oleh Gustav Isaksen pada babak pertama cukup untuk memastikan tiga poin bagi Lazio.
Bagi Milan, hasil tersebut terasa sangat menyakitkan. Mereka sebenarnya datang dengan misi memangkas jarak dari pemuncak klasemen, Inter Milan, dalam persaingan Serie A musim ini.
Sepanjang pertandingan, Rossoneri beberapa kali mencoba menekan pertahanan lawan. Namun, berbagai peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi menjelang pergantian pemain di babak kedua. Rafael Leao sempat melakukan pergerakan cepat menusuk ke belakang lini pertahanan Lazio.
Sayangnya, pergerakan tersebut tidak direspons oleh rekan setimnya. Christian Pulisic yang menguasai bola memilih opsi lain sehingga peluang itu pun terbuang.
Tidak lama setelah situasi tersebut terjadi, Leao justru dipanggil ke tepi lapangan untuk diganti. Keputusan itu memicu reaksi emosional dari pemain asal Portugal tersebut.
Leao terlihat jelas menunjukkan ekspresi frustrasi saat berjalan menuju bangku cadangan. Bahasa tubuhnya memperlihatkan kekecewaan karena merasa masih mampu memberikan kontribusi bagi tim.
Situasi tersebut sempat menarik perhatian penjaga gawang Milan, Mike Maignan. Ia berusaha menenangkan Leao yang tampak masih kesal dengan keputusan pergantian tersebut.
Namun, emosi Leao belum sepenuhnya mereda ketika ia mendekati area bangku cadangan. Saat pelatih Massimiliano Allegri mencoba menyambutnya dengan pelukan, sang pemain justru menepis tangan pelatihnya.
Momen itu sempat membuat situasi di pinggir lapangan sedikit canggung. Allegri kemudian mencoba mendekat kembali dan berusaha merangkul Leao untuk menenangkan suasana.
Pada percobaan kedua, pelatih Milan itu akhirnya berhasil memeluk pemainnya meski suasana masih terasa tegang. Leao pun akhirnya duduk di bangku cadangan sambil terus menggelengkan kepala.
Hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir, ekspresi kekecewaan Leao masih terlihat jelas. Ia tampak terus memikirkan jalannya pertandingan yang tidak berjalan sesuai harapan.
Insiden tersebut menjadi salah satu sorotan setelah laga berakhir. Selain hasil pertandingan, reaksi emosional Leao juga memicu banyak perbincangan di kalangan pengamat sepak bola.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Milan kembali kehilangan momentum dalam perburuan gelar. Rossoneri kini harus segera bangkit jika tidak ingin tertinggal semakin jauh dari para pesaing di papan atas klasemen.
(sub)
Load more