GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Warga Eropa Minta Calvin Verdonk Diskor Gara-gara Tekel Brutal ke Mason Greenwood

Jelang bergabung Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026, nama Calvin Verdonk mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Eropa.
Senin, 23 Maret 2026 - 11:15 WIB
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk di Liga Prancis
Sumber :
  • instagram.com/losclive/

Jakarta, tvOnenews.com - Jelang bergabung dengan skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026, nama Calvin Verdonk mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Eropa. Bek sayap kiri andalan skuad Garuda ini mendapat sorotan tajam dari sejumlah netizen Benua Biru akibat tekel kerasnya terhadap pemain Olympique Marseille, Mason Greenwood.

Pemain Lille tersebut memang telah masuk dalam daftar resmi pemain yang dipanggil untuk membela Merah Putih di turnamen internasional mendatang. Duel perdana Indonesia melawan St. Kitts and Nevis akan digelar pada Jumat (27/3) dengan waktu kick-off pukul 20.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum laga tersebut, penonton akan lebih dulu disuguhkan pertandingan pembuka antara Kepulauan Solomon melawan Bulgaria pada pukul 15.30 WIB. Tim pemenang dari masing-masing laga akan bertemu di partai final pada Selasa (31/3) pukul 20.00 WIB, sementara tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga pada pukul 15.30 WIB.

Keikutsertaan dalam FIFA Series 2026 menjadi langkah awal yang krusial bagi Timnas Indonesia menghadapi kalender pertandingan yang padat. Sepanjang tahun ini, skuad Garuda dijadwalkan tampil di dua turnamen besar Asia Tenggara, yakni Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup.

Sayangnya, persiapan Verdonk menuju pemusatan latihan tim nasional diwarnai kontroversi usai membela Lille pada pekan ke-27 Liga Prancis 2025/2026. Bermain di Stadion Velodrome, Minggu malam, ia terlibat insiden keras yang memicu reaksi publik tuan rumah.

Marseille yang diperkuat Mason Greenwood, Pierre-Emile Hojbjerg, dan Pierre-Emerick Aubameyang sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Ethan Nwaneri mencetak gol pada menit ke-43 melalui tembakan dari dalam kotak penalti usai menerima umpan Igor Paixao.

Lille tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-49 lewat gol Thomas Meunier yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Kemenangan tim tamu akhirnya ditentukan oleh sundulan Olivier Giroud pada menit ke-86 setelah menerima umpan silang dari Meunier.

Hasil 2-1 ini membawa Lille naik ke peringkat lima klasemen sementara dengan 47 poin sekaligus menggeser AS Monaco. Sementara itu, Marseille tertahan di posisi ketiga dengan 49 poin dan mulai mendapat tekanan dari Lyon di bawahnya.

Sepanjang laga, Calvin Verdonk tampil cukup solid menjaga sisi kiri pertahanan Lille selama 78 menit sebelum digantikan Romain Perraud. Berdasarkan data FotMob, ia mencatatkan 37 sentuhan bola, satu umpan ke sepertiga akhir, serta satu umpan panjang akurat.

Dalam aspek bertahan, Verdonk juga menunjukkan kerja keras dengan mencatatkan delapan aksi defensif penting. Catatan tersebut mencakup dua tekel, tiga sapuan, dan satu intersep untuk menghentikan serangan lawan.

Namun, performa tersebut ternoda oleh dua pelanggaran keras yang berujung satu kartu kuning. Salah satu tekel terhadap Mason Greenwood menjadi sorotan utama karena dinilai berbahaya dan memicu kemarahan publik.

Reaksi keras pun bermunculan di berbagai platform media sosial, dengan banyak netizen Eropa mengecam tindakan tersebut. Mereka bahkan mendesak agar Verdonk dijatuhi sanksi tegas oleh otoritas kompetisi.

Seorang pengguna X dengan akun @UTDKara meluapkan emosinya melihat Greenwood terkapar akibat tekel tersebut. "Setelah tekel yang bisa mengakhiri karier, Mason Greenwood terjatuh dan tidak bisa melanjutkan laga; saya tidak bisa berkata-kata, pemain itu bahkan tidak mendapat kartu merah," tulisnya.

Kritik serupa juga disampaikan akun @titibebert46200 yang menilai hukuman yang diberikan terlalu ringan. "Greenwood tidak bersalah, Verdonk seharusnya diskors beberapa bulan karena dengan sengaja mencederai pemain di lapangan," tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemarahan publik semakin memuncak setelah Greenwood justru ikut terkena dampak lanjutan dari insiden tersebut. Akun @Vincent_1393 menulis, "Yang terburuk adalah Greenwood mendapat dua benturan keras hingga cedera, malah menerima kartu kuning dan akan diskors saat melawan Monaco; ini benar-benar tidak adil."

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Padahal awalnya ingin foto bareng Dedi Mulyadi, bocah asal Tasikmalaya ini justru menangis histeris saat bertemu dengan KDM, kok bisa?
Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

AC Milan bersiap menghadapi bursa transfer musim panas yang diprediksi berlangsung penuh gejolak. Rossoneri disebut tidak akan ragu melepas sejumlah pemain.
Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, mendukung Menteri UMKM yang meminta platform e-commerce menahan kenaikan biaya admin yang membebani pelaku usaha kecil.
Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Kemenag tengah memperkuat transformasi kelembagaan pesantren dengan menjadikan spirit KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai dasar inspirasi sekaligus memperkuat moderasi beragama.
AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

Lorenzo Colombo berpeluang menjadi ancaman serius bagi AC Milan saat menghadapi Genoa akhir pekan nanti. Penyerang muda Italia itu datang dengan motivasi besar.
Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tampak naik pitam kepada jajarannya setelah mengetahui anak dari salah seorang petugas kebersihan jadi korban pencabulan.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT