Awas AC Milan Digembosi! Bek Gacor Rossoneri Mulai Banjir Peminat, Siap Dibajak Klub Raksasa Liga Inggris
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com – Performa Strahinja Pavlovic bersama AC Milan perlahan menjelma menjadi salah satu cerita paling menarik musim ini. Dari sosok yang sempat diragukan, ia kini justru tampil sebagai figur krusial di jantung pertahanan tim.
Menurut laporan Corriere dello Sport, sorotan terhadap bek asal Serbia itu kian menguat dalam beberapa pekan terakhir. Konsistensi permainan serta kontribusinya di dua fase permainan membuat namanya mulai ramai diperbincangkan.
Tak hanya tangguh saat bertahan, Pavlovic juga menunjukkan insting menyerang yang jarang dimiliki bek tengah. Ia bahkan mampu mencetak gol-gol penting yang membantu tim keluar dari tekanan.
Salah satu momen paling mencolok terjadi saat menghadapi Torino. Lewat sepakan keras dari luar kotak penalti, ia membuka keunggulan sekaligus mengubah arah pertandingan.
Gol tersebut bukan hadir secara kebetulan. Dalam sesi latihan, Pavlovic memang rutin mengasah kemampuan menembak dari jarak jauh dan kini mulai percaya diri mengaplikasikannya di laga resmi.
Perubahan signifikan dalam permainannya tidak lepas dari sentuhan Massimiliano Allegri. Pelatih asal Italia itu memberi peran baru yang mampu mengeluarkan potensi terbaik sang pemain.
Jika musim lalu ia kesulitan mendapat tempat di bawah Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao, kini situasinya berbalik drastis. Pavlovic menjelma sebagai pilar utama dalam skema tiga bek racikan Allegri.
Kepercayaan tersebut dijawab dengan performa yang semakin matang. Ia tidak hanya kuat dalam duel, tetapi juga berani membawa bola ke depan untuk membuka ruang serangan.
Perkembangan pesat ini tentu menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Chelsea menjadi salah satu tim yang dikabarkan serius memantau situasinya.
Bahkan, komunikasi awal dengan pihak perwakilan pemain disebut sudah terjalin. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa ketertarikan Chelsea bukan sekadar rumor semata.
Meski begitu, Milan berada dalam posisi yang cukup aman. Pavlovic masih terikat kontrak dan diproyeksikan sebagai bagian penting dalam rencana jangka panjang klub.
Manajemen Rossoneri pun diyakini tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan. Mereka memahami bahwa kehilangan pemain seperti Pavlovic bisa berdampak besar terhadap stabilitas tim.
Selain itu, usia Pavlovic yang masih 24 tahun membuat nilai pasarnya diprediksi terus meningkat. Ia dinilai belum mencapai puncak performa dan masih memiliki ruang berkembang yang sangat luas.
Situasi ini menempatkan Milan pada dilema klasik antara mempertahankan aset atau memanfaatkan peluang pasar. Namun untuk saat ini, menjaga Pavlovic tetap di San Siro tampaknya menjadi pilihan paling masuk akal.
Dengan performa yang terus menanjak, Pavlovic kini berdiri di titik penting dalam perjalanan kariernya. Ia bukan lagi sekadar pelapis, melainkan fondasi utama yang bisa menentukan masa depan lini belakang Milan.
(sub)
Load more